BANDAR LAMPUNG, Merapah.com – Semangat kemerdekaan hadir dalam suasana penuh keceriaan di LKS APIK Mandiri, Bandar Lampung. Sebanyak 50 anak penyandang Down Syndrome bersama orang tua dan pendamping mengikuti Lomba Ceria dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi anak-anak penyandang disabilitas untuk ikut merasakan kemeriahan perayaan HUT RI dalam suasana yang inklusif.
Sejumlah perlombaan yang disesuaikan dengan kemampuan peserta digelar, mulai dari lomba mewarnai, makan kerupuk, joget balon bersama orang tua, hingga memindahkan bendera.
Kepala Operasional LKS APIK Mandiri, Yeni Harnita, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menghadirkan hiburan, tetapi juga memberikan ruang bagi anak-anak untuk berekspresi dan membangun kepercayaan diri.
“Kami ingin memberikan ruang kepada anak-anak dan keluarga disabilitas untuk bisa berbahagia, berekspresi, dan merasakan kemeriahan Hari Kemerdekaan seperti masyarakat lainnya. Bagi kami, setiap anak adalah pemenang,” ujar Yeni.
Menurutnya, peringatan HUT RI menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan harus dapat dirasakan seluruh masyarakat, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus.
Karena itu, perlombaan dirancang dengan mempertimbangkan kemampuan dan kebutuhan peserta agar mereka dapat mengikuti kegiatan secara nyaman dan menyenangkan.
Tak hanya pemenang lomba, seluruh peserta juga mendapatkan apresiasi. Sebanyak 50 anak memperoleh piala, bingkisan, dan hadiah sebagai bentuk penghargaan atas keberanian serta partisipasi mereka.
Suasana kegiatan semakin hangat melalui makan bersama yang melibatkan anak-anak, orang tua, relawan, dan para pendukung kegiatan.
Dukungan konsumsi dalam kegiatan tersebut datang dari Bihun Kita bersama Nasi Ghandul, Nasi Ladas, Roti ATHIFA, serta sejumlah donatur.
Yeni mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang turut membantu terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Dukungan dari para sponsor dan donatur sangat berarti bagi kami. Bukan hanya dalam bentuk bantuan konsumsi maupun hadiah, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian dan perhatian kepada anak-anak serta keluarga yang kami dampingi,” katanya.
Salah satu dukungan datang dari Bihun Kita yang turut menghadirkan produk makanan untuk anak-anak, orang tua, dan relawan dalam kegiatan tersebut.
LKS APIK Mandiri merupakan lembaga sosial yang berfokus pada pendampingan, pemberdayaan, dan perlindungan sosial bagi anak berkebutuhan khusus serta penyandang disabilitas di Bandar Lampung.
Melalui kegiatan tersebut, LKS APIK Mandiri berharap kolaborasi antara lembaga sosial, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat dapat terus berkembang.
Yeni menilai perhatian terhadap penyandang disabilitas tidak seharusnya hanya hadir pada momentum tertentu. Dukungan yang berkelanjutan dibutuhkan agar anak-anak dapat mengembangkan potensi dan kepercayaan diri, sekaligus memberikan penguatan kepada keluarga.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan dan semakin banyak pihak yang ikut berkolaborasi. Anak-anak ini memiliki potensi dan hak yang sama untuk mendapatkan kebahagiaan, kesempatan berekspresi, serta ruang untuk berkembang,” tutur Yeni.
Kegiatan Lomba Ceria tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi antara anak-anak, keluarga, relawan, lembaga sosial, pelaku usaha, dan donatur dalam semangat kemerdekaan yang inklusif.
Tentang LKS APIK Mandiri
LKS APIK Mandiri beralamat di Jl. Terusan Darussalam No. 79, Susunan Baru, Bandar Lampung. Lembaga ini memberikan pendampingan, pemberdayaan, dan perlindungan sosial bagi anak-anak berkebutuhan khusus dan penyandang disabilitas di Bandar Lampung.







