Merapah.com, BANDAR LAMPUNG — Program Langkah Merdeka, Berbagi Sepatu dan Mushaf untuk Anak Negeri yang digelar LAZ Darul Fattah Peduli mendapat apresiasi dari Bidang Penerangan Agama Islam dan Pemberdayaan Zakat dan Wakaf (Penais Zawa) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung.
Program yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia itu menyasar siswa SD Negeri 1 Sukamaju, Kecamatan Telukbetung Barat, Kota Bandar Lampung, Selasa (18/8/2026).
Sebanyak 50 pasang sepatu sekolah dan 25 mushaf Al-Qur’an disalurkan kepada para siswa. Bantuan tersebut menjadi bagian dari kepedulian LAZ Darul Fattah Peduli terhadap anak-anak yang berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi.

Ketua Tim Zakat dan Wakaf Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Farhiyah, S.E., hadir mewakili Penais Zawa dalam kegiatan tersebut. Ia menilai kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui perayaan, tetapi juga melalui aksi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kemerdekaan juga harus kita maknai sebagai kesempatan untuk terus menghadirkan manfaat bagi sesama, terutama kepada generasi penerus bangsa. Sepatu atau tas mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi seorang anak dapat menjadi penyemangat untuk datang ke sekolah, belajar, beribadah, dan mengejar cita-cita,” ujar Farhiyah.
BACA JUGA: Kebutuhan Warga Aceh Tamiang Mendesak, LAZ DF Bergerak
Menurutnya, bantuan yang diberikan kepada anak-anak memiliki makna lebih luas daripada sekadar memenuhi kebutuhan sehari-hari. Di dalamnya terdapat harapan agar penerima manfaat dapat terus belajar dan meraih cita-cita.
“Berbagi itu bukan hanya tentang apa yang kita berikan, tetapi tentang harapan yang kita titipkan melalui pemberian tersebut,” tambahnya.

Farhiyah juga menyoroti peran lembaga amil zakat dalam menghubungkan masyarakat yang memiliki kemampuan berbagi dengan mereka yang membutuhkan.
“Lembaga amil zakat hadir sebagai jembatan antara muzakki dan donatur dengan masyarakat yang membutuhkan. Melalui program sosial, pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan, zakat dan sedekah dapat diubah menjadi manfaat yang nyata,” ungkapnya.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada LAZ Darul Fattah Peduli atas pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara lembaga zakat, pemerintah, sekolah, masyarakat, dan donatur perlu terus dikembangkan agar manfaat serupa dapat menjangkau lebih banyak penerima.
Dukungan tersebut juga berkaitan dengan kondisi sebagian siswa SDN 1 Sukamaju. Kepala sekolah menyebut sekitar 50 persen siswa di sekolah tersebut berasal dari keluarga dhuafa.
Keterbatasan ekonomi keluarga bahkan berdampak pada akses sebagian siswa menuju sekolah. Sejumlah siswa harus menggunakan angkutan kota (angkot) untuk berangkat belajar.
Dalam kondisi tertentu, terdapat siswa yang harus meminta izin tidak masuk sekolah karena tidak memiliki ongkos untuk perjalanan. Situasi tersebut menjadi salah satu perhatian dalam pelaksanaan program Langkah Merdeka.
Penyaluran sepatu sekolah diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan siswa sekaligus meningkatkan semangat mereka untuk tetap bersekolah dan menuntut ilmu.
Selain kebutuhan pendidikan umum, program tersebut juga memberikan dukungan terhadap pendidikan keagamaan melalui penyaluran 25 mushaf Al-Qur’an. Mushaf tersebut diharapkan dapat menunjang kegiatan belajar agama serta menumbuhkan kecintaan siswa terhadap Al-Qur’an.
Apresiasi Penais Zawa Kemenag Provinsi Lampung terhadap program tersebut sekaligus menjadi dukungan atas kontribusi LAZ Darul Fattah Peduli dalam menyalurkan manfaat zakat, infak, dan sedekah secara langsung kepada masyarakat.
Melalui Langkah Merdeka, LAZ Darul Fattah Peduli ingin menjadikan momentum kemerdekaan sebagai kesempatan untuk menghadirkan kepedulian. Program tersebut diharapkan dapat memberikan kesempatan yang lebih baik bagi anak-anak untuk terus mendapatkan pendidikan dan mengejar masa depan.







