Merapah.com, BANDAR LAMPUNG – Tim Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) Universitas Lampung (Unila) berhasil lolos pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) delapan bidang tahun 2026 melalui inovasi bernama LUMICA.
LUMICA merupakan aktivator semprot ramah lingkungan yang dikembangkan dengan memanfaatkan ampas kopi dan minyak atsiri lemon. Produk tersebut dirancang untuk membantu mengoptimalkan proses pembakaran arang dan briket.
Keberhasilan memperoleh pendanaan nasional ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa Unila dalam menghadirkan inovasi yang menggabungkan aspek kewirausahaan, lingkungan, dan pemanfaatan energi alternatif.
LUMICA dikembangkan dengan memanfaatkan limbah organik, khususnya ampas kopi yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Bahan tersebut kemudian dikombinasikan dengan minyak atsiri lemon sebagai bagian dari formulasi produk.
Tim merancang LUMICA dalam bentuk semprot agar lebih praktis digunakan. Produk ini ditujukan untuk membantu arang dan briket agar lebih mudah dinyalakan serta mendukung proses pembakaran yang lebih stabil.
Inovasi tersebut juga mengusung konsep keberlanjutan dan ekonomi sirkular dengan mengolah limbah organik menjadi produk yang memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.
Tim penggagas LUMICA terdiri dari lima mahasiswa Unila, yakni Dia Ayu Pratiwi, Deshyfa Herman WR, Ahmad Rama Afandi, Akram Mardani, dan Meyco Ramadani. Mereka berada di bawah bimbingan Esa Ghanim Fadhallah, S.Pi., M.Si.
Pengembangan LUMICA berangkat dari kebutuhan terhadap bahan bakar alternatif yang lebih ramah lingkungan sekaligus upaya mengurangi limbah organik yang berpotensi mencemari lingkungan.
Dengan bentuk yang praktis, LUMICA diharapkan dapat digunakan oleh masyarakat dalam berbagai kebutuhan, mulai dari rumah tangga hingga usaha kecil yang memanfaatkan arang dan briket sebagai bahan bakar.
“Melalui LUMICA, kami ingin menghadirkan solusi yang lebih praktis dan bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mempermudah penggunaan arang dan briket sehari-hari. Harapannya, produk ini bisa membantu sekaligus menjadi alternatif yang lebih ramah lingkungan,” ujar perwakilan tim.
Setelah memperoleh pendanaan, tim berencana mengembangkan LUMICA dari berbagai aspek, mulai dari peningkatan produksi, strategi pemasaran, hingga pengujian efektivitas dengan cakupan yang lebih luas.
Pengembangan tersebut diharapkan dapat memperkuat kualitas produk sekaligus membuka peluang LUMICA untuk bersaing di pasar dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.












