Jumat, September 11, 2026
No Result
View All Result
Merapah.com
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini
Merapah.com
Home Sosial

Dampak Sampah Plastik Bagi Laut, Ekosistem Terancam

Putri S by Putri S
Juni 23, 2025
in Sosial
Dampak Sampah Plastik Bagi Laut, Ekosistem Terancam
FacebookWhatsappTelegramTwitter

Merapah.com – Dampak sampah plastik semakin mengkhawatirkan bagi lautan Indonesia yang kaya keanekaragaman hayati. Menurut laporan Kompas.com (14 Februari 2025), 350 ribu ton plastik mencemari laut Indonesia sepanjang 2024.

Sementara itu, United Nations Environment. rogramme (UNEP) mencatat 14 juta ton plastik masuk laut tiap tahun. Lembaga itu memperingatkan, volume plastik bisa melebihi biomassa ikan jika tak segera ditangani serius. Kondisi ini memperjelas urgensi penanganan dampak sampah plastik demi menjaga laut tetap lestari.

Related posts

Pengurus Bundokanduang Minangkabau Provinsi Lampung 2026-2030 Resmi Dikukuhkan

Pengurus Bundokanduang Minangkabau Provinsi Lampung 2026-2030 Resmi Dikukuhkan

September 7, 2026
Kegiatan penyaluran bantuan oleh LAZ Darul Fattah Peduli kepada siswa SD Negeri 1 Sukamaju.

Langkah Merdeka LAZ Darul Fattah Peduli, Bagikan Sepatu dan Mushaf untuk Anak Negeri

Agustus 20, 2026

BACA JUGA:  Cara Masuk FYP TikTok 2025, Ini Rahasia Konten yang Viral!

Ancaman terhadap Biodiversitas

Sampah plastik menghancurkan rantai makanan laut, dari plankton hingga predator puncak seperti paus dan hiu. Studi dalam jurnal PLOS ONE (2023) mencatat 170 triliun partikel plastik mengambang di permukaan laut global.

Mikroplastik masuk tubuh plankton, lalu dikonsumsi kerang, ikan, hingga manusia yang memakan hasil laut. Laporan BRIN menemukan penyu hijau di Kepulauan Seribu menelan plastik karena mirip ubur-ubur. Selain itu, burung laut tersangkut tali plastik, kehilangan kemampuan terbang, lalu mati kelaparan. Fakta ini menegaskan, dampak sampah plastik kini menyerang keanekaragaman hayati secara langsung.

Kerugian Ekonomi dan Sosial

Sampah plastik tak hanya merusak ekosistem, tetapi juga mengguncang ekonomi wilayah pesisir. Menurut Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), kerugian akibat sampah plastik mencapai Rp 225 triliun per tahun. Kapal nelayan rusak karena baling-baling tersangkut plastik, menaikkan biaya perawatan secara signifikan.

Pantai kotor mengusir wisatawan, membuat pengusaha lokal kehilangan penghasilan selama musim liburan. Pemerintah pun harus menanggung biaya besar untuk bersih pantai dan memperluas tempat pembuangan akhir. Semua ini menunjukkan dampak sampah plastik meluas ke berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Upaya Mitigasi yang Berjalan

Kementerian Lingkungan Hidup menargetkan pengurangan 70 persen sampah plastik laut pada tahun 2030. Kebijakan Extended Producer Responsibility (EPR) mendorong produsen bertanggung jawab terhadap limbahnya. Larangan kantong plastik berlaku di 20 provinsi, termasuk Bali dan DKI Jakarta, sejak 2020 lalu.

Startup di Makassar mengolah plastik multilapis menjadi paving block dan bahan bangunan tahan lama. Di Banyuwangi, nelayan mengumpulkan 15 ton sampah plastik lewat jaring muara selama tiga bulan. Kampus di Lampung kini mengajarkan ekonomi sirkular agar mahasiswa lebih peduli pada lingkungan.

Langkah Nyata dari Masyarakat

Masyarakat bisa mengubah keadaan dengan langkah kecil yang konsisten di kehidupan sehari-hari. Gunakan tas kain saat belanja, kurangi ketergantungan terhadap kantong plastik dari pasar modern. Pakai botol isi ulang, hindari membeli air minum kemasan yang menciptakan limbah baru setiap hari.

Pilah dan cuci plastik rumah tangga sebelum dikumpulkan dan dikirim ke bank sampah lokal. Relawan #PantaiBersih Lampung mengumpulkan 300 kg plastik setiap Sabtu di pesisir Teluk Betung. Bila kita bergerak bersama, dampak sampah plastik bisa ditekan, dan laut tetap lestari untuk generasi mendatang.

Previous Post

Lab Lokal BSPJI Bandar Lampung Dukung Efisiensi Pengujian Pakan Ternak

Next Post

Pesisir Timur Lampung: Bersama Nelayan dan Pemerintah Perkuat Zona Konservasi

Next Post
Pesisir Timur Lampung: Bersama Nelayan dan Pemerintah Perkuat Zona Konservasi

Pesisir Timur Lampung: Bersama Nelayan dan Pemerintah Perkuat Zona Konservasi

Destana Desa Kelawi Tanggap DBD, Fogging dilakukan Bersama Warga

Destana Desa Kelawi Tanggap DBD, Fogging dilakukan Bersama Warga

Hari Hardianto

Harry Hardianto Apresiasi Kebijakan DKI, Harap Lampung Ikuti Jejak Diskon Pajak Hotel & Restoran

Mitra Bentala Bersama Nelayan Sungai Burung Gelar Pelatihan Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Laut Terpadu

Mitra Bentala Bersama Nelayan Sungai Burung Gelar Pelatihan Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Laut Terpadu

Cuaca Lampung

Prakiraan Cuaca Lampung: Sabtu, 28 Juni 2025

RECOMMENDED NEWS

HMJ Sosiologi Unila dan KSR PMI Gelar Donor Darah “Detak Sejuta Hati”

HMJ Sosiologi Unila dan KSR PMI Gelar Donor Darah “Detak Sejuta Hati”

1 minggu ago
Jebakan Paylater: Tagihan Bengkak  Bikin Pusing

Jebakan Paylater: Tagihan Bengkak  Bikin Pusing

1 tahun ago
Perokok Pasif

Perokok Pasif 3 Kali Lebih Berisiko dari Perokok Aktif, Ini Faktanya!

1 tahun ago
Qana'ah

Qana’ah dalam Islam: Makna Hidup Cukup yang Membentuk Ketenangan

9 bulan ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Teknologi
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

antam Bandar Lampung berita berita cuaca berita lampung berita pendidikan Bisnis BMKG bmkg Lampung cerpen Cuaca cuaca Lampung digitalisasi ekonomi Ekonomi bisnis emas erson agustinus gen z harga emas Honda hujan di Lampung Indonesia inspirasi Istana Negara kegiatan mahasiswa kesehatan Lampung Lampung Selatan Lifestyle mahasiswa Mahasiswa KKN Mitra Bentala olahraga Opini otomotif Pelindo pendidikan prakiraan cuaca Prakiraan cuaca Lampung Teknologi tips tips dan trik Tips Kesehatan ubs Universitas Lampung

POPULAR NEWS

  • Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    468 shares
    Share 187 Tweet 117
  • Mempercayai Weton Tulang Wangi dalam Perspektif Islam

    426 shares
    Share 170 Tweet 107
  • Enam Permainan Sederhana Tingkatan Motorik Anak

    421 shares
    Share 168 Tweet 105
  • Tiga Aplikasi Gratisan untuk Edit Video di Ponsel Kamu

    417 shares
    Share 167 Tweet 104
  • Tiga Tips Manager untuk Memiliki Karyawan Profesional

    415 shares
    Share 166 Tweet 104
Merapah.com

Follow us on social media:

Recent News

  • Perumnas Tawarkan Booking Rumah Mulai Rp1 Juta di REI Expo 2026
  • SMK Go Global Buka Peluang Kerja Internasional bagi Warga Lampung
  • Festival Desa Lestari Apresiasi Dinas Perkebunan Pesawaran, Petani Terima STDB

Category

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2026 - Merapah.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini

© 2026 - Merapah.com