Merapah.com – Harga emas batangan di Indonesia pada Senin, 9 Februari 2026, terpantau relatif stabil.
Emas produksi PT Aneka Tambang (Antam) tidak mengalami perubahan signifikan, sementara harga emas di Pegadaian berada di level lebih tinggi.
Kondisi ini sejalan dengan pergerakan harga emas global yang masih bertahan di zona tinggi akibat meningkatnya minat investor terhadap aset lindung nilai.
BACA JUGA: Tren Aksi Borong Emas..!! Emas Bukan Instrumen Investasi Jangka Pendek
Harga Emas Antam Tidak Banyak Bergerak
Harga emas Antam 24 karat ukuran 1 gram pada hari ini berada di kisaran Rp2.920.000 per gram, belum termasuk pajak penghasilan (PPh) 0,25 persen.
Berikut daftar harga emas Antam berdasarkan pecahan berat, mulai dari 0,5 gram Rp1.510.000 hingga 100 gram Rp286.212.000.
Antam membanderol emas ukuran 1 gram Rp2.920.000, menjual pecahan 2 gram Rp5.780.000, dan memasarkan emas 3 gram Rp8.645.000.
Untuk ukuran yang lebih besar, Antam menetapkan harga emas 5 gram Rp14.375.000, 10 gram Rp28.695.000, 25 gram Rp71.612.000, serta 50 gram Rp143.145.000.
Pergerakan harga tetap terbatas dan menunjukkan kondisi yang stabil dibandingkan perdagangan akhir pekan lalu.
BACA JUGA: Bedanya Investasi dan Menabung? Ini Penjelasan Lengkapnya
Harga Emas Pegadaian Lebih Mahal
Pegadaian menjual emas batangan dengan harga lebih tinggi dibandingkan Antam.
Untuk emas UBS, Pegadaian mematok harga sekitar Rp2.972.000 per gram, sedangkan Pegadaian menjual emas Galeri24 di kisaran Rp2.958.000 per gram.
Perbedaan harga muncul karena produsen dan distributor menetapkan kebijakan berbeda, termasuk faktor merek dan biaya produksi.
Harga Emas Dunia Masih Bertahan Tinggi
Dari pasar global, harga emas spot dunia pada Senin ini berada di kisaran US$4.960 per troy ounce. Jika dikonversi ke rupiah, nilainya setara sekitar Rp2,69 juta per gram emas murni.
Kondisi geopolitik global dan ketidakpastian ekonomi masih menjadi faktor utama yang menjaga harga emas tetap tinggi di pasar internasional.
BACA JUGA: 5 Usaha Sampingan Mahasiswa Tanpa Modal
Catatan bagi Investor
Harga emas berubah sewaktu-waktu mengikuti pergerakan nilai tukar rupiah, harga emas dunia, serta jadwal pembaruan dari masing-masing penjual.
Dalam kondisi harga yang relatif stabil, masyarakat masih mempertimbangkan emas sebagai pilihan investasi untuk menjaga nilai aset di tengah dinamika ekonomi global.













