Rabu, Juni 10, 2026
No Result
View All Result
Merapah.com
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini
Merapah.com
Home Uncategorized

Tren Aksi Borong Emas..!! Emas Bukan Instrumen Investasi Jangka Pendek

Putri S by Putri S
Januari 23, 2026
in Uncategorized
erson agustinus
FacebookWhatsappTelegramTwitter

Oleh : Erson Agustinus (Praktisi Ekonomi)

Merapah.com – Sejak awal Januari 2026 harga komoditas emas terus merangkak naik seiring belum kunjung membaiknya kondisi geopolitik dunia yang melemahkan perekonomian global, dan berefek melemahnya ekonomi di dalam negri kita.

Rupiah kita terus anjlok mendekati 17.000 di pasar spot domestik dan pasar luar negri, tekanan eksternal yang begitu kuat menyebabkan hal ini, walaupun sebenarnnya kekuatan ekonomi domestik kita telah ditata mengarah ke peguatan ekonomi.

Related posts

Harga emas Antam pada Kamis, 4 Juni 2026, masih bertahan di level Rp2,774 juta per gram. Meski pasar global mengalami tekanan, harga emas domestik tetap berada pada level tinggi.

Harga Emas Antam 4 Juni 2026 Bertahan, Simak Pergerakan Terbarunya

Juni 4, 2026
PT BHM dan PT Adora Marsada Group resmi bekerja sama mengelola BATIQA Hotel Adora Lampung yang dijadwalkan beroperasi pada 2027 di Natar, Lampung Selatan.

BATIQA Bangun Hotel Baru di Natar, Bidik Penumpang Bandara dan Wisatawan Modern

Juni 3, 2026

 

BACA JUGA: Barter Pejabat Fiskal-Moneter, akankah Mengusik Independensi Lembaga?

 

Harga Emas Melonjak Naik

Sebaliknya dengan keadaan ekonomi dunia seperti saat ini justru menyebabkan harga emas terus mengalami lonjakan, jumat 23/1/2026, berdasarkan data resmi dari laman logam mulia, harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mencatatkan kenaikan fantastis sebesar Rp 80.000 per gram.

Dengan lonjakan ini harga emas Antam kini pada level Rp 2.790.000 per gram, sebuah angka yang memecahkan rekor tertinggi sepanjang sejarah perdagangan emas di Indonesia.

Kenaikan signifikan ini juga berdampak pada harga pembelian kembali (buy back) yang ikut terkerek ke posisi Rp 2.635.000 per gram.

Di bursa internasional, emas spot (XAU/USD) bergerak agresif mendekati level psikologis US$ 4.950 per troy ons.

 

BACA JUGA: FLPP dan KPP Bagi Bank adalah Penugasan Negara, Bukan Semata untuk Dapat Laba!

 

Aksi Borong Emas (Panic Buying)

Ketika harga emas melambung tinggi mencapai rekor tertinggi (all-time hight), maka fenomena berburu emas/memborong emas (panic buying) oleh masyarakat terjadi, seharusnya hal seperti ini tidaklah tepat dilakukan, dengan beberapa alasan antara lain :

•Harga Sedang Dipuncak (Over Valued)

Membeli saat harga tinggi meningkatkan risiko kerugian modal (Capital Loss) jika harga emas terkoreksi atau turun dalam waktu dekat.

•Motivasi FOMO (Fear Of Missing Out)

Pembelian sering didorong rasa takut ketinggalan tren,bukan analisis rasional, sehingga cenderung emosional dan mengabaikan risiko.

•Spread Beli-Jual Tinggi

Selisih harga jual dan harga beli kembali (Buy Back) emas yang cukup tinggi, jika dibeli saat harga puncak dan dijual dalam jangka pendek, potensi keuntungannya minim, bahkan bisa rugi.

 

BACA JUGA: Woow Ternyata Kredit Bank-Bank Plat Merah Mampu Tumbuh 2 Digit, Mengapa?

 

•Emas Bukan Investasi Jangka Pendek

Emas adalah instrumen save haven untuk jangka menengah panjang (3-5 tahun keatas), aksi borong emas untuk mengharapkan keuntungan instan dalam hitungan hari/bulan adalah strategi yang keliru.

•Risiko Likuiditas dan Penyimpanan

Membeli bentuk fisik emas dalam jumlah besar memerlukan tempat penyimpanan yang aman (safe deposit box) artinya memerlukan biaya tambahan, serta berisiko kehilangan.

Emas Bukan Instrumen Investasi, Lebih Tepat Sebagai Alat Lindung Nilai (Hedging)

Fungsi emas menjaga kekayaan dari inflasi jangka panjang sebagai tabungan atau alat lindung nilai (Hedging), bukan menghasilkan passive income seperti deviden atau bunga (Rate).

Emas lebih cocok sebagai penyimpanan nilai (Store of Value) yang stabil, sedangkan instrumen investasi bertujuan meningkatkan jumlah aset dan revenue yang signifikan dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Emas tidak akan bertambah jumlah gram nya (Tidak beranak) dengan berjalannya waktu, berbeda dengan instrumen investasi seperti saham yang bisa memberikan deviden, atau instrumen valas yang ada spread poin kurs yang setiap saat dalam jangka pendek, namun demikian menabung emas akan lebih baik dari menabung uang yang bunga nya sering kali dibawah tingkat inflasi.

Tags: berita ekonomibisnis emasEkonomi bisnisemaserson agustinusinvestasi
Previous Post

Harga Emas Stabil Hari Ini, Transaksi Emas Tetap Ramai

Next Post

Tim Safety Riding PT Tunas Dwipa Matra Bagikan Tips Aman Berkendara

Next Post
Safety riding PT Tunas Dwipa Matra

Tim Safety Riding PT Tunas Dwipa Matra Bagikan Tips Aman Berkendara

media sosial, oleh putri fajar andini

Bukan Hidupmu yang Bermasalah, Tapi Standar di Media Sosial

Mahasiswa KKN Unila

Mahasiswa KKN Unila Gandeng BPBD Lampung Sosialisasi dan Simulasi Mitigasi Bencana 

Amdatara

Pengurus Amdatara Lampung – Sumsel Dikukuhkan, Siap Rangkul Perusahaan AMDK

pengukuhan amdatara

AMDATARA Lampung – Sumsel Siap Kompak Majukan Industri AMDK

RECOMMENDED NEWS

PT Tunas Dwipa Matra

PT Tunas Dwipa Matra Salurkan Bantuan Banjir Bandang di Lampung Barat

9 bulan ago
BMKG memprakirakan cuaca Lampung didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan pada Jumat, 5 Juni 2026. Hujan ringan berpotensi terjadi di sejumlah daerah saat siang dan sore.

BMKG: Siang-Sore Lampung Berpotensi Hujan Lebat

3 bulan ago

Obama Visits Bali, Expected To Promote Indonesian Tourism

2 bulan ago
Penyerahan penghargaan

Pendapatan dan Belanja Lampung Tertinggi dalam Lima Tahun, Ini Faktanya

1 tahun ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

2018 League antam Bandar Lampung berita berita cuaca berita lampung Bisnis BMKG bmkg Lampung cerpen Cuaca cuaca Lampung digitalisasi ekonomi Ekonomi bisnis emas erson agustinus gen z harga emas Honda hujan di Lampung Indonesia Istana Negara kegiatan mahasiswa kesehatan Lampung Lampung Selatan Lifestyle mahasiswa Mahasiswa KKN Mitra Bentala National Exam olahraga Opini otomotif pendidikan prakiraan cuaca Prakiraan cuaca Lampung Teknologi tips tips dan trik Tips Kesehatan ubs Universitas Lampung Visit Bali

POPULAR NEWS

  • Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    457 shares
    Share 183 Tweet 114
  • Mempercayai Weton Tulang Wangi dalam Perspektif Islam

    418 shares
    Share 167 Tweet 105
  • Enam Permainan Sederhana Tingkatan Motorik Anak

    416 shares
    Share 166 Tweet 104
  • Tiga Tips Manager untuk Memiliki Karyawan Profesional

    411 shares
    Share 164 Tweet 103
  • Tiga Aplikasi Gratisan untuk Edit Video di Ponsel Kamu

    410 shares
    Share 164 Tweet 103
Merapah.com

Follow us on social media:

Recent News

  • Harga BBM Naik Lagi, Pertamax Kini Tembus Rp16.250 per Liter
  • Bocah di Vietnam Alami Retak Tulang Wajah Usai Jatuh dari Perosotan 
  • Harga Emas Antam Naik Lagi, Simak Rincian Terbarunya Hari Ini

Category

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Uncategorized
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2026 - Merapah.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini

© 2026 - Merapah.com