Berita  

HMJ Sosiologi Gelar Pemberdayaan UMKM di Desa Bumi Restu

emudiMahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Sosiologi Unila sukses menyelenggarakan program pengabdian masyarakat yakni Pemberdayaan UMKM. Progam itu bertajuk DESA BINAAN x ENTERPRISE (DesPrise) yang berlangsung pada 26-27 Oktober 2024.

DesPrise yang mengangkat tema Transformasi Digital UMKM: Menuju Pasar yang Lebih Luas dengan Media Sosial  itu berlangsung di Desa Bumi Restu, Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan.

Fokus pada Pemberdayaan UMKM Keripik Pisang

Program ini bertujuan untuk memberdayakan UMKM keripik pisang milik Ibu Indazah, sekaligus mengadakan workshop yang menekankan pentingnya pemasaran digital untuk branding dan penjualan.

Melani Rahmalia, sebagai Steering Committee (SC) program DesPrise, menjelaskan alasan pemilihan Desa Bumi Restu karena desa tersebut  memiliki potensi besar di berbagai sektor.

“Seperti bidang pertanian dan perkebunan, seperti pisang, singkong, dan padi. Namun, salah satu UMKM besar di desa ini belum memanfaatkan inovasi produk dan pemasaran digital, sehingga kami memilih lokasi ini,” ujar dia.

Persiapan yang Matang

Ferdy Pranata, Penganggung Jawab kegiatan dan mahasiswa Sosiologi angkatan 2023, menyebutkan bahwa persiapan untuk acara ini memakan waktu sekitar enam bulan. “Kami mempertimbangkan beberapa lokasi seperti Tanggamus, Tarahan, dan Sukaraja sebelum akhirnya memutuskan untuk mengadakan kegiatan di sini,” ujarnya.

Perintis UMKM olahan pisang Indazah menyambut baik kegiatan ini. Ia mendapatkan ilmu baru untuk mendukung keberlangsungan bisnisnya.

“Saya diajarkan cara menjual melalui pasar digital. Kemudian bisa membuat produk, tapi bantuan untuk promosi di media sosial sangat berarti. Harapannya, UMKM lain juga dapat merasakan manfaat dari program ini,” ungkap dia.

Harapan untuk Masa Depan

Melani Rahmalia berharap tahun depan kegiatan ini dapat dilanjutkan. Menurut dia, program Desprise terbukti penting untuk memajukan ekonomi masyarakat.

“Harapannya, UMKM dapat menyadari pentingnya pemasaran digital untuk memperluas jangkauan penjualan mereka,” ujar dia.

Selain pelatihan, DesPrise juga membangun jaringan antara pelaku UMKM. Dengan adanya kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat, diharapkan tercipta sinergi yang berkelanjutan untuk pengembangan ekonomi lokal.

Bantu UMKM di Berbagai Sisi

Sementara itu, Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat HMJ Sosiologi Fisip Unila Aditya Riski Basuki mengatakan program ini bertujuan untuk meningkatkan jangkauan penjualan UMKM khususnya Desa Bumi Restu, Kecamatan Palas melalui Program Digitalisasi UMKM.

“Bu Indazah selaku pemilik UMKM Keripik Pisang menjadi mitra kami sebagai aksi nyata program ini,” ujar dia.

Menurut Aditya, UMKM keripik pisang yang dilakoni oleh Ibu Indazah merupakan keripik pisang original. Untuk itu pihaknya membantu pelaku UMKM tersebut agar produknya lebih baik di berbagai sisi.

“Kami membantu mulai dari desain packaging, desain bannner, nama brand, hingga inovasi varian rasa,”ujar dia.

Sekretaris Bidang Pengabdian Masyarakat HMJ Sosiologi Adinda Salsabila Hanifah menambahkan kegiatan itu merupakan program terakhir di kepengurusan kabinetnya.

“Kami berharap, mitra kami yaitu keripik pisang Afwaja milik Ibu Indazah dapat menjadi motivasi bagi UMKM lainnya untuk terus berinovasi dan memajukan UMKM di Desa Bumi Restu,” papar dia.

 

Digitalisasi menjadi langkah penting bagi UMKM untuk beradaptasi dengan tren pasar saat ini.

Penerapan teknologi dalam pemasaran dapat membuka peluang baru dan memperkuat daya saing produk lokal. Dalam jangka panjang, kegiatan ini dapat meningkatkan pendapatan pelaku UMKM dan mendukung pertumbuhan ekonomi Desa Bumi Restu.

Penulis:
Hani Dwi Kartika Putri & Annisa Rahmayani Mayaguezz

Disunting Tim Merapah.com