Merapah.com – Bandar Lampung — Pergerakan Mahasiswa Moderasi Beragama dan Bela Negara (PMMBN) Lampung tidak ingin kadernya hanya aktif berorganisasi tanpa arah masa depan.
Melalui PMMBN Wilayah dan Komisariat Tahun 2025, PMMBN Lampung memadukan penguatan moderasi beragama dan kesiapan karier mahasiswa di era digital.
Kegiatan ini berlangsung Minggu, 28 Desember 2025, di Emersia Hotel and Resort Lampung, dan diikuti 35 mahasiswa lintas komisariat.
BACA JUGA: Kabar PMMBN 2025 Dorong Pemuda Moderat Hadapi Tantangan Digital dan AI
PMMBN merupakan organisasi mahasiswa binaan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI.
Organisasi ini berfokus pada penguatan nilai moderasi beragama, bela negara, serta pengembangan kapasitas kader secara berkelanjutan.
Moderasi Beragama sebagai Pondasi Sikap Anak Muda
Pembina Wilayah PMMBN Lampung, Dr. Eka Kurniawati, S.H., M.Pd.I, menekankan pentingnya moderasi beragama bagi generasi muda saat ini.
Ia menilai banyak persoalan sosial berakar dari melemahnya spiritualitas dan rendahnya kesadaran etika manusia.

“Anak muda hari ini menghadapi krisis spiritual, sehingga mudah kehilangan kepekaan dalam bersikap dan mengambil keputusan,” ujar Eka.
Menurutnya, moderasi beragama tidak berhenti pada wacana, tetapi harus tercermin dalam perilaku sehari-hari.
BACA JUGA: Tips CV Fresh Graduate: Langsung Dilirik HRD
Eka menjelaskan empat indikator moderasi beragama yang perlu dipahami kader PMMBN.
Indikator tersebut meliputi aspek akidah, sosial budaya, berbangsa dan bernegara, serta aspek politik.
Ia menegaskan toleransi menjadi sikap paling nyata dalam mempraktikkan moderasi beragama.
“Toleransi berarti menghargai perbedaan dan menerima bahwa setiap manusia adalah ciptaan Tuhan yang bernilai,” katanya.
Eka juga mengingatkan mahasiswa untuk tetap berproses dengan tujuan yang jelas dan bernilai spiritual.
“Perkuat iman, nikmati proses, dan arahkan tujuan hidup untuk meraih ridho Allah,” ujarnya.
BACA JUGA: Libur Panjang? Ini 7 Aktivitas Bermanfaat buat Mahasiswa
Literasi Digital Jadi Bekal Karier Kader PMMBN
Selain penguatan ideologis, PMMBN Lampung membekali kader dengan keterampilan praktis di bidang media digital.
Materi tersebut disampaikan oleh Setiaji Bintang Pamungkas, S.Sos, jurnalis dan manajer digital marketing.
Setiaji mendorong mahasiswa memanfaatkan media sosial sebagai ruang belajar, berkarya, dan membangun karier.
Diskusi

Ia menjelaskan konten video berdurasi delapan menit sudah tergolong video panjang di platform digital saat ini.
“Kader harus berani berkonten sesuai passion dan memahami karakter setiap platform,” ujar Setiaji.
Ia juga menekankan pentingnya konsistensi dalam menulis dan memproduksi konten.
“Tulis saja dulu, tidak ada aturan baku, kreativitas tumbuh dari keberanian memulai,” katanya.
Menurutnya, literasi media membantu mahasiswa lebih siap menghadapi dunia kerja setelah lulus kuliah.
BACA JUGA: 10 Aplikasi Produktif untuk Mahasiswa, Bantu Kuliah Lebih Efisien
PMMBN Dorong Kader Mandiri dan Berdaya Saing
Ketua PMMBN Wilayah Lampung, Hafiz Moniaga, menyebut pembinaan ini sebagai langkah awal penguatan kader di tahun 2025.
Ia berharap kader PMMBN tidak hanya aktif secara organisatoris, tetapi juga matang secara pemikiran dan karier.
“PMMBN ingin kadernya selesai kuliah tidak bingung, punya keahlian, dan siap berkontribusi bagi masyarakat,” ujar Hafiz.
Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, pemaparan materi, hingga diskusi interaktif.
BACA JUGA: Strategi Belajar Menjelang Ujian agar Lebih Efektif: 10 Tips Ampuh
Mencetak Kader yang Punya Nilai dan Arah
Pembinaan ini menegaskan arah gerak PMMBN Lampung sebagai organisasi yang tidak sekadar mengumpulkan massa.
PMMBN membangun kader yang berpikir moderat, melek digital, dan memiliki arah hidup yang jelas.
Di tengah arus ekstremisme dan ketidakpastian karier generasi muda, PMMBN Lampung menawarkan jalan tengah yang relevan dan membumi.
Moderasi beragama menjadi nilai, literasi digital menjadi alat, dan kemandirian menjadi tujuan.












