SLC Jadi Mitra KMV, Lampung Siapkan 8.500 Peserta Program Vokasi

Peresmian Siger Language Center memperkuat kolaborasi pelatihan vokasi di Provinsi Lampung

Siger Language Center (SLC) sebagai mitra Program KMV
Siger Language Center memperkuat kompetensi bahasa peserta KMV di Lampung sebagai bekal penting kesiapan kerja melalui kolaborasi pelatihan vokasi.

Merapah.com, Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat arah pembangunan sumber daya manusia vokasi.

Langkah tersebut terlihat melalui pembukaan Kelas Migran Vokasi (KMV) Ekskul dan Alumni. Kegiatan berlangsung di Gedung Bagas Raya pada 30 Juli 2025.

Program ini bertujuan meningkatkan kesiapan generasi muda menghadapi dunia kerja.

Pemerintah menerapkan pendekatan kolaboratif untuk memperkuat kompetensi peserta. KMV menjawab kebutuhan tenaga kerja yang terus berkembang.

 

BACA JUGA: Cargill Resmikan Refinery Minyak Sawit Senilai USD 200 Juta di Lampung

 

Program Vokasi Berskala Besar Mulai Digulirkan

Gubernur Lampung secara resmi membuka KMV Ekskul dan Alumni.

Selanjutnya, pemerintah daerah bersama instansi terkait mengambil peran dalam mendukung pelaksanaan program. Unsur TNI dan Polri juga turut memberikan dukungan.

Seiring berjalannya kegiatan, ratusan peserta KMV Alumni memadati Gedung Bagas Raya sejak awal acara.

Antusiasme tersebut menunjukkan besarnya minat terhadap pendidikan vokasi.

Melalui program ini, pemerintah memperkuat upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Dalam tahap pelaksanaan, KMV mencatat jumlah peserta mencapai 8.500 orang. Angka tersebut mencerminkan skala program yang luas dan terstruktur.

Sebagai bagian dari strategi jangka panjang, KMV berfungsi sebagai wadah pembinaan kompetensi berkelanjutan.

 

BACA JUGA: MIA FEB Universitas Lampung Gelar Field Study ke Baiwang Co., Ltd. Beijing

 

Siger Language Center Perkuat Ekosistem Pelatihan

Seiring pelaksanaan KMV, kegiatan ini juga disertai peresmian Siger Language Center (SLC). Melalui peresmian tersebut, SLC berperan sebagai mitra resmi Program Kelas Migran Vokasi.

Selanjutnya, kemitraan ini mengarah pada penguatan kompetensi bahasa bagi peserta.

Dalam konteks tersebut, Ketua Yayasan Siger Language Center, Dhimas Aditya, menjelaskan peran lembaganya dalam mendukung pelaksanaan KMV.

Ia menegaskan bahwa kemampuan bahasa menjadi bagian penting dalam menyiapkan kesiapan kerja peserta.

“Kami fokus pada penguatan kompetensi bahasa sebagai keterampilan pendukung, agar peserta memiliki daya saing dan kesiapan yang lebih baik,” kata dia, Selasa, 6 Januari 2026.

 

BACA JUGA: Dari Lampung ke Senegal, Sanggar Hardenis Bawa Budaya Indonesia

 

Dhimas menambahkan SLC menjalankan peran pendampingan secara berkelanjutan selama program berlangsung.

Menurut dia, pembinaan bahasa perlu berjalan seiring dengan penguatan keterampilan vokasi.

“Peserta perlu dibekali kemampuan komunikasi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja,” ujarnya.

Kolaborasi pelatihan ini memperkuat pembinaan vokasi agar selaras dengan kebutuhan dunia kerja.

Pelibatan mitra pelatihan memperkuat ekosistem pendidikan yang menyesuaikan kebutuhan kerja.

Sinergi Lintas Sektor Jadi Kunci

Dalam kegiatan tersebut, Gubernur Lampung menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mendukung program vokasi.

Ia mendorong pemerintah, lembaga pendidikan, dan mitra strategis bergerak bersama sejak tahap perencanaan.

Pendekatan kolaboratif tersebut berperan menyiapkan generasi muda yang unggul dan berdaya saing.

 

BACA JUGA: Roadmap Olahraga Lampung Dibahas dalam FGD DOD KONI

 

Pemerintah Provinsi Lampung menilai pembangunan sumber daya manusia memerlukan dukungan lintas pihak.

Sejalan dengan itu, Ketua Yayasan Siger Language Center, Dhimas Aditya, menekankan setiap pihak memegang peran strategis dalam keberhasilan program vokasi.

“Program vokasi membutuhkan kerja sama yang konsisten antara pemerintah, sekolah, dan lembaga pelatihan,” kata Dhimas.

Menurut dia, kolaborasi yang terbangun sejak awal membantu menjaga kualitas pembinaan peserta.

“Ketika semua pihak berjalan searah, peserta lebih siap menghadapi tantangan dunia kerja,” ujarnya.

Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi fondasi keberlanjutan Program Kelas Migran Vokasi. KMV diproyeksikan sebagai langkah awal kerja sama jangka panjang.

 

BACA JUGA: Emersia Wedding Expo 11  Banjir Diskon dari Vendor Terbaik di Lampung

 

Melalui pembukaan KMV Ekskul dan Alumni, Pemerintah Provinsi Lampung memperkuat arah kebijakan vokasi daerah.

Pada saat yang sama, peresmian Siger Language Center memperluas dukungan pelatihan berbasis kolaborasi.

Langkah ini menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Dengan cakupan peserta yang besar, KMV terus berjalan secara berkelanjutan.

Program ini memperkuat kompetensi peserta sebagai bekal menghadapi dunia kerja. Ke depan, pemerintah dan mitra terus memperkuat kolaborasi lintas sektor.