Merapah.com, Bandar Lampung — Mahasiswa Papua di wilayah Sumatera kembali memperkuat konsolidasi organisasi melalui agenda tahunan Komunitas Mahasiswa Papua Se-Sumatera.
Kegiatan tersebut mencakup Musyawarah Besar dan Temu Natal yang berlangsung pada 5 hingga 12 Januari 2026.
Agenda tahunan ini melibatkan partisipasi aktif berbagai elemen mahasiswa Papua dari sejumlah daerah di Sumatera.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa Papua memperkuat persatuan sekaligus menentukan arah kepemimpinan organisasi ke depan.
BACA JUGA: KOMPASS Gelar Pelatihan Jurnalistik: Cetak Jurnalis Muda Papua di Sumatra
IKMAPAL Ambil Peran dalam Agenda Tahunan KOMPASS
Dalam pelaksanaan kegiatan ini, Ikatan Mahasiswa Papua Lampung membentuk panitia dan terlibat aktif menyukseskan rangkaian acara.
Panitia bekerja sejak tahap persiapan hingga penutupan kegiatan selama sepekan penuh.
Melalui keterlibatan tersebut, IKMAPAL menunjukkan komitmen dalam mendukung agenda bersama mahasiswa Papua se-Sumatera.
Panitia memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, terorganisasi, dan sesuai agenda yang telah disepakati.
Selain itu, kehadiran panitia dari Lampung memperkuat sinergi antarorganisasi mahasiswa Papua lintas wilayah.
Kolaborasi tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dalam menjaga keberlanjutan organisasi mahasiswa Papua.
BACA JUGA: Penembakan Warga Sipil di Papua, IKMAPAL dan KOMPASS Desak Hentikan Operasi Militer
Mubes Tetapkan Ketua Umum KOMPASS Periode 2026–2027
Melalui forum Musyawarah Besar, peserta secara resmi menetapkan kepemimpinan baru Komunitas Mahasiswa Papua Se-Sumatera.
Forum tersebut berlangsung demokratis dan melibatkan perwakilan mahasiswa dari berbagai daerah.
Dalam proses tersebut, Anderian Kamo terpilih sebagai Ketua Umum Komunitas Mahasiswa Papua Se-Sumatera periode 2026–2027.
Pemilihan ini menjadi momentum penting dalam konsolidasi organisasi mahasiswa Papua.
Melalui forum Mubes, peserta juga menyampaikan pandangan dan aspirasi terkait arah gerak organisasi ke depan.
Diskusi tersebut memperkuat komitmen bersama dalam menjaga persatuan dan soliditas organisasi.
BACA JUGA: IKMAPAL Gelar Penerimaan Anggota Baru: Cetak Generasi Papua yang Tangguh dan Berintegritas
Komitmen Kepemimpinan dan Penguatan Organisasi
Usai terpilih, Anderian Kamo menyampaikan komitmennya membangun KOMPASS secara kolektif dan berkelanjutan.
Ia menegaskan pentingnya kerja bersama dalam memperkuat organisasi mahasiswa Papua.
“Setiap langkah kecil yang kita ambil hari ini adalah pondasi bagi masa depan yang lebih kuat,” ujar Anderian.
Pernyataan tersebut mencerminkan tekad kepemimpinan yang berorientasi pada keberlanjutan organisasi.
Selain itu, Anderian menegaskan sikap terbuka terhadap arahan dan masukan dari berbagai pihak.
Ia menilai keterbukaan menjadi kunci agar KOMPASS berjalan tertib dan selaras dengan nilai-nilai yang membangun.
Menurutnya, kepemimpinan organisasi membutuhkan dukungan kolektif dari seluruh anggota dan elemen mahasiswa.
Ia juga mengajak seluruh anggota menjaga semangat persaudaraan dalam setiap aktivitas organisasi.
BACA JUGA: Pelatihan Desain Grafis KOMPASS untuk Mahasiswa Papua Kreatif
Awal Penguatan Peran Mahasiswa Papua
Melalui Mubes dan Temu Natal ini, KOMPASS diharapkan semakin memperkuat perannya sebagai wadah mahasiswa Papua.
Organisasi ini diharapkan melahirkan mahasiswa yang kritis, solid, dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
Selain itu, agenda tahunan ini menjadi ruang refleksi dan konsolidasi mahasiswa Papua se-Sumatera.
Kegiatan tersebut mempertegas posisi KOMPASS sebagai organisasi yang menjunjung persatuan dan kebersamaan.
Dengan kepemimpinan baru, mahasiswa Papua berharap KOMPASS terus berkembang secara inklusif dan progresif.
Kegiatan ini sekaligus menandai langkah awal penguatan organisasi menuju masa depan yang lebih terarah dan berkelanjutan.













