Senin, Oktober 19, 2026
No Result
View All Result
Merapah.com
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini
Merapah.com
Home Berita

PENYALURAN FLPP 2026 BERSTRATEGI SHOWCASE/CANVASSING MENDEKATI PENGHUJUNG TAHUN?!

Putri S by Putri S
Oktober 18, 2026
in Berita, Ekonomi
PENYALURAN FLPP 2026 BERSTRATEGI SHOWCASE/CANVASSING MENDEKATI PENGHUJUNG TAHUN?!
FacebookWhatsappTelegramTwitter

Oleh: Erson Agustinus (Pengamat Perbankan & Praktisi Residensial)

Penyaluran kuota Kredit Pemilikan Rumah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (KPR FLPP) atau rumah subsidi pada tahun 2026 belum terserap secara maksimal (baru mencapai sekitar 50,92% atau 178.211 unit dari target 350.000 unit per Oktober 2026).

Related posts

Benelli Lampung Luncurkan Tiga Motor, Tawarkan Garansi Mesin hingga Tiga Tahun

Benelli Lampung Luncurkan Tiga Motor, Tawarkan Garansi Mesin hingga Tiga Tahun

Oktober 18, 2026
82 Siswa SMKN 6 Bandar Lampung Dibekali Edukasi Safety Riding

82 Siswa SMKN 6 Bandar Lampung Dibekali Edukasi Safety Riding

Oktober 16, 2026

Beberapa Faktor Utama Belum Tercapai Target Penyaluran FLPP

1. Melemahnya Daya Beli Masyarakat

2. Beban cicilan yang berat

3. Prioritas kredit konsumsi

4. Kurang Mengakomodir Pekerja Informal

5. Ketatnya analisis kelayakan bank

6. Kenaikan Harga Material dan Kendala Pengembang

7. Masalah ketersediaan dan harga tanah

Strategi Pemasaran Langsung (Showcase/Canvassing) Menjadi Kurang Maksimal Efektif Ketika Dilaksanakan Baru Di Penghujung Tahun

Strategi ini baru masif dilakukan di penghujung tahun dinilai kurang efektif secara maksimal dan agak terlambat, mengingat realisasi Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) per Oktober 2026 baru menyentuh 50,62% hingga 50,92% (sekitar 177.000–178.000 unit) dari target ambisius 350.000 unit.

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, bahkan sempat mengkritik keras kinerja BP Tapera karena lambatnya penyerapan ini.

Maruarar, yang juga menjabat sebagai Ketua Komite Tapera, membandingkan performa lembaga tersebut dengan keberhasilan skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan yang jauh lebih agresif.

“Tapera itu harus belajar dari pengelolaan KUR Perumahan, mulai dari sosialisasi hingga pencapaian target. Tahun lalu target 350 ribu, memang realisasi tertinggi sepanjang sejarah mencapai 278 ribu dari sebelumnya sekitar 228 ribu, tapi tetap saja kuotanya tidak tercapai,” kata Maruarar dalam forum di kantor BPS Tapera, Jakarta, Senin (21/9/2026).

Berdasarkan analisis manajemen operasional dan kebijakan publik, berikut alasan mengapa strategi agresif turun ke lapangan ini baru dieksekusi di akhir tahun dan bukan sejak awal tahun :

Lonjakan Target Kuota yang Mendadak di Tengah Tahun

Pada awal perencanaan anggaran, target awal kuota FLPP 2026 tidak langsung dipatok sebesar 350.000 unit. Pemerintah baru memutuskan melakukan peningkatan kuota secara masif menjadi 350.000 unit di paruh kedua tahun berjalan demi mendukung program percepatan perumahan kabinet baru.

Dampaknya; di awal tahun, BP Tapera, perbankan, dan asosiasi pengembang masih bergerak menggunakan ritme kerja dan strategi reguler (berbasis aplikasi/pemasaran pasif) karena mengira kuota awal akan habis dengan sendirinya seperti tahun-tahun lalu. Saat kuota tiba-tiba dinaikkan drastis, terjadi kepanikan penyerapan (spending panic) di sisa bulan yang ada.

Efek Carry Over dan Masalah Ready Stock di Awal Tahun

Pada kuartal I dan II, ekosistem perumahan subsidi sempat menghadapi kendala pasokan fisik.

Banyak pengembang yang belum menyelesaikan pembangunan rumah siap huni (ready stock) di awal tahun karena masalah perizinan, pematangan lahan, atau penyelesaian sisa administrasi tahun sebelumnya.

Melakukan canvassing atau pameran langsung di lapangan tanpa adanya unit rumah yang siap akad dinilai tidak efisien di awal tahun. Strategi ini baru masuk akal dilakukan sekarang karena akumulasi rumah ready stock dari pengembang baru matang di kuartal ketiga dan keempat.

Birokrasi Anggaran dan Administrasi Perbankan

Proses verifikasi administrasi (seperti subsidi checking dan penilaian kemampuan bayar MBR) di bank penyalur membutuhkan waktu birokrasi yang panjang. Di awal tahun, fokus bank mitra umumnya tersita pada pembagian porsi kuota internal dan penandatanganan PKS (Perjanjian Kerja Sama) dengan BP Tapera. Akibatnya, eksekusi pembiayaan berjalan lambat pada bulan-bulan pertama dan baru menumpuk untuk diselesaikan melalui aksi darurat (akad massal) di akhir tahun.

Budaya Kerja “Responsif Bukan Preventif”

Secara pola manajemen, strategi canvassing langsung ke kantong-kantong pekerja (seperti ASN, pabrik, atau honorer) sering kali dijadikan sebagai rencana darurat (Contingency Plan) ketika target utama terancam meleset. Pola kerja birokrasi cenderung baru bergerak agresif ketika hasil evaluasi kuartalan menunjukkan rapor merah atau mendapat teguran langsung dari kementerian terkait.

Tags: flppperumahanproperti
Previous Post

Benelli Lampung Luncurkan Tiga Motor, Tawarkan Garansi Mesin hingga Tiga Tahun

RECOMMENDED NEWS

Harga emas Antam pada 2 Juni 2026 masih bertahan tinggi. Investor terus memantau peluang cuan di tengah ketidakpastian global.

Harga Emas Hari Ini Masih Tinggi, Investor Pantau Peluang Cuan

5 bulan ago
pertamina- harga bbm terbaru

Harga BBM dan LPG Tetap Stabil, Ini Harga Resminya

9 bulan ago
Championship Elang Muda SDIT Baitul Jannah, Dari 124 Piala Menuju Mimpi 500 Juara

Championship Elang Muda SDIT Baitul Jannah, Dari 124 Piala Menuju Mimpi 500 Juara

3 bulan ago
Apik Mandiri Gandeng RS Belleza dan Kita Bisa.com Layani Kesehatan 50 Lansia

Apik Mandiri Gandeng RS Belleza dan Kita Bisa.com Layani Kesehatan 50 Lansia

4 minggu ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Teknologi
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

antam Bandar Lampung berita berita cuaca berita lampung berita pendidikan Bisnis BMKG bmkg Lampung cerpen Cuaca cuaca Lampung digitalisasi ekonomi Ekonomi bisnis emas erson agustinus gen z harga emas Honda hujan di Lampung Indonesia inspirasi Istana Negara kegiatan mahasiswa kesehatan Lampung Lampung Selatan Lifestyle mahasiswa Mahasiswa KKN Mitra Bentala olahraga Opini otomotif Pelindo pendidikan prakiraan cuaca Prakiraan cuaca Lampung Teknologi tips tips dan trik Tips Kesehatan ubs Universitas Lampung

POPULAR NEWS

  • Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    469 shares
    Share 188 Tweet 117
  • Mempercayai Weton Tulang Wangi dalam Perspektif Islam

    428 shares
    Share 171 Tweet 107
  • Enam Permainan Sederhana Tingkatan Motorik Anak

    421 shares
    Share 168 Tweet 105
  • Tiga Aplikasi Gratisan untuk Edit Video di Ponsel Kamu

    417 shares
    Share 167 Tweet 104
  • Tiga Tips Manager untuk Memiliki Karyawan Profesional

    415 shares
    Share 166 Tweet 104
Merapah.com

Follow us on social media:

Recent News

  • PENYALURAN FLPP 2026 BERSTRATEGI SHOWCASE/CANVASSING MENDEKATI PENGHUJUNG TAHUN?!
  • Benelli Lampung Luncurkan Tiga Motor, Tawarkan Garansi Mesin hingga Tiga Tahun
  • 82 Siswa SMKN 6 Bandar Lampung Dibekali Edukasi Safety Riding

Category

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2026 - Merapah.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini

© 2026 - Merapah.com