Merapah.com, BANDAR LAMPUNG — Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati mencatat capaian positif dalam Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD). Tingkat kelulusan peserta first taker atau peserta yang baru pertama kali mengikuti ujian mencapai 98 persen pada ujian objective structured clinical examination (OSCE) dan 74 persen pada computer-based test (CBT).
Capaian tersebut menjadi salah satu gambaran keberhasilan proses pendidikan dan persiapan mahasiswa dalam menghadapi tahapan kompetensi sebelum memasuki dunia praktik kedokteran.
Dekan FK Universitas Malahayati, Dr. dr. Tessa Sjahriani, M.Kes., menyampaikan apresiasi kepada 42 dokter baru yang berhasil menuntaskan tahapan pendidikan profesi dan meraih kelulusan UKMPPD.

“Seluruh sivitas akademika menyampaikan rasa bangga dan selamat kepada 42 dokter baru lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Malahayati atas kelulusan dan pencapaian membanggakan dalam UKMPPD,” tutur Dr. dr. Tessa Sjahriani, M.Kes.
Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan pencapaian yang patut diapresiasi sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga kualitas pendidikan kedokteran di lingkungan Universitas Malahayati.
Namun, kompetensi akademik dan keterampilan klinis bukan satu-satunya bekal yang dibutuhkan seorang dokter. Para lulusan juga dituntut memiliki integritas, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap pasien dan masyarakat.
Prof. Dr. Dessy Hermawan, S.Kep., Ns., M.Kes. berpesan agar para dokter baru terus meningkatkan kapasitas diri dan tidak berhenti belajar setelah menyelesaikan pendidikan formal. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga nama baik almamater melalui perilaku dan pelayanan profesional.
Ia mengaitkan pengembangan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai keimanan sebagaimana terkandung dalam Surah Al-Mujadilah ayat 11, yang menjelaskan bahwa Allah SWT mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu.
Pesan tersebut menekankan bahwa pengetahuan dan keterampilan medis perlu disertai ketakwaan serta akhlak mulia agar dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Senada dengan hal itu, perwakilan IDI Cabang Bandar Lampung, dr. Aditya, M.Biomed., mengingatkan para dokter baru bahwa sumpah dokter merupakan komitmen mendasar yang harus dijaga sepanjang menjalani profesi.
“Selamat kepada rekan-rekan dokter baru yang telah berhasil melewati proses panjang dan hari ini resmi menjadi teman sejawat. Sumpah dokter yang diucapkan bukan sekadar seremonial, melainkan janji luhur kemanusiaan yang akan melekat sepanjang karier Anda. Tetaplah rendah hati, jaga profesionalisme, terus perbarui ilmu pengetahuan, dan jadikan profesi ini sebagai sarana ibadah serta pengabdian terbaik bagi masyarakat,” ujar dr. Aditya, M.Biomed.
Ia menegaskan bahwa dinamika dunia medis menuntut dokter untuk terus memperbarui pengetahuan, menjaga profesionalisme, dan mengutamakan kepentingan pasien dalam setiap tindakan.
Melalui capaian UKMPPD dan kelulusan 42 dokter baru tersebut, Universitas Malahayati menegaskan komitmennya dalam menghasilkan tenaga medis yang kompeten, beretika, dan mampu menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan masyarakat.







