Sabtu, Juli 11, 2026
No Result
View All Result
Merapah.com
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini
Merapah.com
Home

Aksi Mahasiswa FEB Unila Memanas, Tuntut Keadilan atas Kematian Pratama Wijaya

Putri S by Putri S
Mei 29, 2025
in Uncategorized
Aksi Mahasiswa FEB Unila Memanas, Tuntut Keadilan atas Kematian Pratama Wijaya

Aksi mahasiswa FEB Unila tuntut keadilan atas kematian Pratama Wijaya.

FacebookWhatsappTelegramTwitter

Merapah.com, Bandar Lampung – Aksi mahasiswa FEB Unila memanas, tuntut keadilan atas kematian Pratama Wijaya. Ratusan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung memadati halaman gedung Rektorat Unila pada Rabu (28/5/2025). Mereka menyerukan keadilan atas meninggalnya Pratama Wijaya Kusuma, mahasiswa baru jurusan bisnis digital angkatan 2024.

Aksi Mahasiswa FEB Unila Menuntut Pertanggungjawaban

Mahasiswa menuntut pertanggungjawaban penuh dari Dekan FEB. Mereka menduga Pratama menjadi korban kekerasan dalam kegiatan pendidikan dasar (diksar) organisasi pecinta alam yang digelar fakultas.

Related posts

Harga emas Antam pada Kamis, 4 Juni 2026, masih bertahan di level Rp2,774 juta per gram. Meski pasar global mengalami tekanan, harga emas domestik tetap berada pada level tinggi.

Harga Emas Antam 4 Juni 2026 Bertahan, Simak Pergerakan Terbarunya

Juni 4, 2026
PT BHM dan PT Adora Marsada Group resmi bekerja sama mengelola BATIQA Hotel Adora Lampung yang dijadwalkan beroperasi pada 2027 di Natar, Lampung Selatan.

BATIQA Bangun Hotel Baru di Natar, Bidik Penumpang Bandara dan Wisatawan Modern

Juni 3, 2026

“Sudah satu bulan sejak Pratama meninggal, tapi tidak ada sikap tegas dari dekanat. Kami muak dengan pembiaran ini,” tegas Koordinator Lapangan, M Zidan Azzakri, dalam orasinya.

BACA JUGA: Surat Edaran: FISIP Unila Larang Karangan Bunga Saat Seminar

Zidan menyebut, kematian Pratama bukan insiden biasa. Ia menyampaikan bahwa bukti-bukti kekerasan telah mereka serahkan ke pihak fakultas, mulai dari rekam medis, pernyataan keluarga, hingga tangkapan layar percakapan digital. Namun, menurutnya, pihak dekanat tetap diam.

Poster Sindiran dan Teriakan Solidaritas

Selama aksi berlangsung, mahasiswa membentangkan poster yang berisi sindiran tajam. “Katanya Zona Akademik Tapi Tempat Aman untuk Kekerasan”, “FEB Krisis Gak Keadilan”, dan “Justice for Pratama” menjadi sorotan utama.

Orasi dari berbagai perwakilan mahasiswa terus menggema. Mereka mengecam budaya kekerasan yang masih terjadi di lingkungan kampus dan menuntut pembenahan menyeluruh di internal FEB Unila.

“Kami tidak ingin kejadian ini berulang. Kampus seharusnya menjadi tempat yang aman, bukan medan kekerasan,” ujar salah satu mahasiswa yang ikut aksi.

BACA JUGA: Ombudsman Soroti Keamanan Unila, Minta Evaluasi Layanan dan Fasilitas Parkir

Tujuh Tuntutan Aliansi FEB Menggugat

Aliansi mahasiswa yang menamakan diri “FEB Menggugat” menyuarakan tujuh tuntutan. Mereka mendesak:

  1. Membubarkan organisasi kemahasiswaan yang terbukti melanggar etik dan melakukan kekerasan;
  2. Menindak pelaku kekerasan secara hukum dan etik;
  3. Menyampaikan klarifikasi publik secara terbuka oleh dekanat;
  4. Menghentikan segala bentuk intimidasi terhadap korban dan pendukungnya;
  5. Mengungkap transparansi keuangan lembaga mahasiswa;
  6. Meningkatkan kinerja staf fakultas yang dinilai lamban;
  7. Memperbaiki fasilitas penunjang akademik yang buruk.

Tuntutan ini mereka sampaikan secara langsung dalam surat pernyataan terbuka yang dibacakan di depan massa.

Aksi Berakhir Tanpa Respons Konkret

Aksi unjuk rasa berakhir sekitar pukul 16.30 WIB. Mahasiswa membubarkan diri dengan tertib, namun tidak puas. Mereka mengaku kecewa karena tidak ada satu pun perwakilan dekanat atau rektorat yang turun menemui massa.

“Kami tidak akan diam. Ini baru awal. Kalau tidak ada tindakan tegas, kami akan kembali dengan jumlah massa yang lebih besar,” tegas Zidan.

Aksi ini menjadi penanda bahwa kemarahan mahasiswa telah memuncak. Mereka mendesak perubahan sistemik agar tragedi seperti ini tidak terulang. Suasana kampus yang semestinya menjadi ruang aman untuk belajar, justru berubah menjadi tempat yang menyimpan trauma.

Pratama meninggal dunia pada 28 April 2025, tepat satu bulan sebelum aksi berlangsung. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pihak rektorat atau dekanat mengenai perkembangan investigasi internal maupun penanganan etik organisasi terkait.

Tags: Bandar Lampungberita lampungberita unilafeb unilamahasiswaUniversitas Lampung
Previous Post

KOMPASS Gelar Pelatihan Jurnalistik: Cetak Jurnalis Muda Papua di Sumatra

Next Post

HIPMI Dukung Langkah Pemprov Kembangkan Smart City Berbasis Teknologi Satelit

Next Post
HIPMI Dukung Langkah Pemprov Kembangkan Smart City Berbasis Teknologi Satelit

HIPMI Dukung Langkah Pemprov Kembangkan Smart City Berbasis Teknologi Satelit

Aksi Solidaritas 1 Miliar dari Lampung..

Aksi Solidaritas 1 Miliar dari Lampung Segera Dimulai di Tugu Adipura

Peluncuran VEO 3

Video AI Google Veo 3 Buka Era Baru Sinema Digital

..Donasi Solidaritas 1 Milyar Lampung untuk Palestina

Update Donasi Solidaritas 1 Miliar Lampung untuk Palestina Tembus Rp639 Juta

Real food

Real Food Adalah Makanan Sehat, Ini Bedanya dengan Makanan Ultra Proses

RECOMMENDED NEWS

Australia Raih Peringkat Ketiga Piala AFF U-19 2024

Australia Raih Peringkat Ketiga Piala AFF U-19 2024

2 tahun ago
Merapah.com Kalender lama bekerja

Berapa Lama Waktu Ideal Bertahan di Satu Pekerjaan? Yuk, Simak!

1 tahun ago
Kumpulan Aplikasi

10 Aplikasi Produktif untuk Mahasiswa, Bantu Kuliah Lebih Efisien

1 tahun ago
Himperra Lampung Gandeng BRI Perluas Akses Pembiayaan Perumahan Subsidi dan Komersial

Himperra Lampung Gandeng BRI Perluas Akses Pembiayaan Perumahan Subsidi dan Komersial

1 bulan ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Teknologi
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

2018 League antam Bandar Lampung berita berita cuaca berita lampung Bisnis BMKG bmkg Lampung Budget Travel cerpen Chopper Bike Cuaca cuaca Lampung digitalisasi ekonomi Ekonomi bisnis emas erson agustinus gen z harga emas Honda hujan di Lampung Indonesia Istana Negara kegiatan mahasiswa kesehatan Lampung Lampung Selatan Lifestyle mahasiswa Mahasiswa KKN Mitra Bentala olahraga Opini otomotif pendidikan prakiraan cuaca Prakiraan cuaca Lampung Teknologi tips tips dan trik Tips Kesehatan ubs Universitas Lampung

POPULAR NEWS

  • Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    460 shares
    Share 184 Tweet 115
  • Mempercayai Weton Tulang Wangi dalam Perspektif Islam

    421 shares
    Share 168 Tweet 105
  • Enam Permainan Sederhana Tingkatan Motorik Anak

    419 shares
    Share 168 Tweet 105
  • Tiga Tips Manager untuk Memiliki Karyawan Profesional

    412 shares
    Share 165 Tweet 103
  • Tiga Aplikasi Gratisan untuk Edit Video di Ponsel Kamu

    412 shares
    Share 165 Tweet 103
Merapah.com

Follow us on social media:

Recent News

  • Peran Strategis Arsitek Lanskap: Menyatukan Manusia dan Alam untuk Kota Berkelanjutan dan Berkemanusiaan
  • Perbedaan Urban Planning, Arsitektur, dan Arsitektur Lanskap
  • DPD PI Lampung Gelar PI Expo Run 5K, Start dari Transmart dan Undi Satu Unit Rumah

Category

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2026 - Merapah.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini

© 2026 - Merapah.com