Rabu, Juni 17, 2026
No Result
View All Result
Merapah.com
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini
Merapah.com
Home

Dukung Pertanian Berkelanjutan, KKN Tanjung Ratu Latih Warga Buat Pupuk Kompos

Putri S by Putri S
Maret 1, 2025
in Uncategorized
Dukung Pertanian Berkelanjutan, KKN Tanjung Ratu Latih Warga Buat Pupuk Kompos
FacebookWhatsappTelegramTwitter

 

Tanjung Ratu, 29 Januari 2025 (Merapah.com) – Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan limbah peternakan, Tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Unila di Desa Tanjung Ratu mengadakan workshop pembuatan pupuk kompos.

Related posts

Harga emas Antam pada Kamis, 4 Juni 2026, masih bertahan di level Rp2,774 juta per gram. Meski pasar global mengalami tekanan, harga emas domestik tetap berada pada level tinggi.

Harga Emas Antam 4 Juni 2026 Bertahan, Simak Pergerakan Terbarunya

Juni 4, 2026
PT BHM dan PT Adora Marsada Group resmi bekerja sama mengelola BATIQA Hotel Adora Lampung yang dijadwalkan beroperasi pada 2027 di Natar, Lampung Selatan.

BATIQA Bangun Hotel Baru di Natar, Bidik Penumpang Bandara dan Wisatawan Modern

Juni 3, 2026

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat cara mengolah limbah peternakan supaya bermanfaat, sekaligus mengurangi dampak pencemaran lingkungan.

Workshop ini berlangsung di rumah bendahara desa, dekat dengan area tanaman TOGA, dan diikuti oleh masyarakat setempat yang antusias ingin belajar. Acara ini dipimpin oleh Afiqah Ramadhani selaku penanggung jawab, dengan dukungan dari anggota tim lainnya: Cikal Erlangga, Aditiya, Rina Fatimatuz Zahra, Indah Cinta Naulita S., dan Fadilla Aulia Syifa. Kegiatan ini juga dibimbing langsung oleh dosen pembimbing lapangan, Rahmi Mulyasari, S.Pd., M.T.

Mengatasi Permasalahan Limbah Peternakan dengan Inovasi Pupuk Kompos

Limbah peternakan kotoran sapi dan sisa pakan ternak seringkali dibiarkan menumpuk tanpa diolah, ini berisiko mencemari lingkungan dan menimbulkan bau tidak sedap. Kurangnya wawasan masyarakat mengenai manfaat limbah ini juga menjadi kendala utama dalam pengelolaannya.

“Dengan adanya workshop ini, kami ingin menunjukkan bahwa limbah peternakan sebenarnya bisa dimanfaatkan menjadi pupuk kompos yang berkualitas. Selain mengurangi pencemaran, ini juga bisa jadi peluang ekonomi bagi warga,” ujar Afiqah Ramadhani.

Distribusi pupuk organik masih terbatas dan harganya cukup mahal di pasaran. Oleh karena itu, dengan adanya pelatihan ini, masyarakat diharapkan mampu memproduksi pupuk sendiri untuk kebutuhan pertanian mereka.

Pelatihan Langsung: Belajar dari Teori hingga Praktik

Workshop ini tidak hanya berupa penyuluhan teori, tetapi juga dilengkapi dengan praktik langsung dalam proses pembuatan pupuk. Beberapa materi yang disampaikan antara lain:

Cara penggunaan EM4 dan molase sebagai bahan tambahan dalam fermentasi pupuk.

Teknik pengolahan kotoran sapi kering menjadi pupuk kompos siap pakai.

BACA JUGA: Siap Hadapi Era Digital, Siswa SD Negeri 01 Yoso Mulyo Dapat Pelatihan Microsoft Word

Peserta tampak antusias mengikuti setiap tahap pelatihan. Mereka diajarkan cara mencampur limbah organik dengan bahan tambahan seperti EM4 dan molase agar proses fermentasi lebih optimal.

“Awalnya saya kira buat pupuk itu ribet, tapi ternyata cukup mudah. Ilmu ini bakal saya praktikkan sendiri di rumah,” ungkap salah satu peserta workshop.

Dampak dan Harapan ke Depan

Dengan terselenggaranya workshop ini, Tim KKN Tanjung Ratu berharap masyarakat dapat lebih memahami pentingnya pengelolaan limbah secara berkelanjutan.

“Kami ingin masyarakat bisa terus mengembangkan metode ini secara mandiri. Kalau diterapkan secara luas, bukan hanya lingkungan yang lebih bersih, tapi juga bisa jadi peluang usaha untuk meningkatkan perekonomian desa,” tambah Cikal Erlangga.

Kegiatan ini juga sejalan dengan konsep pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan. Dengan pengelolaan limbah yang baik, diharapkan desa Tanjung Ratu bisa menjadi contoh dalam penerapan pertanian organik berbasis kompos.

Dengan adanya edukasi semacam ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan manfaat limbah yang sering dianggap tidak berguna, serta mampu mengolahnya menjadi sesuatu yang bernilai bagi lingkungan dan ekonomi desa.

Tags: Mahasiswa KKN
Previous Post

BPP – UPTD TPHBUN Natar Gelar Rakor Penyerapan Gabah Petani Bersama Bulog, Gapoktan, dan Babinsa

Next Post

Hujan Lebat Dua Hari Bikin Perumahan Bataranila Terendam

Next Post
Hujan Lebat Dua Hari Bikin Perumahan Bataranila Terendam

Hujan Lebat Dua Hari Bikin Perumahan Bataranila Terendam

SABURAISTIS TRY OUT

SaburaiSTIS Gelar Try Out Kedinasan 2025 di SMAN 2 Bandar Lampung

banjir di bandar lampung

Cek Cuaca Yuk! Hujan Berpotensi Lebat Hari Ini

Sinergi Mahasiswa dan Masyarakat: Desa Canti Siap Jadi Destinasi Wisata Favorit

Sinergi Mahasiswa dan Masyarakat: Desa Canti Siap Jadi Destinasi Wisata Favorit

Sogo Branded Store Tanjungkarang Rayakan 41 Tahun, Tawarkan Diskon Hingga 60 Persen

Sogo Branded Store Tanjungkarang Rayakan 41 Tahun, Tawarkan Diskon Hingga 60 Persen

RECOMMENDED NEWS

Samsung Galaxy S 26 Ultra

Samsung Galaxy S26 Ultra Cocok untuk Lebaran, Kamera 200 MP Andalan

3 bulan ago
kkn kesehatan

Mahasiswa KKN Unila Gelar Pemeriksaan Tekanan Darah dan Gula Darah Gratis di Pesawaran

5 bulan ago
arya juara tapak suci

Bangga ! Arya Nur Rohim Mahasiswa Sosiologi Juara 3 Kejurnas Tapak Suci

1 tahun ago
Pembekalan SNBP 2026, SMAN 1 Tumijajar Siapkan Mental dan Arah Mahasiswa Baru

SMAN 1 Tumijajar Dorong Lulusan SNBP 2026 Siap Bertahan dan Berprestasi

2 bulan ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

2018 League antam Bali United Bandar Lampung berita berita cuaca berita lampung Bisnis BMKG bmkg Lampung cerpen Chopper Bike Cuaca cuaca Lampung digitalisasi ekonomi Ekonomi bisnis emas erson agustinus gen z harga emas Honda hujan di Lampung Indonesia Istana Negara kegiatan mahasiswa kesehatan Lampung Lampung Selatan Lifestyle mahasiswa Mahasiswa KKN Mitra Bentala olahraga Opini otomotif pendidikan prakiraan cuaca Prakiraan cuaca Lampung Teknologi tips tips dan trik Tips Kesehatan ubs Universitas Lampung

POPULAR NEWS

  • Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    457 shares
    Share 183 Tweet 114
  • Mempercayai Weton Tulang Wangi dalam Perspektif Islam

    418 shares
    Share 167 Tweet 105
  • Enam Permainan Sederhana Tingkatan Motorik Anak

    417 shares
    Share 167 Tweet 104
  • Tiga Tips Manager untuk Memiliki Karyawan Profesional

    411 shares
    Share 164 Tweet 103
  • Tiga Aplikasi Gratisan untuk Edit Video di Ponsel Kamu

    410 shares
    Share 164 Tweet 103
Merapah.com

Follow us on social media:

Recent News

  • Polinela Gelar Sosialisasi K3 Kelistrikan di SMKN 9 Bandar Lampung
  • Tri Sujarwo Latih Mahasiswa UGM Mendongeng untuk KKN Gorontalo
  • CUAN-CUAN PIALA DUNIA

Category

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Uncategorized
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2026 - Merapah.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini

© 2026 - Merapah.com