Senin, Juni 15, 2026
No Result
View All Result
Merapah.com
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini
Merapah.com
Home Uncategorized

Kejatuhan IHSG Lebih Pada Sentimen Teknis Pengelolaan dan Pengawasan, Bukan Faktor Fundamental Ekonomi, Perlu Reformasi Kebijakan

Putri S by Putri S
Februari 1, 2026
in Uncategorized
Kejatuhan IHSG Lebih Pada Sentimen Teknis Pengelolaan dan Pengawasan, Bukan Faktor Fundamental Ekonomi, Perlu Reformasi Kebijakan
FacebookWhatsappTelegramTwitter

Oleh : Erson Agustinus (Praktisi Ekonomi)

Bursa Efek Indonesia (BEI) selama dua hari berturut-turut melakukan Trading Halt, yaitu “penghentian bersifat sementara, bukan penutupan pasar secara permanen. Setelah waktu yang ditentukan berakhir, perdagangan akan kembali dibuka sesuai jadwal bursa.” Hal itu menjadi penyebab kejatuhan IHSG.

IHSG Mengalami Tekanan Hingga Jatuh

Setelah IHSG kembali mengalami trading halt setelah indeks turun 8% ke level 7.654,66. Sebanyak 694 saham turun, 34 naik, dan 230 tidak bergerak. Nilai transaksi mencapai Rp 10,78 triliun, melibatkan 12,07 miliar saham dalam 852.200 kali transaksi.

Related posts

Harga emas Antam pada Kamis, 4 Juni 2026, masih bertahan di level Rp2,774 juta per gram. Meski pasar global mengalami tekanan, harga emas domestik tetap berada pada level tinggi.

Harga Emas Antam 4 Juni 2026 Bertahan, Simak Pergerakan Terbarunya

Juni 4, 2026
PT BHM dan PT Adora Marsada Group resmi bekerja sama mengelola BATIQA Hotel Adora Lampung yang dijadwalkan beroperasi pada 2027 di Natar, Lampung Selatan.

BATIQA Bangun Hotel Baru di Natar, Bidik Penumpang Bandara dan Wisatawan Modern

Juni 3, 2026

Kejatuhan IHSG ini dipengaruhi masalah teknis sentimen, bukan terkait fundamental perekonomian Indonesia.

Jatuhnya IHSG dipengaruhi oleh Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang menilai masih adanya persoalan serius pada transparansi dan penilaian free float saham-saham Indonesia dalam MSCI Global Standard Indexes, meski Bursa Efek Indonesia (BEI) telah melakukan perbaikan mino.

Kejatuhan IHSG Diprediksi Morgan Stanley Capital International (MSCI)

MSCI adalah perusahaan riset yang menyediakan indeks dan data pasar saham global yang sering dijadikan acuan bagi investor institusi maupun individu dalam membuat keputusan investasi.

MSCI Indonesia Index mencakup saham besar dan menengah di BEI sehingga mencerminkan mayoritas kapitalisasi pasar saham Indonesia yang bisa diinvestasikan.

Masuknya sebuah emiten ke dalam Indeks MSCI Indonesia bisa memicu kenaikan harga, karena ada aliran dana dari investor institusi yang menjadikan indeks tersebut sebagai acuan.

Pasar saham Indonesia tidak pernah lepas dari pengaruh geopolitik dan ekonomi global.

Setiap pergerakan modal asing, baik masuk maupun keluar, sering kali berawal dari acuan yang digunakan investor global dalam menentukan strategi investasinya.

Salah satu acuan berpengaruh adalah indeks dari Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Berbagai Indeks MSCI, khususnya MSCI Indonesia Index, menjadi salah satu acuan penting bagi investor global dalam menentukan alokasi portofolio.

Free Float Adalah Kebijakan Aturan Teknis Perdagangan Saham

Free float adalah porsi saham dari suatu emiten yang tersedia dan dapat diperdagangkan secara bebas di pasar terbuka, seperti bursa saham.

Pemilik saham dalam kategori ini biasanya bukanlah entitas tertentu yang bisa memengaruhi keputusan perusahaan.

Saham di Indonesia

Di Indonesia, regulasi terkait free float diatur secara khusus oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).

Adapun beberapa ketentuan tersebut, antara lain :

1.Perusahaan harus mempunyai minimum 50 juta saham free float atau setara dengan 7,5% dari jumlah saham yang tercatat.

2.Perusahaan wajib mempunyai minimum 300 pemegang saham (shareholder) dengan nomor SID (Single Investor Identification).

Apabila emiten tidak mampu memenuhi ketentuan ini dalam kurun waktu 24 bulan, maka akan dikenakan denda senilai Rp50.000.000 beserta sanksi administratif lainnya.

Bagi emiten yang memiliki ekuitas melebihi Rp200 miliar, maka free float minimum haruslah sebesar 10%.

Kebijakan tersebut dibuat dengan tujuan tertentu, yaitu :

Memastikan bahwa saham-saham yang diperjualbelikan di BEI tetap likuid, relevan, serta menarik bagi investor ritel maupun institusi.

Mendorong lebih banyak partisipasi dari investor ritel.

Meningkatkan transparansi dan likuiditas saham di pasar modal.

Reformasi Kebijakan Free Float

Dengan kejadian jatuhnya IHSG menjadikan pelajaran bagi otoritas pengelolah dan pengawasan bursa saham Indonesia untuk bisa menerapkan tata kelolah yang lebih baik lagi di bursa saham dengan mereformasi aturan kebijakan free float.

Tujuan perbaikan kebijakan free float, yaitu diarahkan untuk meningkatkan likuiditas pasar saham, mencegah risiko manipulasi harga, memperkuat transparansi dan kepercayaan investor, serta mendalami pasar modal.

Pertimbangan untuk pendalaman pasar modal dan penguatan ekonomi nasional: maksudnya agar Kebijakan free float harus dirancang secara bertahap, terukur, dan diferensiatif; ditujukan untuk memperkuat basis investor domestik; didukung insentif dan pengawasan yang efektif; serta tetap menjaga kepentingan strategis nasional dan stabilitas sistem keuangan.

Pejabat Regulator Otoritas Pengelolah dan Pengawasan Saham Ramai-Ramai Mundur

Akibat terjadi kejatuhan IHSG, ramai-ramai pejabat regulator mengumumkan pengunduran diri Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar , Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon  Inarno Djajadi, dan Deputi Komisioner Pengawas Emiten dan Transaksi Efek, B. Aditya Jayaantara, serta Direktur Eksekutif Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman.

Hal ini adalah bentuk langkah etis pertanggung jawaban moral sebagai pejabat regilator pemangku kebijakan yang merasa gagal dalam pengendalian dan pengawasan pasar bursa saham di Indonesia, mundurnya para pimpinan ini saja tidak cukup; harus perbaikan kebijakan, khususnya terkait free float, menjadi keharusan mendesak untuk memulihkan kepercayaan investor.

 

Tags: BEIbursa efek indonesiaekonomiIHSGOJKpasar modal
Previous Post

Pelindo Regional 2 Panjang Catat Pertumbuhan Positif Kinerja Operasional Sepanjang 2025

Next Post

BMKG: Hujan Lebat Berpotensi Guyur Lampung Sepanjang Minggu

Next Post
peringatan dini cuaca lampung

BMKG: Hujan Lebat Berpotensi Guyur Lampung Sepanjang Minggu

Kripze Food Indonesia

UMKM Lampung: Kripze Food Indonesia Bidik Pasar Nasional dari Metro

nelayan di Pantai Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandar Lampung.

Cuaca Tak Menentu, Pendapatan Nelayan Sukaraja Menyusut

MSCI Bikin Anjlok IHSG

Kebijakan Penilaian Negatif Morgan Stanley Capital Internasional (MSCI) Bikin Anjlok IHSG

TPPRB Lampung Bentuk Pokmaswas di KKPWK..

Libatkan Warga Pesisir, TPPRB Lampung Bentuk Pokmaswas di KKPWK

RECOMMENDED NEWS

Ilmu Pengetahuan Alam dan Ilmu Pengetahuan Sosial

Jurusan IPA vs Jurusan IPS: Mana yang Lebih Fleksibel di Dunia Kerja?

1 tahun ago
AZKO capai 250 toko

AZKO Capai 250 Toko, Rayakan dengan Promo Nasional hingga 25 Mei 2025

1 tahun ago
fakta unik laut

Fakta Unik Laut Ungkap Rahasia Bumi yang Belum Banyak Diketahui

6 bulan ago
Apa Itu Literasi Digital? Ini Pengertian dan Contoh Penerapannya

Apa Itu Literasi Digital? Ini Pengertian dan Contoh Penerapannya

1 tahun ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

antam Bali United Bandar Lampung berita berita cuaca berita lampung Bisnis BMKG bmkg Lampung cerpen Chopper Bike Cuaca cuaca Lampung digitalisasi ekonomi Ekonomi bisnis emas erson agustinus gen z harga emas Honda hujan di Lampung Indonesia Istana Negara kegiatan mahasiswa kesehatan Lampung Lampung Selatan Lifestyle mahasiswa Mahasiswa KKN Market Stories Mitra Bentala olahraga Opini otomotif pendidikan prakiraan cuaca Prakiraan cuaca Lampung Teknologi tips tips dan trik Tips Kesehatan ubs Universitas Lampung

POPULAR NEWS

  • Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    457 shares
    Share 183 Tweet 114
  • Mempercayai Weton Tulang Wangi dalam Perspektif Islam

    418 shares
    Share 167 Tweet 105
  • Enam Permainan Sederhana Tingkatan Motorik Anak

    417 shares
    Share 167 Tweet 104
  • Tiga Tips Manager untuk Memiliki Karyawan Profesional

    411 shares
    Share 164 Tweet 103
  • Tiga Aplikasi Gratisan untuk Edit Video di Ponsel Kamu

    410 shares
    Share 164 Tweet 103
Merapah.com

Follow us on social media:

Recent News

  • Dapur Tua di Ujung Ponorogo
  • Gagap Gempita Piala Dunia
  • Harga Emas Hari Ini 13 Juni 2026: Ini Daftarnya

Category

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Uncategorized
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2026 - Merapah.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini

© 2026 - Merapah.com