Sabtu, Oktober 24, 2026
No Result
View All Result
Merapah.com
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini
Merapah.com
Home Berita

KREDIT PERBANKAN TUMBUH 13,26 PERSEN, DPK HANYA TUMBUH 8,22 PERSEN, SEBABKAN LIKUIDITAS PERBANKAN MENYEMPIT

Putri S by Putri S
Oktober 24, 2026
in Berita, Ekonomi
KREDIT PERBANKAN TUMBUH 13,26 PERSEN, DPK HANYA TUMBUH 8,22 PERSEN, SEBABKAN LIKUIDITAS PERBANKAN MENYEMPIT
FacebookWhatsappTelegramTwitter

Oleh: Erson Agustinus (Pengamat Perbankan)

Situasi dan kondisi perbankan saat ini mengalami penyempitan likuiditas, adapun hal yang paling krusial sehingga seperti ini yaitu ekspansi kredit perbankan yang tinggi tidak diimbangi oleh tingkat pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK).

Related posts

Ahmad Muzani Apresiasi 300 Prestasi SMA YP Unila, Dorong Jadi Laboratorium Pendidikan Indonesia

Ahmad Muzani Apresiasi 300 Prestasi SMA YP Unila, Dorong Jadi Laboratorium Pendidikan Indonesia

Oktober 23, 2026
Rumah Zakat Gelar Volunteer Goes to School di SDIT Harapan Bangsa Natar, Edukasi Siswa Siaga Bencana

Rumah Zakat Gelar Volunteer Goes to School di SDIT Harapan Bangsa Natar, Edukasi Siswa Siaga Bencana

Oktober 22, 2026

Sebagai informasi bahwa penyaluran kredit perbankan tumbuh sebesar 13,26 persen Per Oktober 2026, adapun penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) hanya 8,22 persen. Artinya memang masih dibutuhkan upaya-upaya bagaimana supaya perbankan memiliki dana yang cukup untuk melanjutkan pertumbuhan kredit, khususnya ke sektor riil.

Dinamika Penyempitan Likuiditas

Kondisi di mana bank-bank mengalami penyempitan likuiditas di tengah laju ekspansi kredit yang tinggi merupakan dinamika klasik dalam siklus perbankan. Fenomena ini biasanya dipicu oleh beberapa faktor utama berikut:

1. Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) Tertinggal dari Penyaluran Kredit, dipicu oleh :

• Mismatch Arus Dana, Penyaluran kredit (aset produktif) terjadi jauh lebih cepat dibandingkan kemampuan bank dalam menghimpun dana baru dari masyarakat (DPK seperti tabungan, giro, dan deposito).

• Penurunan Loan to Deposit Ratio (LDR), Ketika kredit tumbuh agresif sementara DPK tumbuh lambat atau bahkan stagnan, rasio likuiditas bank (LDR atau Financing to Deposit Ratio / FDR) akan merangkak naik mendekati atau bahkan melampaui batas aman regulator.

2. Penurunan Likuiditas akibat Pembayaran (Disburse) dan Penarikan Dana :

• Pencairan Kredit Tunai, Setiap kali fasilitas kredit disetujui dan dicairkan, dana tersebut berpindah dari kas bank ke tangan debitur (atau dibayarkan kepada pihak ketiga untuk pembelian aset, bahan baku, atau proyek).

• Perlambatan Aliran Kembali (Repayment), Dana yang keluar melalui ekspansi kredit membutuhkan waktu untuk kembali ke sistem perbankan melalui cicilan pokok dan bunga. Selama masa tenggang tersebut, likuiditas riil di neraca bank mengalami drain (penyedotan).

3.Persaingan Suku Bunga Dana (Cost of Fund) yang Ketat :

• Perebutan Likuiditas, Untuk menjaga kecukupan kas di tengah ekspansi yang tinggi, bank-bank terpaksa bersaing ketat menawarkan suku bunga simpanan (deposito) yang lebih menarik guna memikat dana nasabah besar (wholesale funding).

• Biaya Dana Meningkat, Kompetisi suku bunga ini mendongkrak biaya dana (cost of fund), yang pada akhirnya menekan margin bunga bersih (NIM) jika bank tidak segera menyesuaikan suku bunga kreditnya.

4. Faktor Makroekonomi dan Pengetatan Kebijakan Moneter

• Kebijakan Suku Bunga Acuan, Jika bank sentral mempertahankan suku bunga acuan di level yang relatif tinggi untuk menjaga stabilitas nilai tukar dan mengendalikan inflasi, biaya likuiditas di pasar uang antarbank (PUAB) juga ikut terkerek naik.

• Instrumen Penarikan Likuiditas, Kebijakan makroprudensial atau instrumen operasi moneter bank sentral untuk menyeraplebihan likuiditas di pasar (seperti Sekuritas Rupiah Bank Indonesia / SRBI) turut memengaruhi ketersediaan dana jangka pendek yang dapat diakses oleh perbankan komersial.

Langkah-Langkah Strategis Bank Indonesia

Berdasarkan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 20–21 Oktober 2026, BI mengambil langkah-langkah strategis untuk memperkuat likuiditas perbankan dan mendorong penyaluran kredit, di tengah keputusan untuk mempertahankan BI Rate tetap di level 5,75%.

Hingga awal Oktober 2026, Bank Indonesia telah menyalurkan Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) dengan nominal mencapai Rp458,5 triliun.

Insentif ini terus dioptimalkan untuk memberikan ruang likuiditas yang memadai bagi perbankan agar semakin agresif dan efektif dalam menyalurkan pembiayaan/kredit ke sektor riil, terutama sektor-sektor prioritas yang mendongkrak penciptaan lapangan kerja.

Untuk memperkuat likuiditas secara struktural dan memperlonggar kapasitas pendanaan bank, BI memutuskan untuk menurunkan GWM perbankan mulai bulan November 2026 sebagai berikut :

• Bank Umum Konvensional: GWM rata-rata diturunkan secara bertahap dari 9% menjadi 7% (diberlakukan menjadi 8% mulai 1 November 2026, dan turun lagi menjadi 7% mulai 1 Desember 2026).

• Bank Umum Syariah & Unit Usaha Syariah (UUS): GWM rata-rata diturunkan dari 7,5% menjadi 5,5% (menjadi 6,5% per 1 November 2026, dan menjadi 5,5% per 1 Desember 2026).

Penyesuaian suku bunga Deposit Facility yang dinaikkan menjadi 5,00% juga dilakukan untuk mengarahkan instrumen pasar uang agar tetap atraktif bagi pengelolaan kas perbankan secara seimbang.

Catatan Praktis Dalam Ekosistem Perbankan

Ekspansi kredit adalah motor penggerak pertumbuhan bisnis, namun hal tersebut menuntut disiplin Asset and Liability Management (ALMA) yang sangat ketat. Tanpa keseimbangan antara kecepatan ekspansi dengan strategi fundraising yang kreatif-terutama menyasar basis dana murah (current account and savings account / CASA)-bank akan cepat menghadapi dinding likuiditas (liquidity wall).

Tags: dana pihak ketigaPerbankan
Previous Post

Ahmad Muzani Apresiasi 300 Prestasi SMA YP Unila, Dorong Jadi Laboratorium Pendidikan Indonesia

RECOMMENDED NEWS

Manager

10 Karakter Manager yang Bikin Karyawan Betah dan Semangat Kerja

1 tahun ago
Reformarch Arsitektur Unila dan Komunitas Arunika Tanam 500 Pohon Buah

Reformarch Arsitektur Unila dan Komunitas Arunika Tanam 500 Pohon Buah

1 tahun ago
Mahasiswa KKN Unila

Cara Membuat Program KKN yang Realistis dan Berdampak untuk Masyarakat

1 tahun ago
Championship Elang Muda SDIT Baitul Jannah, Dari 124 Piala Menuju Mimpi 500 Juara

Championship Elang Muda SDIT Baitul Jannah, Dari 124 Piala Menuju Mimpi 500 Juara

3 bulan ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Teknologi
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

antam Bandar Lampung berita berita cuaca berita lampung berita pendidikan Bisnis BMKG bmkg Lampung cerpen Cuaca cuaca Lampung digitalisasi ekonomi Ekonomi bisnis emas erson agustinus gen z harga emas Honda hujan di Lampung Indonesia inspirasi Istana Negara kegiatan mahasiswa kesehatan Lampung Lampung Selatan Lifestyle mahasiswa Mahasiswa KKN Mitra Bentala olahraga Opini otomotif Pelindo pendidikan prakiraan cuaca Prakiraan cuaca Lampung Teknologi tips tips dan trik Tips Kesehatan ubs Universitas Lampung

POPULAR NEWS

  • Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    469 shares
    Share 188 Tweet 117
  • Mempercayai Weton Tulang Wangi dalam Perspektif Islam

    428 shares
    Share 171 Tweet 107
  • Enam Permainan Sederhana Tingkatan Motorik Anak

    421 shares
    Share 168 Tweet 105
  • Tiga Aplikasi Gratisan untuk Edit Video di Ponsel Kamu

    417 shares
    Share 167 Tweet 104
  • Tiga Tips Manager untuk Memiliki Karyawan Profesional

    415 shares
    Share 166 Tweet 104
Merapah.com

Follow us on social media:

Recent News

  • KREDIT PERBANKAN TUMBUH 13,26 PERSEN, DPK HANYA TUMBUH 8,22 PERSEN, SEBABKAN LIKUIDITAS PERBANKAN MENYEMPIT
  • Ahmad Muzani Apresiasi 300 Prestasi SMA YP Unila, Dorong Jadi Laboratorium Pendidikan Indonesia
  • Rumah Zakat Gelar Volunteer Goes to School di SDIT Harapan Bangsa Natar, Edukasi Siswa Siaga Bencana

Category

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2026 - Merapah.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini

© 2026 - Merapah.com