NASA Soroti NGC 3137, Galaksi Spiral yang Disebut Mirip Milky Way

Astronom Temukan Kemiripan dengan Milky Way

Astronom menyebut galaksi NGC 3137 mirip Milky Way karena memiliki struktur spiral dan kelompok galaksi serupa. Teleskop Hubble menangkap detail galaksi tersebut dengan jelas.
Astronom menyebut galaksi NGC 3137 mirip Milky Way karena memiliki struktur spiral dan kelompok galaksi serupa. Teleskop Hubble menangkap detail galaksi tersebut dengan jelas.

Merapah.com – Astronom menyoroti galaksi spiral NGC 3137 setelah teleskop Hubble menangkap detailnya. Galaksi itu berada sekitar 53 juta tahun cahaya dari Bumi.

NGC 3137 terletak di rasi Antlia atau The Air Pump. Lokasinya berada jauh di luar gugus galaksi Bima Sakti.

Peneliti menyebut NGC 3137 mirip dengan Milky Way karena memiliki struktur kelompok galaksi serupa. Kedua sistem sama-sama memiliki dua galaksi spiral besar.

Di kelompok Milky Way, astronom mengenal galaksi Andromeda sebagai pasangan spiral utama. Sementara itu, kelompok NGC 3175 memiliki NGC 3137 dan NGC 3175.

Kemiripan itu membuat astronom semakin tertarik mempelajari struktur galaksi tersebut. Peneliti ingin memahami evolusi galaksi spiral secara lebih mendalam.

 

BACA JUGA: Netflix Hadirkan Clips, Fitur Video Pendek Mirip TikTok

 

Hubble Tangkap Detail Spiral Galaksi

Teleskop Hubble berhasil menangkap struktur spiral NGC 3137 dengan sangat jelas. Foto itu memperlihatkan lengan spiral yang membentang luas.

Astronom melihat gugusan bintang biru terang di beberapa bagian galaksi. Gugusan itu menandakan proses pembentukan bintang masih berlangsung aktif.

Hubble juga menangkap awan gas merah yang tersebar di area spiral galaksi. Awan tersebut menjadi tempat lahirnya bintang-bintang baru.

Peneliti menilai struktur spiral NGC 3137 terlihat cukup longgar. Galaksi itu juga tampak miring dari sudut pandang Bumi.

Sudut pengamatan tersebut membantu astronom mempelajari bentuk galaksi secara lebih rinci. Mereka dapat mengamati distribusi bintang dan gas dengan lebih jelas.

 

BACA JUGA: Jangan Remehkan Air Putih, Tubuh Bisa Kena Dampaknya

 

Peneliti Temukan Lubang Hitam Supermasif

Astronom menemukan lubang hitam supermasif di pusat NGC 3137. Massa objek itu diperkirakan mencapai 60 juta kali massa Matahari.

Peneliti mempelajari pengaruh lubang hitam terhadap perkembangan galaksi. Mereka ingin mengetahui
hubungan antara inti galaksi dan pembentukan bintang.

Lubang hitam supermasif sering muncul di pusat galaksi spiral besar. Fenomena itu juga terjadi di galaksi Milky Way.

Para ilmuwan menggunakan data Hubble untuk menganalisis aktivitas inti galaksi. Mereka terus memantau perubahan energi di sekitar pusat galaksi.

Penelitian tersebut membantu astronom memahami dinamika galaksi spiral. Mereka juga meneliti proses pertumbuhan galaksi dalam jangka panjang.

 

BACA JUGA: Manipulasi Nilai Rapor Mengancam Integritas Pendidikan

 

NASA dan ESA Rilis Foto Terbaru

NASA dan ESA merilis foto terbaru NGC 3137 pada akhir April 2026. Gambar itu langsung menarik perhatian pecinta astronomi dunia.

Banyak pengamat memuji detail warna dan struktur spiral dalam foto tersebut. Hubble berhasil memperlihatkan kombinasi cahaya bintang dan awan gas galaksi.

Peneliti juga menemukan ratusan kandidat galaksi kerdil di sekitar kelompok NGC 3175. Temuan itu membuka peluang penelitian baru bagi astronom.

Astronom kini terus mempelajari hubungan antar galaksi dalam kelompok tersebut. Mereka ingin memahami bagaimana galaksi saling memengaruhi selama miliaran tahun.

Penelitian terhadap NGC 3137 juga membantu ilmuwan memahami asal-usul Milky Way. Karena itu, galaksi tersebut terus menarik perhatian dunia astronomi.