Sabtu, Juni 20, 2026
No Result
View All Result
Merapah.com
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini
Merapah.com
Home Entertainment

Cerpen: Negeri Mandang dan Bintang yang Terlupakan

Putri S by Putri S
Maret 9, 2025
in Entertainment
Cerpen: Negeri Mandang dan Bintang yang Terlupakan

Fantastic horizontal background with a star disk over the city, made in the technique of painting

FacebookWhatsappTelegramTwitter

Di Negeri Mandang, standar hidup ditentukan oleh rupa. Wajah tampan dan tubuh sempurna adalah segalanya. Mereka yang memenuhi kriteria itu hidup di puncak kejayaan, disanjung dan dikelilingi banyak orang. Sementara itu, yang dianggap tidak menarik, seperti Bintang, harus menerima kenyataan pahit: dilupakan, diabaikan, dan dianggap tidak pernah ada. Negeri mandang.

Konflik Mulai Muncul

Bintang tumbuh menjadi pria yang baik hati, pekerja keras, dan penuh empati. Namun, semua usahanya tak berarti di mata orang-orang Negeri Mandang. Sejak kecil hingga dewasa, tidak ada satu pun perempuan yang mau mendekatinya. Ia selalu dianggap angin lalu, bahkan saat ia berusaha menunjukkan bahwa dirinya layak dicintai bukan karena rupa, tetapi karena hatinya.

Related posts

AFTERMYSKIN Buka Peluang Penghasilan dari Rumah, Ratusan Warga Lampung Antusias Ikuti Bootcamp Affiliate

AFTERMYSKIN Buka Peluang Penghasilan dari Rumah, Ratusan Warga Lampung Antusias Ikuti Bootcamp Affiliate

Juni 8, 2026
Aftermyskin Gelar Gathering dan Bootcamp Affiliate di Bandar Lampung, Hadirkan Atta Halilintar

Aftermyskin Gelar Gathering dan Bootcamp Affiliate di Bandar Lampung, Hadirkan Atta Halilintar

Juni 7, 2026

Hingga suatu hari di bangku kuliah, ia jatuh hati pada seorang perempuan bernama Aurora. Aurora adalah gadis yang selalu bersinar, berwajah sempurna seperti dewi, dan dikelilingi banyak pria tampan. Bintang tahu bahwa harapannya kecil, tapi entah mengapa, ia merasa harus mencoba.

Dengan keberanian yang ia kumpulkan bertahun-tahun, ia mendekati Aurora setelah kelas selesai.

“Aurora, bolehkah aku bicara sebentar?” tanyanya dengan suara yang sedikit bergetar.

Aurora menoleh, bola matanya sejenak bertemu dengan Bintang, lalu seketika itu pula ia mengerutkan kening.

“Kamu siapa?” tanyanya datar.

Bintang terdiam. Hatinya seperti tertusuk. Mereka satu kelas selama dua tahun, tapi Aurora bahkan tidak tahu namanya.

“Aku… Bintang. Kita sudah satu kelas sejak semester pertama.”

Aurora menatapnya sejenak, lalu tertawa kecil. “Oh, maaf. Aku tidak terlalu memperhatikan orang yang… ya, begitulah.”

Bintang tahu maksudnya. Ia tahu, dan itu menyakitkan.

“Aku hanya ingin mengenalmu lebih baik,” kata Bintang, tetap berusaha tersenyum meskipun hatinya terasa seperti dihancurkan berkali-kali.

Aurora tersenyum tipis, tetapi bukan senyum ramah—lebih seperti senyum kasihan. “Bintang, kamu baik, aku yakin. Tapi kamu tahu kan bagaimana dunia ini bekerja? Aku tidak bisa. Maaf.”

Setelah berkata demikian, Aurora melangkah pergi, meninggalkan Bintang dengan perasaan yang campur aduk antara sakit hati, kecewa, dan amarah yang terpendam.

Puncak Masalah di Negeri Mandang

Malam itu, Bintang duduk di ranjangnya, menatap langit malam melalui jendela kamar. Bulan bersinar terang, seolah ingin menghiburnya, tapi ia tetap merasa kosong.

“Apa aku memang tidak layak untuk dicintai?” gumamnya lirih.

BACA JUGA: Cerpen: Dinginnya Lantai dan Penghargaan yang Terlupakan

Kata-kata Aurora terus terngiang di kepalanya. Ia bukan sekadar ditolak, tetapi diremehkan. Seakan-akan keberadaannya tidak penting. Seakan-akan takdir telah mengutuknya untuk selamanya menjadi bayangan di dunia ini.

Air matanya mengalir. Ia tidak pernah menangis sebelumnya, tetapi kali ini, ia tidak bisa menahannya lagi.

Ia menggenggam erat selimutnya, menahan isakan yang mulai pecah di dadanya.

“Mengapa dunia ini begitu kejam?”

Di Negeri Mandang, seseorang seperti dirinya tidak akan pernah dihargai. Tidak peduli seberapa keras ia berjuang, seberapa tulus hatinya, atau seberapa besar ia mencintai seseorang—semua itu tidak ada artinya jika wajahnya tidak sesuai dengan standar mereka.

Dan malam itu, di bawah cahaya bulan yang dingin, untuk pertama kalinya dalam hidupnya, Bintang merasa benar-benar sendirian.

Tags: cerpen
Previous Post

Singkirkan Karyawan Toxic Bikin Performa Perusahaan Ciamik

Next Post

Ekonomi Syariah Berpeluang Makin Berkembang di Lampung, Wagub Jihan: Potensinya Sangat Besar!

Next Post
ekonomi syariah

Ekonomi Syariah Berpeluang Makin Berkembang di Lampung, Wagub Jihan: Potensinya Sangat Besar!

Mahasiswa KKN Sukasari Gagas Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci, Warga: Ini Sangat Bermanfaat!

Mahasiswa KKN Sukasari Gagas Pelatihan Pembuatan Sabun Cuci, Warga: Ini Sangat Bermanfaat!

Waspada Cuaca Lampung Hujan Lebat dan Petir Tiga Hari Kedepan 

Waspada Cuaca Lampung Hujan Lebat dan Petir Tiga Hari Kedepan 

Bupati Way Kanan Ali Rahman Meninggal Dunia di RSUD Abdul Moeloek

Bupati Way Kanan Ali Rahman Meninggal Dunia di RSUD Abdul Moeloek

Gempa Magnitudo 3,8 Guncang Pesisir Barat Lampung

Gempa Magnitudo 3,8 Guncang Pesisir Barat Lampung

RECOMMENDED NEWS

pelaku perampasan motor ditangkap

Pelaku Perampasan Motor Ditangkap: Polisi Ringkus Otak Kejahatan di Tulang Bawang

1 tahun ago
Indonesia Tampil Dominan, Hajar St. Kitts & Nevis 4-0

Indonesia Libas St. Kitts & Nevis 4-0 di FIFA Series 2026

3 bulan ago
Jejak Pengabdian dalam Perjalanan KKN Januari 2026

Jejak Pengabdian dalam Perjalanan KKN Januari 2026

4 bulan ago
Hima PKO FIKK UNY Tancap Gas, Gelar Workshop Tata Kelola Usai Dilantik

Hima PKO FIKK UNY Tancap Gas, Gelar Workshop Tata Kelola Usai Dilantik

4 bulan ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

2018 League antam Bali United Bandar Lampung berita berita cuaca berita lampung Bisnis BMKG bmkg Lampung Budget Travel cerpen Cuaca cuaca Lampung digitalisasi ekonomi Ekonomi bisnis emas erson agustinus gen z harga emas Honda hujan di Lampung Indonesia Istana Negara kegiatan mahasiswa kesehatan Lampung Lampung Selatan Lifestyle mahasiswa Mahasiswa KKN Mitra Bentala olahraga Opini otomotif pendidikan prakiraan cuaca Prakiraan cuaca Lampung Teknologi tips tips dan trik Tips Kesehatan ubs Universitas Lampung

POPULAR NEWS

  • Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    458 shares
    Share 183 Tweet 115
  • Mempercayai Weton Tulang Wangi dalam Perspektif Islam

    418 shares
    Share 167 Tweet 105
  • Enam Permainan Sederhana Tingkatan Motorik Anak

    417 shares
    Share 167 Tweet 104
  • Tiga Tips Manager untuk Memiliki Karyawan Profesional

    411 shares
    Share 164 Tweet 103
  • Tiga Aplikasi Gratisan untuk Edit Video di Ponsel Kamu

    410 shares
    Share 164 Tweet 103
Merapah.com

Follow us on social media:

Recent News

  • Pergeseran Konsumen BBM
  • Harga Emas Hari Ini Masih Tinggi, Antam Bertahan di Atas Rp2,8 Juta per Gram
  • Cuaca Lampung Hari Ini: Siang Berpotensi Diguyur Hujan, Warga Diminta Waspada

Category

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Uncategorized
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2026 - Merapah.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini

© 2026 - Merapah.com