MERAPAH.COM, BANDAR LAMPUNG – Universitas Malahayati mengukuhkan 1.132 wisudawan dan wisudawati dalam Wisuda ke-41, Sabtu (7/11/2026). Momentum ini menjadi penanda keberhasilan para lulusan sekaligus refleksi atas perkembangan institusi dalam meningkatkan mutu pendidikan, prestasi akademik, dan kontribusi kepada masyarakat.
Rektor Universitas Malahayati, Dr. H. Muhammad Kadafi, S.H., M.H., mengatakan Universitas Malahayati terus menunjukkan pertumbuhan dan perkembangan melalui berbagai capaian akademik maupun nonakademik. Prestasi yang diraih merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh sivitas akademika dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta menghasilkan lulusan yang unggul dan berdaya saing.
Menurutnya, prestasi bukan sekadar deretan penghargaan atau angka dalam laporan institusi, melainkan cerminan kualitas pembinaan, dedikasi dosen dan tenaga kependidikan, serta komitmen perguruan tinggi dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Sepanjang 2026, Universitas Malahayati mencatatkan sejumlah prestasi membanggakan di tingkat nasional. Pada Uji Kompetensi Nasional Periode I Gelombang II Tahun 2026, lulusan Program Studi Profesi Bidan, Aminnurrohmah Arrozi, berhasil meraih peringkat keenam terbaik nasional dengan nilai 83,89. Pada wisuda kali ini, ia juga menjadi salah satu lulusan berpredikat cumlaude dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 4,00.
Prestasi lainnya diraih Salwa Anastasya dari Program Studi Profesi Ners yang memperoleh peringkat kesembilan terbaik nasional dalam Uji Kompetensi Nasional Profesi Ners Tahun 2026 dengan nilai 89,44.

Program Studi Profesi Ners Fakultas Ilmu Kesehatan juga meraih peringkat pertama Regional IV untuk kategori peserta 25–29, dengan tingkat kelulusan mencapai 96,23 persen pada Uji Kompetensi Ners Indonesia Periode III Tahun 2026. Program studi tersebut turut menempati peringkat ketujuh nasional dalam kategori institusi dengan nilai uji kompetensi terbaik.
Di bidang pendidikan profesi dokter, dr. Muhamad Iqbal Ramadan, M.M.R.S., meraih nilai 91,33 pada Ujian CBT UKNPDPD Periode Agustus 2026. Program Studi Profesi Dokter juga mencatatkan tingkat kelulusan first taker CBT sebesar 74 persen dan OSCE mencapai 98,07 persen.
Sementara di bidang nonakademik, Universitas Malahayati berhasil meraih Juara Umum Pekan Seni Mahasiswa Daerah (PEKSIMIDA) Provinsi Lampung 2026. Kampus ini juga menjadi salah satu perguruan tinggi dengan jumlah delegasi terbanyak yang mewakili Lampung pada Pekan Seni Mahasiswa Nasional (PEKSIMINAS) XVII Tahun 2026 di Universitas Jember, Jawa Timur.
Pada ajang nasional tersebut, mahasiswa Program Studi S1 Keperawatan, Nabila Khoiruninnisa, berhasil meraih Juara II kategori menyanyi dangdut putri.
Di bidang pengabdian kepada masyarakat, Universitas Malahayati meraih peringkat pertama di lingkungan LLDIKTI Wilayah II sebagai perguruan tinggi universitas berdasarkan jumlah judul yang memperoleh pendanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat. Berdasarkan nominal pendanaan, kampus ini menempati peringkat kedua.
Kembangkan Program Magister Kebidanan dan Perluas Jejaring Internasional
Komitmen peningkatan mutu pendidikan juga diwujudkan melalui pengembangan kelembagaan. Pada 2026, Universitas Malahayati memperoleh izin pembukaan Program Studi Kebidanan Program Magister berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 1137/B/O/2026.
Pembukaan program tersebut menjadi langkah strategis untuk memperluas akses pendidikan lanjutan, memperkuat pengembangan ilmu kebidanan, serta menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi akademik dan profesional pada jenjang lebih tinggi.
Selain pengembangan program studi, Universitas Malahayati terus memperluas wawasan internasional mahasiswa melalui program pertukaran mahasiswa dan penyelenggaraan seminar internasional dengan menghadirkan akademisi, peneliti, praktisi, serta narasumber dari berbagai negara.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia juga dilakukan dengan mendorong dosen melanjutkan pendidikan dan meningkatkan kompetensi di berbagai perguruan tinggi terbaik, baik di dalam maupun luar negeri.
“Kita ingin Universitas Malahayati menjadi kampus yang berakar kuat di Lampung, memiliki jejaring di seluruh Indonesia, serta berwawasan dan berdaya saing internasional,” kata Kadafi.
Universitas Malahayati juga terus memperkuat tanggung jawab sosial melalui pembinaan anak-anak yatim, khususnya dalam membantu mempersiapkan pendidikan dan masa depan mereka. Menurut Kadafi, keterbatasan ekonomi maupun kondisi keluarga tidak boleh menghilangkan kesempatan anak-anak untuk memperoleh pendidikan dan meraih cita-cita.
Ia menegaskan keberhasilan perguruan tinggi tidak hanya diukur dari prestasi akademik, tetapi juga dari seberapa besar ilmu pengetahuan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Wisuda Diikuti 1.132 Lulusan, Total Alumni 20.176 Orang
Sementara itu, Wakil Rektor I Universitas Malahayati, Prof. Dr. Dessy Hermawan, S.Kep., Ns., M.Kes., menyampaikan jumlah lulusan pada periode Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 mencapai 1.140 orang. Namun, delapan lulusan Program Studi Profesi Dokter tidak dapat mengikuti prosesi wisuda sehingga jumlah peserta yang hadir sebanyak 1.132 orang.
“Total wisudawan dan wisudawati pada hari ini adalah 1.132 peserta, terdiri dari 261 wisudawan dan 871 wisudawati. Hingga saat ini Universitas Malahayati telah meluluskan sebanyak 20.176 alumni yang sudah tersebar dan terserap di instansi pemerintah maupun swasta, baik di dalam ataupun di luar negeri,” jelasnya.
Para lulusan berasal dari lima fakultas. Fakultas Kedokteran meluluskan 138 orang dari Program Sarjana Kedokteran.
Fakultas Ilmu Kesehatan meluluskan 645 orang, terdiri dari Magister Kesehatan Masyarakat 108 orang, Profesi Bidan 121 orang, Sarjana Kebidanan 104 orang, Sarjana Kesehatan Masyarakat 46 orang, Sarjana Psikologi 52 orang, Sarjana Farmasi 154 orang, Sarjana Keperawatan 45 orang, DIII Kebidanan tujuh orang, serta DIII Analisis Farmasi dan Makanan delapan orang.
Fakultas Teknik meluluskan 78 orang, meliputi Sarjana Teknik Sipil 27 orang, Teknik Lingkungan 19 orang, Teknik Industri 14 orang, dan Teknik Mesin 18 orang.
Selanjutnya, Fakultas Ekonomi dan Manajemen meluluskan 186 orang, terdiri dari Magister Akuntansi delapan orang, Sarjana Akuntansi 38 orang, dan Sarjana Manajemen 140 orang. Sementara Fakultas Hukum meluluskan 85 orang dari Program Sarjana Ilmu Hukum.
Rektor Berpesan Alumni Harus Memberikan Manfaat
Menutup sambutannya, Kadafi berpesan agar para wisudawan tidak menjadikan gelar akademik sebagai garis akhir perjalanan. Sebaliknya, kelulusan merupakan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan memberikan kontribusi kepada masyarakat.
Ia mengingatkan bahwa dunia kerja dan kehidupan bermasyarakat tidak hanya menilai seseorang berdasarkan gelar atau IPK, tetapi juga kompetensi, integritas, karakter, dan manfaat yang diberikan.
“Gelar bukanlah garis akhir. Justru hari ini merupakan garis awal untuk memasuki perjalanan dan tanggung jawab yang lebih besar. Masyarakat akan melihat apa yang dapat kalian kerjakan, apa manfaat yang dapat kalian berikan, bagaimana kalian menjaga integritas, serta sejauh mana ilmu yang diperoleh mampu menjadi solusi bagi lingkungan,” pesannya.
Ia berharap para lulusan mampu menjadi pribadi yang unggul dalam kompetensi, kuat dalam karakter, jujur dalam tindakan, rendah hati dalam keberhasilan, serta tangguh menghadapi perubahan.
Melalui Wisuda ke-41, Universitas Malahayati menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat reputasi institusi, mengembangkan jejaring nasional dan internasional, serta menghasilkan lulusan yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.







