BANDAR LAMPUNG, Merapah.com — Sebanyak 500 pengurus dan anggota Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) dari 33 provinsi dijadwalkan menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I APTISI di Hotel Grand Mercure, Bandar Lampung, Minggu (23/8/2026).
Rakernas I APTISI ini menjadi momentum bagi perguruan tinggi swasta (PTS) untuk memperkuat sinergi sekaligus membahas berbagai tantangan pendidikan tinggi di tingkat nasional.
Ketua Organizing Committee (OC) Rakernas I APTISI sekaligus Ketua APTISI Lampung, Dr. Ir. Firmansyah Y.A. Alfian, MBA., M.Sc., mengatakan seluruh persiapan telah dilakukan untuk memastikan pelaksanaan Rakernas berjalan lancar.
“Kami ingin memastikan Rakernas berjalan lancar dan memberi manfaat besar bagi dunia pendidikan tinggi,” ujar Firmansyah saat gladi bersih di lantai 6 Hotel Grand Mercure, Bandar Lampung.
Diawali Pelantikan APTISI Lampung
Rangkaian Rakernas I APTISI akan diawali dengan pelantikan Pengurus APTISI Lampung periode 2026–2030.
Menurut Firmansyah, pelantikan tersebut bukan sekadar agenda seremonial, tetapi menjadi tonggak bagi kepengurusan baru dalam memperkuat peran APTISI Lampung serta mendukung agenda organisasi di tingkat nasional.
“Kami ingin Lampung menjadi contoh kontribusi nyata bagi pendidikan tinggi swasta Indonesia,” katanya.
Selain agenda Rakernas, para peserta juga akan mengikuti Gala Dinner yang digelar Sabtu malam (22/8/2026) di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung.
Gala Dinner menjadi kesempatan bagi pengurus dan anggota APTISI dari berbagai daerah untuk bersilaturahmi sebelum mengikuti agenda utama Rakernas.
“Gala Dinner adalah momen kebersamaan, sekaligus bentuk penghargaan kepada seluruh peserta yang hadir dari Sabang sampai Merauke,” ujar Firmansyah.
Bahas Tantangan Perguruan Tinggi Swasta
Rakernas I APTISI akan membahas sejumlah isu strategis yang berkaitan dengan masa depan perguruan tinggi swasta. Di antaranya transformasi digital, peningkatan daya saing perguruan tinggi, serta tantangan globalisasi.
Forum tersebut diharapkan tidak berhenti pada pembahasan, tetapi menghasilkan rekomendasi konkret yang dapat memperkuat peran APTISI dalam mendukung kebijakan pendidikan tinggi nasional.
“APTISI harus menjadi motor penggerak agar perguruan tinggi swasta mampu bersaing di tingkat internasional,” tegas Firmansyah.
Dengan kehadiran sekitar 500 peserta dari 33 provinsi, Rakernas I APTISI di Lampung diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat jejaring antarperguruan tinggi swasta sekaligus melahirkan gagasan baru bagi pengembangan pendidikan tinggi Indonesia.
Gladi bersih Rakernas turut dihadiri Prof. Dr. Drs. Po. Abas Sunarya, M.Si., Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Hubungan Internal APTISI; Prof. Dr. Nasrullah Yusuf, SE., MBA., Rektor Universitas Teknokrat Indonesia (UTI); serta Muprihan Thaib, S.Sos., M.M., Sekretaris OC Rakernas.
Kehadiran jajaran pengurus APTISI tersebut bersama panitia semakin menegaskan kesiapan Lampung sebagai tuan rumah pelaksanaan Rakernas I APTISI.







