Strategi Bisnis Red Ocean vs Blue Ocean: Bertarung atau Ciptakan Pasar Sendiri?

Strategi bisnis-

Merapah.com – Red ocean vs blue ocean menjadi dua pendekatan bisnis yang kontras namun saling melengkapi. Dalam strategi red ocean, pelaku usaha berebut pasar yang sudah ramai dan penuh tekanan. Mereka bersaing lewat harga, kecepatan layanan, dan promosi besar-besaran setiap waktu.

Sayangnya, persaingan ini tidak menciptakan pasar baru, hanya memindahkan konsumen ke tempat lain. Red ocean membuat margin keuntungan menipis dan biaya operasional semakin tinggi setiap hari. Pelaku usaha juga terjebak dalam siklus diskon dan promosi tanpa ujung yang melelahkan.

BACA JUGA: 7 Tanda Kamu Sudah Matang Memimpin Meski Tanpa Jabatan

Contoh red ocean terlihat di warung kopi dengan konsep sama dalam satu jalan sempit. Memiringkan harga, lokasi yang strategis, dan layanan cepat menjadi kunci. Jasa desain logo murah juga termasuk red ocean karena hanya adu tarif tanpa inovasi desain.

Blue Ocean: Ciptakan Ruang Baru Tanpa Kompetitor

Sebaliknya, strategi blue ocean justru menciptakan ruang pasar baru yang belum tersentuh pesaing. Solusi unik yang menjadi pembeda dari usaha lainnya. Dengan begitu, konsumen tidak punya pembanding dan kamu menguasai kategori yang baru lahir.

Strategi ini tekankan inovasi, nilai tambah, dan diferensiasi yang sulit ditiru pesaing. Cirque du Soleil sukses meninggalkan sirkus tradisional dengan memadukan teater dan pertunjukan modern. Airbnb juga membuka pasar baru dengan cara menyewa tempat tinggal yang lebih fleksibel.

Kuhaku Endorse: Potensi Blue Ocean untuk UMKM Kreatif

Contoh blue ocean bisa muncul dari pelaku kreatif seperti Kuhaku Endorse untuk segmen UMKM. Mereka fokus membantu UMKM dengan strategi endorse yang kuat secara branding dan visual. Kuhaku menciptakan nilai unik yang sulit ditiru melalui desain premium dan harga terjangkau.

Jika konsisten, Kuhaku bisa menciptakan kategori baru dalam layanan promosi berbasis konten kreatif. Mereka tidak bersaing dengan endorse biasa, mereka membuka pasar dengan pendekatan segar.

BACA JUGA: Kenapa Semua Orang Mau Jadi Influencer?

Waktunya Memilih: Bertarung atau Berinovasi?

Red ocean vs blue ocean bukan sekadar teori, tapi strategi penting dalam dunia bisnis sekarang. Kamu bisa bertahan di pasar lama yang ramai, atau memilih jalur baru yang lebih menjanjikan. Strategi blue ocean memberi peluang tumbuh lebih stabil, sehat, dan tahan guncangan pasar.

Namun, menciptakan blue ocean membutuhkan kreativitas, keberanian, dan pemahaman terhadap kebutuhan konsumen. Jika kamu mampu menciptakan solusi berbeda, kamu tak lagi bersaing, kamu jadi pemimpin pasar.