Sabtu, Oktober 10, 2026
No Result
View All Result
Merapah.com
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini
Merapah.com
Home Kesehatan

Vaksin Ebola Jadi Senjata Utama Lawan Wabah Mematikan

Putri S by Putri S
Mei 26, 2026
in Kesehatan
Vaksin Ebola membantu menekan penyebaran wabah mematikan di Afrika. WHO menyebut vaksin efektif melindungi kelompok berisiko tinggi dari Ebola Zaire.

Vaksin Ebola membantu menekan penyebaran wabah mematikan di Afrika. WHO menyebut vaksin efektif melindungi kelompok berisiko tinggi dari Ebola Zaire.

FacebookWhatsappTelegramTwitter

Merapah.com – Ebola merupakan penyakit mematikan akibat infeksi virus Ebola. Penyakit ini menyebar melalui kontak cairan tubuh penderita yang terinfeksi.

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mencatat tingkat kematian Ebola sangat tinggi. Dalam beberapa wabah, angka kematian mencapai lebih dari 50 persen.

Related posts

Apik Mandiri Gandeng RS Belleza dan Kita Bisa.com Layani Kesehatan 50 Lansia

Apik Mandiri Gandeng RS Belleza dan Kita Bisa.com Layani Kesehatan 50 Lansia

September 19, 2026
Yang Tak Terlihat dari Hujan Abu Anak Krakatau

Yang Tak Terlihat dari Hujan Abu Anak Krakatau

September 10, 2026

Virus Ebola pertama kali ditemukan di Afrika pada 1976. Sejak saat itu, sejumlah negara Afrika berulang kali menghadapi wabah besar.

Wabah terbesar terjadi di Afrika Barat pada 2014 hingga 2016. Ribuan orang meninggal akibat penyebaran virus yang sangat cepat.

Kondisi tersebut mendorong ilmuwan mempercepat pengembangan vaksin Ebola. Penelitian dilakukan untuk menekan angka kematian saat wabah terjadi.

WHO kini menjadikan vaksin sebagai bagian utama pengendalian Ebola. Langkah tersebut dipadukan dengan isolasi pasien dan pelacakan kontak.

 

BACA JUGA: Hantavirus dari Tikus: Cara Menular, Gejala, dan Pencegahannya

 

Ervebo Jadi Vaksin Ebola Utama Dunia

Vaksin Ebola pertama yang mendapat persetujuan resmi bernama Ervebo. Perusahaan farmasi Merck mengembangkan vaksin tersebut untuk melawan Ebola Zaire.

Badan Pengawas Obat Amerika Serikat atau FDA menyetujui vaksin itu pada 2019. WHO juga memakai vaksin tersebut dalam berbagai wabah Ebola.

Ervebo menggunakan satu dosis suntikan untuk membentuk kekebalan tubuh. Vaksin itu diberikan kepada kelompok dengan risiko tinggi terpapar Ebola.

Petugas kesehatan menjadi kelompok prioritas penerima vaksin Ebola. Tim laboratorium dan petugas pemulasaraan jenazah juga masuk kelompok prioritas.

Ilmuwan menggunakan teknologi rekombinan dalam vaksin tersebut. Teknologi itu memakai virus lain yang dimodifikasi membawa protein Ebola.

Vaksin tidak mengandung virus Ebola utuh yang aktif. Karena itu, vaksin tidak menyebabkan penyakit Ebola pada penerimanya.

Penelitian di Guinea menunjukkan hasil vaksin sangat efektif. Peneliti tidak menemukan kasus Ebola baru setelah vaksinasi dilakukan.

WHO menyebut vaksin membantu menekan penyebaran wabah besar di Afrika. Republik Demokratik Kongo menjadi salah satu negara pengguna vaksin terbesar.

 

BACA JUGA: Virus Nipah: Mengapa Dunia Waspada?

 

Vaksin Belum Lindungi Semua Jenis Ebola

Virus Ebola memiliki beberapa jenis berbeda di dunia. Jenis tersebut meliputi Ebola Zaire, Sudan, dan Bundibugyo.

Vaksin yang tersedia saat ini hanya efektif melawan Ebola Zaire. Penelitian vaksin untuk Sudan Ebola masih terus berlangsung.

Selain Ervebo, ilmuwan juga mengembangkan vaksin Zabdeno dan Mvabea. Perusahaan Johnson and Johnson memproduksi kedua vaksin tersebut.

Vaksin Zabdeno dan Mvabea memakai dua dosis suntikan berbeda. Namun, Uni Eropa menarik izin pemasarannya pada 2026.

Penarikan izin tersebut dilakukan karena alasan komersial perusahaan. Otoritas kesehatan menyebut keputusan itu bukan akibat masalah keamanan vaksin.

WHO menegaskan vaksin Ebola tetap aman digunakan dalam pengendalian wabah. Efek samping serius pada penerima vaksin sangat jarang terjadi.

Sebagian penerima vaksin hanya mengalami demam dan nyeri otot ringan. Keluhan tersebut biasanya hilang dalam waktu singkat.

 

BACA JUGA: Virus Oropouche: Bagaimana Menjaga Diri dari Infeksi?

 

Indonesia Tetap Waspadai Ancaman Ebola

Indonesia belum memasukkan vaksin Ebola ke program imunisasi nasional. Risiko penyebaran Ebola di Indonesia masih tergolong rendah.

Meski begitu, pemerintah tetap memperketat pengawasan pintu masuk internasional. Pemerintah juga memantau perkembangan wabah Ebola dunia secara berkala.

WHO mengingatkan dunia tetap waspada terhadap ancaman Ebola baru. Mobilitas manusia antarnegara meningkatkan risiko penyebaran penyakit menular.

Para ilmuwan kini terus mengembangkan vaksin Ebola generasi baru. Penelitian dilakukan agar perlindungan vaksin semakin luas dan efektif.

Vaksin Ebola kini menjadi simbol kemajuan dunia kesehatan global. Pengembangan vaksin tersebut membantu menyelamatkan ribuan nyawa saat wabah besar terjadi.

Tags: beritaberita kesehatanebolakesehatanvaksin ebola
Previous Post

Universitas Malahayati Dorong Dosen Lindungi Inovasi Lewat Coaching Clinic HKI

Next Post

Hangatnya Malam Takbiran di Gudang Lelang Ujung Bom, Anak-Anak Semarakkan Halaman Masjid Nurul Huda

Next Post
Suasana malam takbiran di Kampung Nelayan Gudang Lelang dipenuhi gema takbir dan keceriaan anak-anak yang memukul bedug di halaman masjid.

Hangatnya Malam Takbiran di Gudang Lelang Ujung Bom, Anak-Anak Semarakkan Halaman Masjid Nurul Huda

Ratusan jamaah memadati pelataran Masjid Ulul Albaab, Natar, Lampung Selatan, saat melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah dengan suasana khidmat dan penuh kekhusyukan.

Kepala Kanwil Kemenag Lampung: Iduladha Momentum Perkuat Ketakwaan dan Kepedulian

MARAKNYA PEMBANGUNAN RUMAH SUBSIDI DI WILAYAH PERBATASAN KOTA BANDAR LAMPUNG AKIBAT MAHALNYA HARGA TANAH

MARAKNYA PEMBANGUNAN RUMAH SUBSIDI DI WILAYAH PERBATASAN KOTA BANDAR LAMPUNG AKIBAT MAHALNYA HARGA TANAH

Prakiraan cuaca Lampung menunjukkan potensi hujan di banyak wilayah, terutama siang hingga malam hari.

Prakiraan Cuaca Lampung, 28 Mei 2026: Hujan Berpotensi Terjadi di Sejumlah Wilayah

Iduladha 1447 H, Pelindo Regional 2 Panjang Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Penyaluran Hewan Kurban

Iduladha 1447 H, Pelindo Regional 2 Panjang Perkuat Kepedulian Sosial Lewat Penyaluran Hewan Kurban

RECOMMENDED NEWS

Jalan sehat muhammadiyah

Semarak Milad Muhammadiyah di Ambarawa: Jalan Sehat Hingga Periksa Kesehatan Gratis

2 tahun ago
hidden gem air terjun

Mahasiswa KKN Unila Promosikan Wisata Hidden Gem Curug Tilu Mekar Jaya

2 tahun ago
Tips mudik aman bersama anak anak

Tips Mudik Aman Bersama Anak agar Perjalanan Tetap Nyaman

7 bulan ago
BTN KCS Bandar Lampung

Deretan Prestasi BTN KCS Bandar Lampung Sepanjang 2025

9 bulan ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Teknologi
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

antam Bandar Lampung berita berita cuaca berita lampung berita pendidikan Bisnis BMKG bmkg Lampung cerpen Cuaca cuaca Lampung digitalisasi ekonomi Ekonomi bisnis emas erson agustinus gen z harga emas Honda hujan di Lampung Indonesia inspirasi Istana Negara kegiatan mahasiswa kesehatan Lampung Lampung Selatan Lifestyle mahasiswa Mahasiswa KKN Mitra Bentala olahraga Opini otomotif Pelindo pendidikan prakiraan cuaca Prakiraan cuaca Lampung Teknologi tips tips dan trik Tips Kesehatan ubs Universitas Lampung

POPULAR NEWS

  • Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    469 shares
    Share 188 Tweet 117
  • Mempercayai Weton Tulang Wangi dalam Perspektif Islam

    427 shares
    Share 171 Tweet 107
  • Enam Permainan Sederhana Tingkatan Motorik Anak

    421 shares
    Share 168 Tweet 105
  • Tiga Aplikasi Gratisan untuk Edit Video di Ponsel Kamu

    417 shares
    Share 167 Tweet 104
  • Tiga Tips Manager untuk Memiliki Karyawan Profesional

    415 shares
    Share 166 Tweet 104
Merapah.com

Follow us on social media:

Recent News

  • SINERGITAS PENGEMBANG DAN BANK PENYALUR FLPP MENGEJAR TARGET KPR SUBSIDI YANG MASIH MENCAPAI 50,62 PERSEN
  • Rayhan Nuraditha Dorong UMKM Bangun Sistem Bisnis yang Efektif
  • Enam Pebalap Astra Honda Siap Beradu Cepat di IM4AC Mandalika

Category

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2026 - Merapah.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini

© 2026 - Merapah.com