Berita  

Afirmasi Positif: 10 Kutipan Penulis Dunia yang Menguatkan di Hari Senin

afirmasi positif

Merapah.comAfirmasi positif mampu mengubah cara pandang terhadap hari Senin yang sering terasa penuh tekanan. Banyak orang memulai pekan dengan pikiran yang bercabang antara pekerjaan, target, dan tuntutan hidup. Namun, para penulis dunia justru mengingatkan bahwa kekuatan sederhana ini layak diandalkan untuk membuka minggu dengan energi baru.

Kata-kata positif bukan sekadar kalimat manis tanpa makna. Berbagai riset menunjukkan bahwa kalimat yang membangun dapat memengaruhi cara kerja otak, meredakan stres, dan memperkuat daya tahan mental.

Berikut 10 kutipan inspiratif dari buku-buku terkenal yang bisa kamu jadikan penguat semangat di awal pekan.

1. Terima Diri Sepenuhnya – Brené Brown

Brené Brown dalam bukunya The Gifts of Imperfection menyampaikan,
Owning our story and loving ourselves through that process is the bravest thing that we’ll ever do.”

Brown merupakan peneliti sekaligus profesor yang dikenal luas atas risetnya tentang kerentanan dan keberanian. Ia menekankan bahwa keberanian terbesar bukanlah tampil sempurna, tetapi jujur pada siapa diri kita sebenarnya.

BACA JUGA: Manfaat Sinar Matahari untuk Tubuh dan Pikiran: Simak Pembagian Waktunya

2. Berhenti Menyalahkan Diri – Louise L. Hay

Dalam buku legendaris You Can Heal Your Life, Louise L. Hay menulis,
You’ve been criticizing yourself for years and it hasn’t worked. Try approving of yourself and see what happens.”

Kalimat ini menjadi pondasi penting dalam praktik afirmasi positif. Hay percaya bahwa cinta terhadap diri sendiri adalah awal dari kesembuhan emosional yang mendalam.

3. Kamu Bertumbuh, Meski Tak Terlihat – Morgan Harper Nichols

Nichols, penyair dan penulis visual dari All Along You Were Blooming, menyampaikan,
Even when the waiting and the hoping seem too much, do not forget that you are still growing in invisible ways.”

Ia mengingatkan bahwa pertumbuhan tidak selalu tampak di permukaan. Namun, proses batin yang diam-diam terjadi tetap berarti dan patut dihargai.

4. Kita Diciptakan untuk Bangkit – Glennon Doyle

Glennon Doyle dalam bukunya Untamed menyuarakan,
We can do hard things” Lalu “We can feel all the feelings” Kemudian “We can let it burn and rise from the ashes.”

Kutipan ini menyiratkan kekuatan untuk tetap hidup dalam badai, menerima emosi tanpa menyangkalnya, lalu bangkit kembali dari keterpurukan.

5. Kamu Layak Dicintai – Rupi Kaur

Penyair asal Kanada, Rupi Kaur, dalam Home Body menuliskan,
I do not need to become worthy of anyone’s love. I am already worthy.”

Ia menekankan bahwa kita tidak perlu mencari nilai diri dari luar. Kita layak dicintai tanpa harus meyakinkan siapa pun.

6. Ikuti Apa yang Menghidupkanmu – Elizabeth Gilbert

Penulis Eat Pray Love, Elizabeth Gilbert, lewat Big Magic mengajak pembaca untuk hidup kreatif:
Do whatever brings you to life. Follow your own fascinations, obsessions, and compulsions.”

Gilbert meyakini bahwa gairah hidup sering muncul dari rasa ingin tahu kecil yang kita pelihara, bukan dari sesuatu yang besar.

7. Mainkan Kartu yang Kamu Punya – Cheryl Strayed

Dalam Tiny Beautiful Things, Cheryl Strayed menulis,
You have an obligation to play the hell out of the ones you’re holding.”

Ia mengajak pembaca untuk berhenti mengeluh tentang kondisi, dan mulai memaksimalkan apa yang sudah ada di tangan.

BACA JUGA: Cara Masuk FYP TikTok 2025, Ini Rahasia Konten yang Viral!

8. Jangan Hidup dari Ketakutan – Jay Shetty

Jay Shetty, mantan biksu dan penulis Think Like a Monk, menyampaikan,
Your identity should be defined by your values, not your fears.”
Pesan ini kuat bagi siapa pun yang sedang merasa kecil atau takut. Kita membentuk nilai diri dari prinsip, bukan dari rasa takut.

9. Hadir Penuh di Saat Ini – Eckhart Tolle

Melalui bukunya The Power of Now, Eckhart Tolle berkata,
Make the Now the primary focus of your life.”

Tolle mengajak kita berhenti menyesali masa lalu atau mencemaskan masa depan. Hadir penuh di saat ini adalah bentuk kekuatan spiritual.

10. Lepaskan Versi Lama dari Dirimu – Brianna Wiest

Brianna Wiest dalam 101 Essays That Will Change The Way You Think menulis,
Your new life is going to cost you your old one… but it will be worth it.”

Kutipan ini cocok bagi siapa pun yang sedang dalam fase perubahan. Tumbuh berarti melepas, dan itu tidak salah.

Afirmasi Positif Terbukti Meningkatkan Mental dan Emosi

Menurut studi di Journal of Personality and Social Psychology (2014), afirmasi positif terbukti menurunkan kadar stres dan mendorong otak untuk lebih terbuka terhadap tantangan. Para terapis dan praktisi mindfulness juga kerap menyarankan afirmasi sebagai bagian dari rutinitas harian, khususnya saat memulai minggu.

Awali Harimu dengan Kesadaran Diri

Kutipan dari sepuluh penulis dunia ini menunjukkan bahwa afirmasi bukan basa-basi. Dengan afirmasi positif, siapa pun bisa mengubah persepsi dan memperkuat daya tahan batin. Hari Senin tak harus identik dengan keluhan. Ia bisa jadi ruang baru untuk berani hidup penuh makna.