Sabtu, September 12, 2026
No Result
View All Result
Merapah.com
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini
Merapah.com
Home Inspirasi

Di Usia 83 Tahun, Nenek Merrywati Buktikan Angklung Tak Mengenal Batas Zaman

Putri S by Putri S
Februari 9, 2026
in Inspirasi
Di Usia 83 Tahun, Nenek Merrywati Buktikan Angklung Tak Mengenal Batas Zaman
FacebookWhatsappTelegramTwitter

Jakarta, Merapah.com – Di antara ribuan peserta yang memadati ajang Pasanggiri Angklung Satu Hati (PASH), satu sosok mencuri perhatian. Rambutnya telah memutih, langkahnya tak lagi secepat dulu. Namun ketika angklung mulai bergema, Merrywati Peruba (83) berdiri sejajar dengan para pemain lain, membuktikan bahwa kecintaan pada musik tak pernah mengenal usia.

Bersama kelompok Gita Pundarika NSI, Merrywati tampil dalam kompetisi angklung yang diikuti sekitar 1.700 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Ajang yang digelar PT Astra Honda Motor (AHM) ini menjadi ruang temu lintas generasi, tempat tradisi bertaut dengan semangat zaman.

Related posts

Festival Desa Lestari Apresiasi Dinas Perkebunan Pesawaran, Petani Terima STDB

Festival Desa Lestari Apresiasi Dinas Perkebunan Pesawaran, Petani Terima STDB

September 8, 2026
Tim PKM-K Universitas Lampung Lolos Pendanaan Nasional Lewat Inovasi LUMICA Berbasis Limbah Kopi dan Kulit Lemon

Tim PKM-K Universitas Lampung Lolos Pendanaan Nasional Lewat Inovasi LUMICA Berbasis Limbah Kopi dan Kulit Lemon

September 7, 2026

Bagi Merrywati, benda itu bukan sekadar alat musik. Sejak 1979, ia telah menjadikan bunyi bambu yang bergetar itu sebagai bagian dari hidupnya. Di panggung PASH, ia bersama 39 pemain angklung lain yang mayoritas telah berusia di atas 50 tahun, membawakan komposisi klasik Donau Wellen. Harmoni yang tercipta tak hanya mengisi ruang, tetapi juga menyentuh hati para juri.

Penampilan mereka pun berbuah manis. Tim yang berasal dari DKI Jakarta ini dinobatkan sebagai juara pertama kategori umum, mengungguli ratusan kelompok lainnya.

“Bermain angklung membuat saya merasa tenang dan bahagia. Ia melatih ingatan dan mengajarkan arti kerja sama,” tutur Merrywati dengan mata berbinar di sela-sela kompetisi. “Setiap nada hanya bisa terdengar indah jika dimainkan bersama. Di situlah nilai kehidupan itu ada.”

Ruang Temu Tradisi dan Generasi

Final PASH berlangsung pada Kamis, 5 Februari 2026. Selain kategori umum, AHM juga memberikan apresiasi kepada pemenang dari kategori Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA). Para pemenang tersebut berhasil melewati persaingan ketat dengan peserta dari 21 kabupaten dan kota di Tanah Air.

Tak hanya itu, dua kelompok angklung juga dinobatkan sebagai tim terfavorit, setelah penampilannya menuai perhatian luas warganet di media sosial. Sepanjang kompetisi, penonton disuguhkan ragam aransemen kreatif. Mulai dari lagu daerah, lagu anak-anak, hingga musik original soundtrack film, yang semuanya berpadu dalam balutan angklung.

“Ini membuktikan bahwa angklung mampu berdialog dengan berbagai genre musik,” ujar Ahmad Muhibbuddin, General Manager Corporate Communication AHM. Menurutnya, aspek teknik, kreativitas aransemen, hingga estetika penampilan menjadi poin penting dalam penilaian.

Warisan yang Terus Bernapas

Muhibbuddin juga mengapresiasi antusiasme para peserta dalam merawat alat yang menajd warisan budaya dan telah diakui UNESCO lebih dari dua dekade lalu. Perpaduan musik tradisional dengan sentuhan media sosial, katanya, menjadikan angklung sarana komunikasi lintas generasi yang relevan dengan masa kini.

“Angklung bukan hanya simbol sejarah, tetapi juga mengajarkan konsistensi, daya juang, dan harmoni kerja tim. Nilai-nilai ini penting dalam membentuk generasi unggul,” ujarnya.

Selain nilai budaya, angklung juga merepresentasikan keberlanjutan, karena terbuat dari bambu yang ramah lingkungan. Melalui PASH, AHM berharap angklung terus hidup, berkembang, dan menjadi kebanggaan generasi muda, bukan sebagai artefak masa lalu, melainkan sebagai suara harmoni yang terus berdentang di masa depan.

Dan di antara semua denting itu, kisah Merrywati menjadi pengingat sederhana. Selama masih ada cinta dan semangat, usia hanyalah angka. Angklung pun tetap bernyanyi, seiring denyut kehidupan.

Tags: AHMAngklungHonda
Previous Post

Hujan Lebat Hari Ini Waspada Kecelakaan

Next Post

Harga Emas Terbaru Hari Ini: Pegadaian Unggul

Next Post
pergerakan harga emas hari ini

Harga Emas Terbaru Hari Ini: Pegadaian Unggul

bisnis modal 100 ribuan

Bisnis Modal 100 Ribuan Ini Cocok Untuk Pemula

FISIP UNISS Kendal Asah Jurnalis Muda Hadapi Era Digital

FISIP UNISS Kendal Asah Jurnalis Muda Hadapi Era Digital

Bank Indonesia KPw Lampung Gelar FGD Bahas Strategi Penguatan Ekonomi 2026

Bank Indonesia KPw Lampung Gelar FGD Bahas Strategi Penguatan Ekonomi 2026

Tri Sujarwo menyampaikan materi mendongeng kepada mahasiswa Universitas Indonesia dalam pelatihan berbasis pemulihan psikososial anak.

UI Gandeng Tri Sujarwo, Latih Mahasiswa Mendongeng untuk Pemulihan Anak

RECOMMENDED NEWS

lagu tabola bole

Lagu Tabola Bole Guncang Istana Negara, Bukti Kreativitas Musik Anak Bangsa

1 tahun ago
Apa Itu Literasi Digital? Ini Pengertian dan Contoh Penerapannya

Apa Itu Literasi Digital? Ini Pengertian dan Contoh Penerapannya

1 tahun ago
Hotel Santika Premiere Lampung Tawarkan Paket Venue Pernikahan Mulai Rp45 Juta

Hotel Santika Premiere Lampung Tawarkan Paket Venue Pernikahan Mulai Rp45 Juta

7 bulan ago
Hujan Lebat dan Petir Diprediksi Melanda Lampung

BMKG Prediksi Hujan Guyur Sebagian Besar Lampung pada 14 Mei 2026

4 bulan ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Teknologi
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

antam Bandar Lampung berita berita cuaca berita lampung berita pendidikan Bisnis BMKG bmkg Lampung cerpen Cuaca cuaca Lampung digitalisasi ekonomi Ekonomi bisnis emas erson agustinus gen z harga emas Honda hujan di Lampung Indonesia inspirasi Istana Negara kegiatan mahasiswa kesehatan Lampung Lampung Selatan Lifestyle mahasiswa Mahasiswa KKN Mitra Bentala olahraga Opini otomotif Pelindo pendidikan prakiraan cuaca Prakiraan cuaca Lampung Teknologi tips tips dan trik Tips Kesehatan ubs Universitas Lampung

POPULAR NEWS

  • Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    468 shares
    Share 187 Tweet 117
  • Mempercayai Weton Tulang Wangi dalam Perspektif Islam

    426 shares
    Share 170 Tweet 107
  • Enam Permainan Sederhana Tingkatan Motorik Anak

    421 shares
    Share 168 Tweet 105
  • Tiga Aplikasi Gratisan untuk Edit Video di Ponsel Kamu

    417 shares
    Share 167 Tweet 104
  • Tiga Tips Manager untuk Memiliki Karyawan Profesional

    415 shares
    Share 166 Tweet 104
Merapah.com

Follow us on social media:

Recent News

  • Perumnas Tawarkan Booking Rumah Mulai Rp1 Juta di REI Expo 2026
  • SMK Go Global Buka Peluang Kerja Internasional bagi Warga Lampung
  • Festival Desa Lestari Apresiasi Dinas Perkebunan Pesawaran, Petani Terima STDB

Category

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2026 - Merapah.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini

© 2026 - Merapah.com