Merapah.com – Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Sosial Universitas Indonesia (DPISUI) bersama Solidaritas Erlangga (SOGA) menggelar Pelatihan Mendongeng di Universitas Indonesia.
Kegiatan ini berlangsung pada Senin, 9 Februari 2026. Sebanyak 100 mahasiswa Strata 1 dan Strata 2 dari berbagai fakultas mengikuti pelatihan tersebut.
Panitia menyelenggarakan kegiatan ini di Ruang Apung Universitas Indonesia.
DPISUI menghadirkan pendongeng nasional Tri Sujarwo sebagai narasumber utama.
Pelatihan mendongeng ini menjadi bagian dari program pengabdian masyarakat berbasis pemulihan psikososial.
Panitia akan menerjunkan para peserta ke berbagai daerah terdampak banjir dan tanah longsor di Pulau Sumatera.
BACA JUGA: Pendongeng Lampung Hibur Anak-anak Penyintas Gunung Meletus di Flores
Bekali Mahasiswa Teknik Dasar dan Praktik Mendongeng
Tri Sujarwo atau Kak Jarwo menyampaikan materi dasar mendongeng kepada para peserta.
Ia menjelaskan pentingnya mendongeng sebagai media komunikasi yang ramah bagi anak-anak. Selain teori, Kak Jarwo juga mengajarkan teknik mengubah suara saat mendongeng.
Ia memperagakan berbagai karakter suara agar cerita terdengar hidup dan menarik.

Pendongeng asal Lampung itu menekankan bahwa mendongeng membutuhkan keberanian dan penguasaan cerita.
Menurutnya, suara dan ekspresi menjadi kunci utama dalam menyampaikan pesan kepada anak-anak.
“Para peserta tidak hanya mendapatkan materi mengenai teori mendongeng tetapi juga praktik secara langsung,” tutur ayah tiga anak tersebut.
Ia juga membagikan pengalamannya yang telah mendongeng keliling Indonesia.
Pengalaman itu ia jadikan contoh agar peserta lebih percaya diri saat tampil di depan anak-anak.
BACA JUGA: Jarwo Songha, Pendongeng Lampung Hiburi Anak-Anak di Pelosok Blora
Tri Sujarwo Bagi Tips Percaya Diri
Dalam sesi lanjutan, Kak Jarwo memberikan tips praktis kepada seluruh peserta pelatihan. Ia mendorong mahasiswa untuk memahami alur cerita sebelum tampil mendongeng.
“Kuasai materi dongengnya dan sedikit kuasai suara-suara karakter yang berbeda,” terang pendongeng nasional yang juga dikenal dengan sapaan Jarwo Songha.
Menurutnya, rasa percaya diri akan muncul ketika pendongeng memahami cerita dengan baik.
Ia juga menyarankan peserta untuk menikmati proses mendongeng tanpa tekanan berlebihan.
Antusiasme peserta terlihat saat sesi praktik berlangsung. Mahasiswa secara bergantian mencoba mendongeng dengan berbagai karakter suara.
Dukungan SOGA dan Antusias Peserta Pelatihan
Perwakilan Solidaritas Erlangga, Atika Permata, menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Ia menilai pelatihan mendongeng memiliki dampak sosial yang besar.
“SOGA sangat mendukung kegiatan yang dilakukan oleh DPISUI ini,” ujar Atika Permata.
Ia berharap para peserta mampu menerapkan ilmu mendongeng saat terjun langsung ke daerah bencana.
BACA JUGA: Jarwo Songha Dongengkan Siswa SDN 52 Krui
Menurutnya, pendekatan cerita dapat membantu pemulihan mental anak-anak.
“Kak Jarwo bisa membawakan kelas pelatihan dengan sangat baik, para peserta sangat antusias belajar mendongeng,” tutup wanita berkaca mata itu.
Salah satu peserta, Aneke Putri, juga mengungkapkan kesan positif terhadap pelatihan tersebut. Ia merasa mendapatkan banyak ilmu baru dari Kak Jarwo.
“Kami banyak mempelajari teknik mengubah suara sehingga mendongeng menjadi aktivitas yang menyenangkan,” ujar mahasiswa asal Jawa Tengah tersebut.
Ia menyampaikan terima kasih kepada Tri Sujarwo atas ilmu mendongeng yang ia bagikan.
Pelatihan mendongeng ini memperkuat peran mahasiswa dalam kegiatan kemanusiaan berbasis empati dan kreativitas.













