LAMPUNG SELATAN, Merapah.com – Daun dan bunga yang selama ini mudah ditemukan di lingkungan sekitar ternyata dapat diolah menjadi karya kreatif. Hal tersebut diperkenalkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Lampung (Unila) Periode II Tahun 2026 kepada anak-anak sekolah dasar di Desa Talang Jawa, Kecamatan Merbau Mataram, Lampung Selatan.
Melalui pelatihan ecoprint, mahasiswa mengajak sekitar 50 anak mengenal cara memanfaatkan bahan alam untuk menghasilkan motif pada karya seni. Kegiatan berlangsung di Aula Balai Desa Talang Jawa, Sabtu, 1 Agustus 2026.
Humas KKN Desa Talang Jawa, Nadila Andriani, mengatakan pelatihan tersebut menjadi salah satu program kerja KKN yang dirancang untuk mengenalkan pemanfaatan bahan alam sekaligus mengasah kreativitas anak.
“Anak-anak dikenalkan bahwa bahan yang ada di sekitar mereka, seperti daun dan bunga, bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan karya,” kata Nadila.
Sebelum praktik, mahasiswa KKN memberikan penjelasan sederhana mengenai ecoprint, termasuk pemanfaatan pigmen alami dari tumbuhan untuk menghasilkan motif. Peserta juga diperkenalkan dengan berbagai alat dan bahan yang digunakan dalam proses pembuatan ecoprint.

Setelah penyampaian materi, mahasiswa memperagakan tahapan pembuatan ecoprint secara langsung. Demonstrasi dilakukan secara bertahap agar anak-anak dapat memahami proses sebelum mempraktikkannya sendiri.
Peserta kemudian diberi kesempatan memilih daun dan bunga sesuai bentuk serta warna yang diinginkan. Bahan-bahan tersebut disusun berdasarkan kreativitas masing-masing peserta sehingga menghasilkan pola yang beragam.
Mahasiswa KKN turut mendampingi selama proses praktik, terutama ketika peserta mengalami kesulitan. Anak-anak terlihat antusias saat menentukan bahan dan menyusun pola untuk karya mereka.
Selain menghasilkan karya, kegiatan tersebut menjadi sarana bagi anak-anak untuk melatih kreativitas, ketelitian, dan kesabaran. Mereka juga diperkenalkan pada konsep sederhana bahwa lingkungan sekitar dapat menjadi sumber bahan sekaligus inspirasi untuk berkarya.
Pemanfaatan bahan alam melalui ecoprint juga dinilai memiliki nilai edukatif. Sejumlah kegiatan pengabdian masyarakat menunjukkan ecoprint dapat digunakan sebagai media pembelajaran untuk mengenalkan pemanfaatan bahan alami sekaligus meningkatkan kreativitas peserta didik.
Dalam laporan kegiatan KKN Desa Talang Jawa, pelatihan tersebut mencatat tingkat keberhasilan 100 persen. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari pengenalan materi, demonstrasi hingga praktik pembuatan ecoprint.
Nadila mengatakan program tersebut diharapkan tidak berhenti setelah mahasiswa menyelesaikan kegiatan KKN. Kegiatan kreatif berbasis lingkungan dapat dikembangkan lebih lanjut oleh masyarakat sebagai aktivitas edukatif bagi anak-anak.
“Harapannya, kegiatan seperti ini bisa terus dikembangkan sehingga anak-anak dapat semakin kreatif dalam memanfaatkan bahan yang ada di lingkungan sekitar,” ujarnya.
Adapun anggota KKN Unila Periode II Tahun 2026 di Desa Talang Jawa terdiri atas Zidan Ahmad At-Thoriq dari Ilmu Komputer, Talitha Syahla dari Biologi Terapan, Astrid Aurellya dari Fisika, Nadila Andriani dari Kimia, Nataya Ayu Hanjani dari Bisnis Digital, serta Helanisya Kailah Putri dari Teknik Geodesi.
Daftar Pustaka
Putri, N. K., & Mustakimah, M. (2025). Pemanfaatan Bahan Alam untuk Meningkatkan Kreativitas Anak Melalui Kegiatan Ecoprint. Aulad: Journal on Early Childhood, 8(1), 31–40.
Maulida, U., Khairi, J., Rahmi, R., Ramazan, N., Amni, M., Rahmah, S., & Wulandari, S. (2025). Ecoprint; Pemanfaatan Bahan Alam sebagai Peningkatan Pengetahuan dan Kreativitas Siswa di SDN Reusak Samatiga, Aceh Barat. MEUSEURAYA-Jurnal Pengabdian Masyarakat, 107–119.
Sitepu, I. B., Haiyu, S. N., Nasution, J. B., Hasibuan, M., Anjani, M., Anglia, D., & Dewi, I. S. (2024). Peningkatan Keterampilan dan Kreativitas Anak Melalui Pelatihan Ecoprint dengan Memanfaatkan Alam Sekitar. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(3), 46970–46978.












