PANJANG, Merapah.com — Guna memperkuat budaya keselamatan kerja dan memastikan kesiapsiagaan operasional pelabuhan, PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Panjang menggelar kegiatan Awareness dan Drill Tanggap Darurat K3 pada Kamis (27/8/2026).
Langkah strategis ini berfokus pada penanggulangan potensi kebakaran di lingkungan kerja, sekaligus menguji kecepatan serta ketepatan respons seluruh elemen pelabuhan saat menghadapi kondisi krisis.

Dalam simulasi ini, Pelindo Regional 2 Panjang berkolaborasi langsung dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Bandar Lampung. Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Panjang.
General Manager Pelindo Regional 2 Panjang, Hardianto, menegaskan bahwa keselamatan jiwa seluruh pekerja merupakan prioritas utama yang tidak bisa ditawar.
“Kegiatan ini bukan sekadar simulasi rutin, melainkan sarana menguji kesiapan nyata kita. Saat terjadi kebakaran, setiap pekerja wajib memahami jalur evakuasi, titik kumpul aman, dan sigap mengikuti arahan tim evakuasi,” tegas Hardianto.

Rangkaian Simulasi dan Pembekalan Teknis
- Simulasi Lapangan: Para pekerja mempraktikkan skenario penanganan keadaaan darurat kebakaran secara langsung bersama personel BPBD dan Damkarmat.
- Edukasi & Awareness: Pekerja mendapatkan pemahaman mendalam terkait pemetaan potensi bahaya, tata cara evakuasi mandiri, hingga teknik pengoperasian Alat Pemadam Api Ringan (APAR) secara benar.
- Manajemen Kepanikan: Sesi khusus diberikan untuk melatih ketenangan dan keberanian pekerja agar mampu mengambil keputusan tepat di bawah tekanan situasi darurat.
Hardianto mengapresiasi sinergi lintas instansi yang terlibat. Menurutnya, pemahaman konkret dari praktisi lapangan seperti BPBD dan Damkarmat memberikan pembekalan yang sangat realistis bagi para karyawan, mulai dari respons awal hingga proses pemulihan.
Pelaksanaan drill dan edukasi K3 ini sekaligus menjadi bagian integral dari penerapan Business Continuity Management (BCM) di Pelindo Regional 2 Panjang. Dengan kesiapsiagaan yang teruji, pelabuhan memastikan keberlangsungan rantai pasok dan kelancaran arus logistik tetap terjaga meski diperhadapkan pada potensi gangguan operasional.







