Minggu, Agustus 30, 2026
No Result
View All Result
Merapah.com
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini
Merapah.com
Home Berita

Fenomena “Kabur Aja Dulu” Jadi Pemantik, Pemuda Lampung Diajak Kembali Menemukan Arti Cinta untuk Negeri

Putri S by Putri S
Agustus 30, 2026
in Berita, Inspirasi
Fenomena “Kabur Aja Dulu” Jadi Pemantik, Pemuda Lampung Diajak Kembali Menemukan Arti Cinta untuk Negeri
FacebookWhatsappTelegramTwitter

BANDAR LAMPUNG, Merapah.com – Fenomena “kabur aja dulu” yang ramai di media sosial menjadi pemantik diskusi para pemuda Lampung untuk membicarakan kembali makna cinta terhadap Indonesia dan bentuk kontribusi nyata bagi bangsa.

Hal itu mengemuka dalam forum “Muda untuk Negeri” yang digelar Komunitas Arunika di Kafe Rumah Kawan 2, Kedaton, Bandar Lampung, Jumat malam (28/8/2026).

Related posts

Suzuki XL7 Terbaru Resmi Diserahkan ke Konsumen Lampung, SPK Tembus 50 Unit

Suzuki XL7 Terbaru Resmi Diserahkan ke Konsumen Lampung, SPK Tembus 50 Unit

Agustus 29, 2026
Dari Lampung untuk Indonesia, RSUDAM dan KKI Gelar Webinar Nasional P2KB, Diikuti 6.275 Peserta

Dari Lampung untuk Indonesia, RSUDAM dan KKI Gelar Webinar Nasional P2KB, Diikuti 6.275 Peserta

Agustus 29, 2026

Forum tersebut menghadirkan Jevri Afrizal, tokoh muda Lampung, sebagai pemantik diskusi. Kegiatan mempertemukan Ketua OSIS SMA dan SMK se-Kota Bandar Lampung dengan aktivis kampus, mulai dari Ketua BEM Fakultas, Ketua Himpunan Jurusan, hingga Ketua UKM.

Alih-alih menghakimi fenomena “kabur aja dulu”, forum ini menjadikannya sebagai bahan refleksi untuk memahami kegelisahan anak muda sekaligus mencari cara agar kekecewaan terhadap kondisi bangsa dapat diarahkan menjadi energi untuk berkontribusi.

Cinta Indonesia Tak Cukup Diucapkan

Ketua Komunitas Arunika, Ilham Fadilah, mengatakan kegiatan tersebut sengaja digelar bertepatan dengan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Menurutnya, munculnya berbagai ungkapan kekecewaan anak muda terhadap kondisi Indonesia menunjukkan adanya persoalan yang perlu dibicarakan secara terbuka.

“Banyak pemuda yang sudah kecewa terhadap pemerintah. Rasa cinta mereka terhadap Indonesia mulai pudar, sehingga sering muncul tagline seperti ‘kabur aja dulu’ dan lain-lain,” ujar Ilham.

Ia menilai kekecewaan tersebut tidak cukup dijawab dengan nasihat atau ajakan untuk mencintai Indonesia. Anak muda membutuhkan ruang untuk menyampaikan pandangan, berdialog, sekaligus mencari bentuk kontribusi yang dapat dilakukan sesuai kapasitas mereka.

Karena itu, Komunitas Arunika menghadirkan forum yang memungkinkan pelajar dan mahasiswa berdiskusi secara terbuka mengenai masa depan bangsa.

“Ini adalah tempat berkumpulnya para pemuda dan aktivis yang memiliki kecintaan terhadap masa depan Indonesia, khususnya kecintaan terhadap masa depan Provinsi Lampung,” katanya.

Jevri: Pemuda Harus Ambil Peran

Dalam diskusi tersebut, Jevri Afrizal mengajak para pelajar dan mahasiswa untuk menerjemahkan kecintaan terhadap Indonesia melalui tindakan nyata.

Menurut Jevri, cinta kepada bangsa tidak cukup diwujudkan melalui ucapan, simbol, ataupun seremoni. Kecintaan tersebut harus tercermin dalam sikap dan tindakan sehari-hari.

“Cinta kepada Indonesia harus diwujudkan dengan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam UUD 1945 serta menjadikan asas Ketuhanan Yang Maha Esa sebagai pijakan pergerakan,” kata Jevri.

Ia mendorong pemuda agar tidak hanya menjadi penonton ketika menghadapi berbagai persoalan bangsa. Pemuda, kata dia, memiliki ruang yang luas untuk mengambil peran melalui pendidikan, organisasi, kegiatan sosial, maupun berbagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

“Kecintaan terhadap Indonesia harus dibangun dari kesadaran bahwa pemuda memiliki tanggung jawab terhadap masa depan bangsa,” tegasnya.

Mempertemukan Pelajar dan Aktivis Kampus

Ilham mengatakan salah satu hal penting dari forum “Muda untuk Negeri” adalah mempertemukan pelajar dan mahasiswa dalam satu ruang dialog.

Menurutnya, ruang yang mempertemukan dua kelompok tersebut masih relatif minim. Padahal, pelajar dan mahasiswa sama-sama memiliki posisi strategis sebagai bagian dari generasi muda yang akan menentukan arah pembangunan Lampung dan Indonesia.

Melalui forum tersebut, peserta tidak hanya berdiskusi mengenai persoalan kebangsaan, tetapi juga saling mengenal, bertukar gagasan, serta membicarakan peluang kolaborasi.

Ilham berharap kegiatan perdana ini tidak berhenti sebagai seremoni dalam momentum kemerdekaan. Forum tersebut diharapkan berkembang menjadi ruang komunikasi dan kolaborasi pemuda lintas sekolah, kampus, dan organisasi di Lampung.

“Rasa cinta terhadap Indonesia tidak diukur dari seberapa sering kita mengucapkan ‘cinta Indonesia’, tetapi dari seberapa besar kita bersedia mengambil peran untuk memperbaiki keadaan,” pungkasnya.

Fenomena “kabur aja dulu” akhirnya tidak hanya dilihat sebagai ekspresi kekecewaan anak muda. Bagi peserta forum, fenomena tersebut dapat menjadi momentum untuk merefleksikan hubungan antara generasi muda, pemerintah, dan masa depan Indonesia.

Dari ruang diskusi itu, pemuda Lampung diajak tidak sekadar bertanya “mengapa harus bertahan?”, tetapi juga mulai mencari jawaban tentang apa yang bisa dilakukan untuk membuat Indonesia menjadi tempat yang lebih baik.

Tags: ArunikaDiskusiPemuda lampung
Previous Post

Suzuki XL7 Terbaru Resmi Diserahkan ke Konsumen Lampung, SPK Tembus 50 Unit

RECOMMENDED NEWS

7 Cara Padukan Desain Tipografi dan Foto Biar Estetik!

7 Cara Padukan Desain Tipografi dan Foto Biar Estetik!

1 tahun ago
Acropolis: Saksi Bisu Kejayaan Peradaban Yunani Kuno

Acropolis: Saksi Bisu Kejayaan Peradaban Yunani Kuno

6 bulan ago
wortel

Manfaat Wortel yang Luar Biasa, Jarang Diketahui Publik

9 bulan ago
KOMPASS Serukan Perlindungan Warga Sipil dan Dialog Damai di Papua

KOMPASS Serukan Perlindungan Warga Sipil dan Dialog Damai di Papua

2 bulan ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Teknologi
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

antam Bandar Lampung berita berita cuaca berita lampung berita pendidikan Bisnis BMKG bmkg Lampung cerpen Cuaca cuaca Lampung digitalisasi ekonomi Ekonomi bisnis emas erson agustinus gen z harga emas Honda hujan di Lampung Indonesia inspirasi Istana Negara kegiatan mahasiswa kesehatan Lampung Lampung Selatan Lifestyle mahasiswa Mahasiswa KKN Mitra Bentala olahraga Opini otomotif Pelindo pendidikan prakiraan cuaca Prakiraan cuaca Lampung Teknologi tips tips dan trik Tips Kesehatan ubs Universitas Lampung

POPULAR NEWS

  • Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    467 shares
    Share 187 Tweet 117
  • Mempercayai Weton Tulang Wangi dalam Perspektif Islam

    425 shares
    Share 170 Tweet 106
  • Enam Permainan Sederhana Tingkatan Motorik Anak

    420 shares
    Share 168 Tweet 105
  • Tiga Aplikasi Gratisan untuk Edit Video di Ponsel Kamu

    416 shares
    Share 166 Tweet 104
  • Tiga Tips Manager untuk Memiliki Karyawan Profesional

    414 shares
    Share 166 Tweet 104
Merapah.com

Follow us on social media:

Recent News

  • Fenomena “Kabur Aja Dulu” Jadi Pemantik, Pemuda Lampung Diajak Kembali Menemukan Arti Cinta untuk Negeri
  • Suzuki XL7 Terbaru Resmi Diserahkan ke Konsumen Lampung, SPK Tembus 50 Unit
  • Dari Lampung untuk Indonesia, RSUDAM dan KKI Gelar Webinar Nasional P2KB, Diikuti 6.275 Peserta

Category

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2026 - Merapah.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini

© 2026 - Merapah.com