Minggu, Juli 12, 2026
No Result
View All Result
Merapah.com
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini
Merapah.com
Home

Hasil Panen Tak Diserap, Petani Jagung Lampung Timur Menjerit

Putri S by Putri S
Mei 13, 2025
in Uncategorized
Petani Jagung Lampung Timur

Petani jagung desa Banjar Agung keluhkan penumpukan hasil panen karena minimnya penyerapan Bulog.

FacebookWhatsappTelegramTwitter

Merapah.com, Lampung Timur – Musim panen seharusnya menjadi waktu paling menguntungkan bagi petani, terutama petani Lampung Timur. Namun, petani jagung di sana justru menghadapi kenyataan pahit. Bukan karena mereka gagal panen, melainkan karena pasar nyaris tak menghargai hasil jerih payah mereka.

Saat ini, tengkulak dan pembeli hanya menghargai jagung petani sebesar Rp3.800 hingga Rp4.200 per kilogram. Padahal, pemerintah telah menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp5.500/kg.

Related posts

Harga emas Antam pada Kamis, 4 Juni 2026, masih bertahan di level Rp2,774 juta per gram. Meski pasar global mengalami tekanan, harga emas domestik tetap berada pada level tinggi.

Harga Emas Antam 4 Juni 2026 Bertahan, Simak Pergerakan Terbarunya

Juni 4, 2026
PT BHM dan PT Adora Marsada Group resmi bekerja sama mengelola BATIQA Hotel Adora Lampung yang dijadwalkan beroperasi pada 2027 di Natar, Lampung Selatan.

BATIQA Bangun Hotel Baru di Natar, Bidik Penumpang Bandara dan Wisatawan Modern

Juni 3, 2026

“Penetapan HPP sebesar Rp5.500/kg bertujuan melindungi petani dari fluktuasi harga,” ujar Arief Prasetyo Adi, Kepala Badan Pangan Nasional.

Namun, perlindungan itu masih sebatas kebijakan di atas kertas. Di lapangan, petani justru makin terjepit.

BACA JUGA: 35 SMA Negeri di Lampung Masuk Daftar Sekolah Unggulan, Ini Daftarnya

Panen Raya Berujung Derita

Tori (46), petani asal Desa Banjar Agung, mengaku tak kuasa menyembunyikan rasa kecewa. Setiap pagi ia melihat jagung hasil panennya menumpuk di halaman rumah, mengering tanpa harapan.

“Harga rendah, nggak ada yang beli. Kalau panen terus, rugi makin besar,” keluh Tori.

Kondisi ini membuat mereka dilema: terus bertani atau menyerah?

Pasar yang Sulit Tekan Petani Putar Otak

Situasi sulit ini tak hanya menimpa petani, tapi juga agen-agen jagung yang biasa menjadi jembatan antara petani dan industri pengolahan.

Maryanto (47), agen jagung di wilayah tersebut, menyampaikan kegelisahannya. Ia menyebut pasar kini bergerak tanpa kendali karena absennya intervensi dari lembaga negara.

“Tanpa Bulog, harga diatur sepihak oleh pabrik. Kami juga bingung harus ambil dari petani dengan harga berapa,” jelasnya.

Ketiadaan acuan harga yang pasti membuat distribusi hasil pertanian terganggu. Sistem yang selama ini menopang mata rantai produksi jagung mulai goyah.

BACA JUGA: Seminar Karir di Universitas Prabumulih Bantu Mahasiswa Temukan Profesi Terbaik

Janji Penyerap Jagung Belum Terwujud

Padahal, pemerintah telah membuat keputusan penting dalam rapat koordinasi nasional bidang pangan pada 24 Maret 2025. Dalam pertemuan yang dipimpin langsung oleh Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, Perum Bulog ditugaskan untuk menyerap jagung petani lokal hingga sebanyak 1 juta ton.

Namun hingga bulan Mei, belum satu pun pembelian dilakukan oleh Bulog di Lampung Timur. Ketika waktu terus berjalan, petani makin kehilangan harapan.

Desakan Petani: Negara Jangan Abai

Petani berharap, janji tak berhenti sebagai wacana. Mereka menunggu langkah konkret dari pemerintah, bukan sekadar statemen di media atau keputusan administratif yang tak menyentuh realitas. Mereka yang selama ini menjaga ketahanan pangan nasional kini terancam putus asa.

Tags: berita lampungbulogekonomiEkonomi bisnisLampungLampung timurpetanipetani jagung
Previous Post

Biaya Hidup Lampung, Transportasi, dan Kuliner yang Perlu Kamu Tahu

Next Post

Rahasia Motor Awet: Tips yang Jarang Dibocorkan Bengkel

Next Post
Layanan sepeda motor

Rahasia Motor Awet: Tips yang Jarang Dibocorkan Bengkel

Karyawan kurang produktif

Tips Menangani Karyawan Kurang Produktif

Mind mapping

Manfaat Membuat Mind Map untuk Memahami Materi

Sapi

Tips Memilih Qurban untuk Idul Adha, Jangan Salah Pilih

Hujan petir

BMKG: Hujan Melanda Sebagian Besar Wilayah Lampung

RECOMMENDED NEWS

sosmed bisa jadi cuan

Cuan dari Sosmed: Ini 5 Cara Halal Raih Penghasilan di Era Digital

1 tahun ago
Tanah Lado Festival 2025

Tanah Lado Festival 2025: Dokumenter Jadi Ruang Kreativitas Anak Lampung

10 bulan ago
STUMBLE GUYS

Tips dan Trik Menang Stumble Guys: Dijamin Anti Tersungkur!

1 tahun ago
menerima nasihat, lembutkan hati, janganlah sombong. putri fajar andini

Melembutkan Hati untuk Menerima Nasihat

4 bulan ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Teknologi
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

2018 League antam Bandar Lampung berita berita cuaca berita lampung Bisnis BMKG bmkg Lampung Budget Travel cerpen Chopper Bike Cuaca cuaca Lampung digitalisasi ekonomi Ekonomi bisnis emas erson agustinus gen z harga emas Honda hujan di Lampung Indonesia Istana Negara kegiatan mahasiswa kesehatan Lampung Lampung Selatan Lifestyle mahasiswa Mahasiswa KKN Mitra Bentala olahraga Opini otomotif pendidikan prakiraan cuaca Prakiraan cuaca Lampung Teknologi tips tips dan trik Tips Kesehatan ubs Universitas Lampung

POPULAR NEWS

  • Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    460 shares
    Share 184 Tweet 115
  • Mempercayai Weton Tulang Wangi dalam Perspektif Islam

    421 shares
    Share 168 Tweet 105
  • Enam Permainan Sederhana Tingkatan Motorik Anak

    419 shares
    Share 168 Tweet 105
  • Tiga Tips Manager untuk Memiliki Karyawan Profesional

    412 shares
    Share 165 Tweet 103
  • Tiga Aplikasi Gratisan untuk Edit Video di Ponsel Kamu

    412 shares
    Share 165 Tweet 103
Merapah.com

Follow us on social media:

Recent News

  • Peran Strategis Arsitek Lanskap: Menyatukan Manusia dan Alam untuk Kota Berkelanjutan dan Berkemanusiaan
  • Perbedaan Urban Planning, Arsitektur, dan Arsitektur Lanskap
  • DPD PI Lampung Gelar PI Expo Run 5K, Start dari Transmart dan Undi Satu Unit Rumah

Category

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2026 - Merapah.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini

© 2026 - Merapah.com