Selasa, Agustus 25, 2026
No Result
View All Result
Merapah.com
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini
Merapah.com
Home

Kolaborasi Mitra Bentala dan GPAP Bahas Krisis Sampah Plastik di Kota Karang

Putri S by Putri S
Juni 30, 2025
in Komunitas, Sosial
1 Kolaborasi Mitra Bentala dan GPAP

Mitra Bentala bersama (GPAP) bahas penanganan sampah di kelurahan Kota Karang kecamatan Teluk Betung Timur Kamis ( 26/5/2025)

FacebookWhatsappTelegramTwitter

Merapah.com, Bandar Lampung – Mitra Bentala bersama Global Plastic Action Partnership (GPAP), sebagai bagian dari komitmen menjaga lingkungan pesisir, terus memperkuat upaya penanganan sampah plastik dan pelestarian keanekaragaman hayati.

Memperkuat kolaborasi, Mitra Bentala dan GPAP menggelar sosialisasi pada Kamis, 26 Juni 2025, di Kelurahan Kota Karang, Kecamatan Teluk Betung Timur, dengan melibatkan pemerintah hingga masyarakat akar rumput.

Related posts

Muharram Fest 2026 menghadirkan rekreasi edukatif, bantuan sembako, dan belanja bersama bagi anak yatim dan dhuafa di Lampung.

Muharram Fest 2026, LAZ Darul Fattah Peduli Ajak Anak Yatim dan Dhuafa Belajar dan Berbagi

Agustus 23, 2026
Kegiatan penyaluran bantuan oleh LAZ Darul Fattah Peduli kepada siswa SD Negeri 1 Sukamaju.

Langkah Merdeka LAZ Darul Fattah Peduli, Bagikan Sepatu dan Mushaf untuk Anak Negeri

Agustus 20, 2026

Keterlibatan Aktif Pemerintah dan Warga

Untuk memperkuat sinergi, Mitra Bentala turut menggandeng Bappeda, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pariwisata, dan Dinas Perikanan. Dukungan juga datang dari Lurah Kota Karang, Bambang Heryanto, bersama RT, kepala lingkungan, pelajar, mahasiswa, dan kelompok perempuan yang hadir dalam kegiatan tersebut.

2 Kolaborasi Mitra Bentala dan GPAPBambang menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran peserta. Ia mengungkapkan, persoalan sampah di wilayahnya tak kunjung selesai, terutama dari jenis plastik.

“Di kawasan mangrove, kita bisa lihat sendiri plastik menumpuk di perakaran pohon. Ini sudah menjadi pemandangan rutin yang mengganggu,” ujarnya.

Dampak Sampah Plastik terhadap Ekosistem

Direktur Mitra Bentala, Rizani, menekankan bahwa peningkatan produksi plastik semakin mengancam lingkungan pesisir.

“Sampah plastik kini menjadi masalah global. Jika terus dibiarkan, mangrove dan biota laut bisa punah,” jelasnya.

Senada, Kepala Bidang Perekonomian Bappeda Bandar Lampung, Rein Susnida Hesty, menyatakan bahwa solusi untuk masalah ini tidak bisa berdiri sendiri.

“Kolaborasi adalah kunci. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat,” tegas Rein.

BACA JUGA: Kampung Sungai Burung: Sehari Belajar dan Bertumbuh Bersama Nelayan Pesisir

Ancaman Global dan Fakta Mengerikan

Manager Program Mitra Bentala, Ogja Adjitio, memaparkan sejumlah fakta mengejutkan. Para ahli memprediksi, pada tahun 2040, jumlah sampah plastik global akan mencapai 37 juta ton.

“Dari jumlah itu, 20 persen berasal dari limpasan daratan ke wilayah pesisir,” jelas Ogja.

Kemudian ia menegaskan bahwa sejak 2016, sampah plastik telah menyebabkan kerugian global sebesar $281 triliun.

“Angka ini bukan hanya statistik. Dampaknya sudah kita lihat di sekitar kita, termasuk di Bandar Lampung,” tambahnya.

Potret Masalah Lokal: Kota Karang dan Pulau Pasaran

Sebagai langkah lanjutan, Mastua yang mewakili kelompok perempuan, mengusulkan bank sampah untuk mengatasi persoalan plastik di wilayahnya.

“Kami ingin mulai dari hal kecil, dengan memilah dan mengelola sampah sendiri,” ujarnya.

Masalah ini tampak jelas dalam skala nasional. Mengacu pada data World Bank, Indonesia menghasilkan 7,8 juta ton sampah plastik setiap tahun, dengan 4,9 juta ton di antaranya tidak dikelola dengan baik. Kondisi serupa juga terjadi di tingkat lokal. Pada 2024, BPS mencatat Bandar Lampung menghasilkan 317.561 ton sampah. Dari jumlah tersebut, sebagian besar berakhir di pesisir.

BACA JUGA: Pesisir Timur Lampung: Bersama Nelayan dan Pemerintah Perkuat Zona Konservasi

Sebagai gambaran nyata, Kota Karang dan Pulau Pasaran turut mengalami dampak serius dari sampah plastik. Timbunan sampah di Pulau Pasaran mencapai 149.000 kg per tahun, dengan 64 persen berupa residu plastik.

Komitmen dan Harapan Bersama

Selanjutnya, dari kegiatan ini Mitra Bentala dan GPAP mendorong kolaborasi antara pemerintah, warga, dan komunitas lingkungan. Kolaborasi inilah yang menjadi kunci untuk menghadapi krisis plastik di wilayah pesisir.

“Perubahan bisa dimulai dari lokal, dan kita semua punya peran,” tutup Rizani.

Tags: Bandar Lampungberitaberita lampungGlobal Plastic Action Partnershipkota karangMitra Bentala
Previous Post

Kampung Sungai Burung: Sehari Belajar dan Bertumbuh Bersama Nelayan Pesisir

Next Post

Cuaca Lampung 16 Juli 2025: Waspada Hujan Lebat

Next Post
prakiraan cuaca hujan Cuaca ekstrim

Cuaca Lampung 16 Juli 2025: Waspada Hujan Lebat

Merapah.com- mahasiswa FISIP Unila

Cara Mengatur Waktu Kuliah dan Organisasi agar Tetap Seimbang

Merapah.com - Pasar Pulung Kencana

Pasar Pulung Kencana: Ikon Ekonomi dan Arsitektur di Tulang Bawang Barat

bisnis digital

Bisnis Digital: Pengertian dan Jenis-Jenisnya di Era Teknologi

Mahasiswa KKN Unila

Cara Membuat Program KKN yang Realistis dan Berdampak untuk Masyarakat

RECOMMENDED NEWS

cuaca --

Cuaca Lampung Tidak Bersahabat, Hujan Mengintai

8 bulan ago
Cuaca Lampung

Prakiraan Cuaca Lampung: Sabtu, 28 Juni 2025

1 tahun ago
prakiraan cuaca hujan Cuaca ekstrim

Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang

2 tahun ago
Harga emas Antam 13 Juni 2026 berada di kisaran Rp2,709 juta per gram. Sementara emas UBS mencapai Rp2,721 juta per gram dengan buyback Antam Rp2,45 juta.

Harga Emas Hari Ini 13 Juni 2026: Ini Daftarnya

2 bulan ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Teknologi
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

antam Bandar Lampung berita berita cuaca berita lampung berita pendidikan Bisnis BMKG bmkg Lampung cerpen Cuaca cuaca Lampung digitalisasi ekonomi Ekonomi bisnis emas erson agustinus gen z harga emas Honda hujan di Lampung Indonesia inspirasi Istana Negara kegiatan mahasiswa kesehatan Lampung Lampung Selatan Lifestyle mahasiswa Mahasiswa KKN Mitra Bentala olahraga Opini otomotif Pelindo pendidikan prakiraan cuaca Prakiraan cuaca Lampung Teknologi tips tips dan trik Tips Kesehatan ubs Universitas Lampung

POPULAR NEWS

  • Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    467 shares
    Share 187 Tweet 117
  • Mempercayai Weton Tulang Wangi dalam Perspektif Islam

    425 shares
    Share 170 Tweet 106
  • Enam Permainan Sederhana Tingkatan Motorik Anak

    420 shares
    Share 168 Tweet 105
  • Tiga Aplikasi Gratisan untuk Edit Video di Ponsel Kamu

    416 shares
    Share 166 Tweet 104
  • Tiga Tips Manager untuk Memiliki Karyawan Profesional

    414 shares
    Share 166 Tweet 104
Merapah.com

Follow us on social media:

Recent News

  • Muharram Fest 2026, LAZ Darul Fattah Peduli Ajak Anak Yatim dan Dhuafa Belajar dan Berbagi
  • Rakernas I APTISI di Lampung Jadi Momentum Kebangkitan Perguruan Tinggi Swasta
  • 500 Peserta dari 33 Provinsi Hadiri Rakernas I APTISI di Lampung

Category

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2026 - Merapah.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini

© 2026 - Merapah.com