Sabtu, Juli 11, 2026
No Result
View All Result
Merapah.com
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini
Merapah.com
Home

Mengenal Gen Z yang Gampang Dipecat dari Pekerjaan

Putri S by Putri S
April 26, 2025
in Uncategorized
Mengenal Gen Z yang Gampang Dipecat dari Pekerjaan
FacebookWhatsappTelegramTwitter

Generasi Zillenial, atau yang juga disebut sebagai Gen Z gampang dipecat? Sebelum lebih jauh kita paparkan dulu apa itu Gen Z. Ya, Gen Z adalah kelompok usia yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012. Jika dilihat pada tahun ini, usia mereka berada dalam kategori produktif, menjadikan mereka siap untuk memasuki pasar kerja.

Generasi ini tumbuh di era teknologi yang terus berkembang pesat. Transformasi digital yang cepat membuat mereka sangat akrab dengan perangkat seperti smartphone, yang menjadi alat utama mereka dalam mengakses dunia maya. Kehidupan sehari-hari mereka hampir selalu terhubung dengan internet melalui smartphone, memungkinkan akses mudah ke berbagai jenis informasi, baik primer, sekunder, maupun tersier.

Related posts

Harga emas Antam pada Kamis, 4 Juni 2026, masih bertahan di level Rp2,774 juta per gram. Meski pasar global mengalami tekanan, harga emas domestik tetap berada pada level tinggi.

Harga Emas Antam 4 Juni 2026 Bertahan, Simak Pergerakan Terbarunya

Juni 4, 2026
PT BHM dan PT Adora Marsada Group resmi bekerja sama mengelola BATIQA Hotel Adora Lampung yang dijadwalkan beroperasi pada 2027 di Natar, Lampung Selatan.

BATIQA Bangun Hotel Baru di Natar, Bidik Penumpang Bandara dan Wisatawan Modern

Juni 3, 2026

Namun, meski memiliki kemudahan teknologi, generasi ini juga menghadapi tantangan. Mereka tidak mengalami fase kehidupan yang sama dengan generasi-generasi sebelumnya, seperti generasi Milenial, Generasi X, atau bahkan Baby Boomers. Hal ini menciptakan perbedaan dalam cara pandang, keterampilan hidup, dan pengalaman mereka.

Menurut majalah Forbes, terdapat beberapa alasan yang membuat Generasi Z cenderung lebih sering mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) atau pemecatan saat bekerja di perusahaan atau instansi. Salah satu faktor utama yang memengaruhi kondisi ini adalah minimnya attitude dalam dunia kerja.

1. Minimnya Sikap Sopan dan Santun (Attitude) Bikin Gen Z Gampang Dipecat

Sikap atau adab adalah faktor penting dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam lingkungan kerja. Manusia sebagai makhluk sosial perlu berinteraksi dengan sesama dengan baik. Hal itu untuk menciptakan keharmonisan dalam mencapai tujuan bersama. Sayangnya, banyak di antara Generasi Z yang kurang memahami pentingnya menjaga sikap dan etika di lingkungan kerja.

BACA JUGA: Cara Menyampaikan Kritik Tanpa Menyakitkan, Simak Tips Ini!

Generasi Z kerap menganggap generasi di atasnya sebagai teman sebaya. Sebetulnya, hal itu bukanlah masalah. Namun, tetap memerlukan batasan tertentu untuk menjaga etika dalam berinteraksi, terutama di lingkungan kerja. Di Indonesia, adat dan budaya Timur sangat menjunjung tinggi sopan santun dan adab dalam berinteraksi, khususnya terhadap orang yang lebih senior.

Kurangnya sikap hormat ini seringkali menyebabkan komunikasi antar-divisi dan dengan karyawan senior menjadi kurang harmonis. Akibatnya, tujuan utama perusahaan atau institusi bisa terhambat, bahkan gagal tercapai.

2. Kurangnya Persistensi: Tantangan Generasi Z di Dunia Kerja

Generasi Z memiliki daya juang yang berbeda jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Dalam dunia kerja, motivasi adalah salah satu kunci utama yang membantu menyebarkan aura positif dan semangat. Motivasi yang kuat dapat menular ke rekan kerja lainnya, membantu roda perusahaan bergerak lebih efektif dan mencapai tujuan bersama.

Namun, Generasi Z cenderung lebih fokus pada keseimbangan antara pekerjaan dan kompensasi yang ia terima. Mereka sangat memperhatikan penyesuaian antara tanggung jawab pekerjaan (job description) dan pendapatan yang ada. Ketika melihat ketidakadilan di tempat kerja, seperti pemutusan hubungan kerja yang tidak adil, pemotongan gaji, atau kurangnya jaminan keamanan kerja, hal ini bisa menjadi sumber kecemasan dan ketidakpuasan bagi mereka.

Situasi-situasi ini kerap membuat Generasi Z bersikap apatis dan kurang bersemangat terhadap perkembangan karirnya. Mereka menjadi lebih rentan untuk melihat karier hanya dari sudut pandang materi, yang akhirnya bisa mempengaruhi dedikasi dan persistensi mereka dalam menjalani pekerjaan.

 

Tags: Gen Z dan smartphoneGen Z dan transformasi digitalGenerasi Z dan etika kerjaGenerasi Z dan hubungan kerjaGenerasi Z di dunia kerjaGenerasi ZillenialPengaruh teknologi pada Generasi ZTantangan Generasi Z di tempat kerja
Previous Post

Latiao Camilan Pedas Populer dari China yang Sedang Viral

Next Post

TDM Berkontribusi untuk Pendidikan Melalui Sinergi bagi Negeri

Next Post
TDM Berkontribusi untuk Pendidikan Melalui Sinergi bagi Negeri

TDM Berkontribusi untuk Pendidikan Melalui Sinergi bagi Negeri

Ilustrasi tes SKB CPNS

Simak Kisi-Kisi Penting Tes SKB CPNS 2024

Ombudsman RI Lampung Mimbar Pelayanan Publik

Mimbar Pelayanan Publik: Uji Komitmen Cagub Lampung

Pupuk cair organik infarm

Mau Berkebun Cabai Merah? Gunakan Pupuk Organik Ini

Azis Ahmad, Dosen Muda Konsisten Dampingi UMKM Maju

Azis Ahmad, Dosen Muda Konsisten Dampingi UMKM Maju

RECOMMENDED NEWS

Merapah.com Disdikbud Lampung Thomas Amrico

35 SMA Negeri di Lampung Masuk Daftar Sekolah Unggulan, Ini Daftarnya

1 tahun ago
Mbappe versus Ronaldo: Fans dan Idola Bertemu di Euro 2024

Mbappe versus Ronaldo: Fans dan Idola Bertemu di Euro 2024

2 tahun ago
Tren Third Place

Tren Third Place: Nongkrong di Luar Rumah Jadi Kebutuhan

1 tahun ago
indonesia hongkong

Indonesia Libas Hong Kong 4-1 di Kejuaraan Beregu Asia

5 bulan ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Teknologi
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

2018 League antam Bandar Lampung berita berita cuaca berita lampung Bisnis BMKG bmkg Lampung Budget Travel cerpen Chopper Bike Cuaca cuaca Lampung digitalisasi ekonomi Ekonomi bisnis emas erson agustinus gen z harga emas Honda hujan di Lampung Indonesia Istana Negara kegiatan mahasiswa kesehatan Lampung Lampung Selatan Lifestyle mahasiswa Mahasiswa KKN Mitra Bentala olahraga Opini otomotif pendidikan prakiraan cuaca Prakiraan cuaca Lampung Teknologi tips tips dan trik Tips Kesehatan ubs Universitas Lampung

POPULAR NEWS

  • Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    460 shares
    Share 184 Tweet 115
  • Mempercayai Weton Tulang Wangi dalam Perspektif Islam

    421 shares
    Share 168 Tweet 105
  • Enam Permainan Sederhana Tingkatan Motorik Anak

    419 shares
    Share 168 Tweet 105
  • Tiga Tips Manager untuk Memiliki Karyawan Profesional

    412 shares
    Share 165 Tweet 103
  • Tiga Aplikasi Gratisan untuk Edit Video di Ponsel Kamu

    412 shares
    Share 165 Tweet 103
Merapah.com

Follow us on social media:

Recent News

  • Peran Strategis Arsitek Lanskap: Menyatukan Manusia dan Alam untuk Kota Berkelanjutan dan Berkemanusiaan
  • Perbedaan Urban Planning, Arsitektur, dan Arsitektur Lanskap
  • DPD PI Lampung Gelar PI Expo Run 5K, Start dari Transmart dan Undi Satu Unit Rumah

Category

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2026 - Merapah.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini

© 2026 - Merapah.com