Berita  

Azis Ahmad, Dosen Muda Konsisten Dampingi UMKM Maju

Merapah.com — Dosen muda Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung (Unila) Azis Ahmad konsisten menuntun pelaku UMKM di daerah untuk naik kelas.

Upaya yang dilakukan yakni melakukan pendampingan dan menjadi fasilitator terkait legalitas usaha dan legalitas produk UMKM di Tanggamus.

Dosen Muda Lakukan Pendampingan Lima KWT

Pendampingan dilakukan secara berkala. Kali ini, ia melakukan kunjungan ke lima KWT lainnya yang difasilitasi. KWT yang ia kawal di antaranya KWT Seandanan Pekon Kota Agung, KWT Begawi Jejama, KWT Sinar Cempaka. Kemudian, KWT Kencana Ungu Pekon Kelungu, dan KWT Harapan Bunda Pekon Penanggungan.

Azis mengatakan fasilitasi yang dimaksud yakni berupa legalitas usaha Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Sertifikasi Halal. Dua unsur itu sebagai upaya untuk menciptakan usaha yang berkelanjutan. Menurutnya, beberapa komponen tersebut sangat penting untuk mendongkrak penjualan dan memperluas pemasaran produk UMKM itu sendiri.

Dosen muda Unila Aziz Ahmad bersama Tim BPP Kota Agung Tanggamus melakukan kunjungan ke pelaku UMKM

Jalin Sinergisitas dengan Balai Pelatihan Pertanian

Azis bekerjasama dengan Tim Balai Pelatihan Pertanian (BPP) Kota Agung, Tanggamus, yang dipimpin oleh Dwi Diana Sukmawati untuk menyukseskan agenda itu.

“Ada dua kegiatan hari ini, yakni diawali sosialisasi kemudian dilanjutkan kunjungan penyuluhan ke dapur produksi UMKM,” ujar dia.

Sementara itu, Anggota KWT Kencana Ungu, Kasinia Safitri mengaku senang dengan upaya yang dilakukan dosen muda itu.

“Tentu saya sangat senang karena pendampingan dan fasilitasi ini gratis dan sertifikat yang didapat berlaku seumur hidup,” ungkap dia.

Lebih lanjut, Kepala BPP Kota Agung, Dwi Diana Sukmawati mengaku sangat terbantu dengan upaya yang dilakukan dosen muda itu.

“Tentu dengan kehadiran bapak Azis selaku dosen sekaligus fasilitator NIB dan Sertifikasi Halal di tengah-tengah kita sangat membantu. Utamanya dalam upaya memberi kepastian hukum dalam berusaha di UMKM dan KWT di bawah binaan BPP Kota Agung,” kata dia.

Jalankan Tri Darma Perguruan Tinggi

Azis Ahmad menjelaskan profesinya sebagai dosen harus menjalankan Tri Darma Perguruan Tinggi, salah satunya fungsi pengabdian kepada masyarakat.

“Tentu saya sebagai fasilitator telah melalui tahap yang panjang bersama UMKM. Ini adalah hasil dari sinergisitas dengan multipihak untuk mewujudkan UMKM yang berdaya saing. Diharapkan juga bisa berkontribusi mengerek perekonomian daerah,” kata Azis yang juga Pendamping PPH Halal Center Cendikia Muslim.