Bandar Lampung, Merapah.com – Program Studi Teknologi Rekayasa Elektronika Politeknik Negeri Lampung (Polinela) menggelar kegiatan sosialisasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bidang kelistrikan di SMK Negeri 9 Bandar Lampung sebagai bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2026.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa mengenai pentingnya penerapan K3 dalam bidang kelistrikan. Melalui sosialisasi tersebut, peserta dibekali pengetahuan tentang risiko bahaya listrik, prosedur kerja yang aman, serta pentingnya membangun budaya keselamatan kerja sejak dini.

Ketua Pelaksana Pengabdian Masyarakat, Habib Azhar, mengatakan bahwa pemahaman K3 menjadi bekal penting bagi siswa SMK yang nantinya akan terjun ke dunia kerja maupun industri.
“Bidang kelistrikan memiliki berbagai potensi risiko seperti sengatan listrik, korsleting hingga kebakaran. Melalui kegiatan ini kami berharap siswa mampu memahami cara bekerja yang aman dan sesuai standar K3 sehingga dapat meminimalkan risiko kecelakaan kerja,” ujarnya.
Sosialisasi diikuti oleh 49 siswa SMKN 9 Bandar Lampung, terdiri dari 22 siswa kelas X dan 27 siswa kelas XI. Selain siswa, kegiatan juga melibatkan guru pendamping sekolah serta tim pengabdian masyarakat dari Program Studi Teknologi Rekayasa Elektronika Polinela.
Tim pelaksana kegiatan terdiri dari Habib Azhar sebagai ketua pelaksana, bersama Aknisa Alqibetia Sari, Ridho Akmal Sembiring, Regi Rian Donni, dan Muhammad Rafi Ridho.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai pengertian dan pentingnya K3 pada bidang kelistrikan, identifikasi bahaya dan risiko listrik, pencegahan kecelakaan kerja akibat listrik, penggunaan alat pelindung diri (APD), prosedur kerja aman dalam instalasi kelistrikan, hingga etika profesi di bidang kelistrikan.
Materi disampaikan secara edukatif melalui pemaparan teori, diskusi, serta sesi tanya jawab interaktif sehingga peserta dapat memahami penerapan K3 secara lebih menyeluruh.
Plt. Kepala SMK Negeri 9 Bandar Lampung, Destamrini, menyambut baik kegiatan tersebut. Menurutnya, sosialisasi K3 sangat bermanfaat untuk menambah wawasan siswa yang sedang mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.
“Kami mengapresiasi kegiatan pengabdian masyarakat dari Polinela ini. Pengetahuan tentang keselamatan kerja sangat penting bagi siswa SMK agar mereka memiliki kompetensi sekaligus kesadaran untuk bekerja secara aman dan profesional,” katanya.
Sementara itu, Dosen Pembimbing Program Studi Teknologi Rekayasa Elektronika Polinela, Ir. Syaiful Mansur, S.T., M.Eng., menegaskan bahwa budaya keselamatan kerja harus ditanamkan sejak masa pendidikan.
“Keselamatan kerja bukan hanya menjadi kebutuhan di industri, tetapi juga harus menjadi kebiasaan dalam proses belajar dan praktik. Dengan memahami K3 sejak sekolah, siswa akan lebih siap menghadapi tuntutan dunia kerja yang mengutamakan aspek keselamatan,” ungkapnya.
SMK Negeri 9 Bandar Lampung dipilih sebagai lokasi kegiatan karena memiliki bidang keahlian yang berkaitan dengan teknologi dan kelistrikan, sehingga dinilai relevan dengan tujuan program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh Polinela.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa semakin memahami pentingnya penerapan K3 di bidang kelistrikan dan mampu menerapkannya dalam kegiatan praktik maupun saat memasuki dunia industri di masa mendatang.







