YOGYAKARTA, Merapah.com — Sebanyak 50 mahasiswa lintas fakultas Universitas Gadjah Mada (UGM) mengikuti Pelatihan Mendongeng sebagai bekal pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Gorontalo. Kegiatan yang diselenggarakan oleh mahasiswa Fakultas Teknologi Pertanian UGM bersama Solidaritas Erlangga (SOGA) itu berlangsung di Aula Fakultas Teknologi Pertanian UGM, Minggu (14/6/2026).
Pelatihan menghadirkan pendongeng nasional asal Lampung, Tri Sujarwo atau yang akrab disapa Kak Jarwo, sebagai narasumber utama. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam membangun budaya literasi di masyarakat, khususnya bagi anak-anak di lokasi KKN.
Dalam sesi pelatihan, Kak Jarwo membagikan berbagai teknik dasar mendongeng, mulai dari langkah awal sebelum tampil hingga teknik mengubah karakter suara menggunakan pernapasan diafragma.
Tak hanya menyampaikan teori, para peserta juga diajak mempraktikkan langsung teknik mendongeng agar lebih percaya diri saat berinteraksi dengan anak-anak di lapangan.
“Para peserta sangat antusias, apalagi saat sesi praktik mendongeng. Mereka begitu menikmati proses belajar yang berlangsung,” ujar Kak Jarwo, pendongeng yang pernah mengabdi sebagai guru di Papua tersebut.
Kegiatan Safari Pelatihan Mendongeng ini rencananya akan terus berlanjut hingga Juli 2026 dan digelar di berbagai daerah di Indonesia.
Salah satu peserta, Kevin Nashor, mengaku pelatihan tersebut sangat bermanfaat sebagai bekal sebelum menjalankan KKN di Gorontalo. Ia mengatakan teknik yang telah dipelajari akan diterapkan saat berinteraksi dengan anak-anak di wilayah penugasan.
“Kami akan mempraktikkan teknik mendongeng yang sudah diajarkan Kak Jarwo di lokasi penempatan nanti. Kami juga mendukung gerakan peningkatan literasi di Gorontalo. Harapannya, anak-anak semakin menyukai kegiatan membaca melalui dongeng yang akan kami bawakan,” kata mahasiswa asal Yogyakarta tersebut.
Sementara itu, perwakilan Solidaritas Erlangga (SOGA), Atika Permata Hati, menyampaikan dukungannya terhadap kolaborasi yang dilakukan mahasiswa UGM dalam meningkatkan literasi anak-anak melalui pendekatan mendongeng.
Menurutnya, metode mendongeng menjadi cara yang menyenangkan dan efektif untuk menumbuhkan minat baca sejak usia dini.
“Kami berharap para peserta dapat turut meningkatkan kemampuan literasi anak-anak di Gorontalo melalui mendongeng. Kak Jarwo membawakan kelas pelatihan ini dengan sangat asyik dan para peserta pun terlihat antusias mengikuti setiap sesi,” ujarnya.
Melalui pelatihan ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya menjalankan program KKN, tetapi juga menjadi agen penggerak literasi yang mampu menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak-anak di daerah penugasan.








