Jumat, Juni 5, 2026
No Result
View All Result
Merapah.com
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini
Merapah.com
Home

PAN Nonaktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya dari Kursi DPR

Putri S by Putri S
Agustus 31, 2025
in Uncategorized
PAN nonaktifkan eko patria dan uya kuya
FacebookWhatsappTelegramTwitter

Merapah.com – Partai Amanat Nasional (PAN) nonaktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya dari kursi DPR berlaku 1 September 2025. Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi menyampaikan keputusan itu melalui keterangan resmi partai.

Ia menegaskan keputusan diambil setelah mencermati dinamika politik dan sosial belakangan ini.

Related posts

Harga emas Antam pada Kamis, 4 Juni 2026, masih bertahan di level Rp2,774 juta per gram. Meski pasar global mengalami tekanan, harga emas domestik tetap berada pada level tinggi.

Harga Emas Antam 4 Juni 2026 Bertahan, Simak Pergerakan Terbarunya

Juni 4, 2026
PT BHM dan PT Adora Marsada Group resmi bekerja sama mengelola BATIQA Hotel Adora Lampung yang dijadwalkan beroperasi pada 2027 di Natar, Lampung Selatan.

BATIQA Bangun Hotel Baru di Natar, Bidik Penumpang Bandara dan Wisatawan Modern

Juni 3, 2026

“Penonaktifan ini kami ambil sebagai langkah menenangkan publik dan menjaga stabilitas,” ujar Viva Yoga.

Viva Yoga menegaskan, keputusan ini lahir setelah DPP PAN menimbang dinamika politik dan perkembangan situasi nasional.

BACA JUGA: Mobil Terbaru di Indonesia 2025: Deretan Model Segar yang Wajib Dilirik

“Mencermati dinamika dan perkembangan saat ini, DPP PAN memutuskan untuk menonaktifkan Saudaraku Eko Hendro Purnomo (Eko Patrio) dan Saudaraku Surya Utama (Uya Kuya) … terhitung sejak hari Senin, 1 September 2025,”jelasnya.

Tujuan Penonaktifan

PAN menyebut alasan utama keputusan ini ialah untuk menjaga stabilitas politik serta meredam ketegangan publik. Viva Yoga menambahkan imbauan khusus kepada masyarakat agar tidak terprovokasi.

“PAN mengimbau kepada masyarakat untuk bersikap tenang, sabar, dan mempercayakan secara penuh kepada pemerintah..,”ujarnya.

Sumber dari DPP PAN juga menyebut, keputusan menonaktifkan dua politisi ini mempertimbangkan kondisi sosial yang memanas pasca rangkaian demonstrasi yang terjadi sejak 28 Agustus 2025.

Sejumlah media melaporkan bahwa aksi massa kala itu bahkan berujung pada penyerangan rumah politisi, termasuk kediaman Eko Patrio dan Uya Kuya.

Permintaan Maaf dari Eko Patrio

Sehari sebelum keputusan diumumkan, Eko Patrio sudah lebih dulu tampil di publik lewat sebuah video. Dalam unggahan itu, ia menyampaikan penyesalan mendalam kepada masyarakat.

“Dengan penuh kerendahan hati, saya Eko Patrio, menyampaikan permohonan maaf sedalam-dalamnya kepada masyarakat atas keresahan yang timbul akibat perbuatan yang saya lakukan.”

BACA JUGA: Lagu Tabola Bole Guncang Istana Negara, Bukti Kreativitas Musik Anak Bangsa

Klarifikasi dari Uya Kuya

Tak hanya Eko Patrio, Uya Kuya juga mengunggah video permintaan maaf. Dalam video itu, ia menyinggung langsung soal tindakannya yang menuai protes masyarakat.

“Saya Uya Kuya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya … untuk seluruh masyarakat Indonesia atas apa yang terjadi beberapa hari terakhir ini.”

Video permintaan maaf Uya Kuya muncul setelah aksinya berjoget di Gedung DPR RI viral dan dikritik luas. Publik menilai sikapnya tidak menunjukkan empati di tengah situasi yang penuh ketegangan.

Demonstrasi dan Tekanan Publik

Keputusan PAN menonaktifkan dua kadernya dipicu rangkaian peristiwa sejak 28–31 Agustus 2025. Demonstrasi besar terjadi di beberapa daerah, termasuk Jakarta.

Massa menuntut pertanggungjawaban sejumlah politisi, di antaranya Eko Patrio dan Uya Kuya.

Situasi semakin panas ketika massa melakukan penyerangan terhadap rumah politisi. Beberapa media lokal melaporkan adanya korban jiwa akibat kericuhan yang terjadi.

Kondisi inilah yang kemudian mempercepat langkah partai dalam mengambil keputusan tegas.

BACA JUGA: Bandar Lampung Pecahkan Sekubal Rekor MURI Terbesar di Indonesia

Dampak Politik untuk PAN

Langkah PAN menonaktifkan dua kader publik figur ini menimbulkan pertanyaan lanjutan mengenai posisi fraksi di DPR.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai siapa yang akan menggantikan posisi Eko Patrio maupun Uya Kuya di kursi DPR RI.

Viva Yoga kembali mengingatkan agar semua pihak menahan diri dan menyerahkan penyelesaian masalah kepada pemerintah serta mekanisme hukum yang berlaku.

Keputusan PAN Nonaktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya menjadi babak baru dalam dinamika politik nasional. Langkah ini mencerminkan sikap tegas partai menghadapi sorotan publik terhadap perilaku kadernya.

Dengan permintaan maaf terbuka dari kedua politisi tersebut, partai berharap situasi sosial bisa kembali kondusif dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga politik tetap terjaga.

Tags: beritaDPRhukum dan politikPANPolitik
Previous Post

Mitra Bentala dan Forkom Nettral Dorong Ekonomi Nelayan Pesisir Timur Lampung

Next Post

Bom Molotov Menuju Gedung DPRD, Aparat Ringkus Tiga Pemuda di Bandar Lampung

Next Post
Bom Molotov Menuju Gedung DPRD

Bom Molotov Menuju Gedung DPRD, Aparat Ringkus Tiga Pemuda di Bandar Lampung

Jam Tangan Mewah Sahroni Senilai Rp11,7 Miliar Kembali Usai Viral di Medsos

Jam Tangan Mewah Sahroni Senilai Rp11,7 Miliar Kembali Usai Viral di Medsos

WhatsApp Siapkan Fitur Close Friends

WhatsApp Siapkan Fitur Close Friends, Privasi Status Kini Lebih Terjaga

Harga Emas Tembus Rekor 2025

Harga Emas Tembus Rekor Sepanjang 2025, Analis Prediksi Tren Bullish Masih Berlanjut

Gempa Afghanistan

Gempa Afghanistan: Magnitudo 6,0 Telan Ratusan Korban Jiwa

RECOMMENDED NEWS

Perokok Pasif

Perokok Pasif 3 Kali Lebih Berisiko dari Perokok Aktif, Ini Faktanya!

1 tahun ago
yakin Allah pasti bantu

Yakin Allah Pasti Bantu, Menemukan Rasa Tenang Itu

8 bulan ago
SMP IT Al-Banna Kembali Buka Pendaftaran: Kuota Terbatas!

SMP IT Al-Banna Kembali Buka Pendaftaran: Kuota Terbatas!

2 tahun ago
prakiraan cuaca hujan Cuaca ekstrim

Waspada Potensi Hujan Lebat dan Pohon Tumbang

1 tahun ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Berita
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

2018 League antam Bali United Bandar Lampung berita berita cuaca berita lampung Bisnis BMKG bmkg Lampung Budget Travel cerpen Cuaca cuaca Lampung digitalisasi ekonomi Ekonomi bisnis erson agustinus gen z harga emas Honda hujan di Lampung Indonesia Istana Negara kegiatan mahasiswa kesehatan Lampung Lampung Selatan Lifestyle mahasiswa Mahasiswa KKN Market Stories Mitra Bentala olahraga Opini otomotif pendidikan prakiraan cuaca Prakiraan cuaca Lampung Teknologi tips tips dan trik Tips Kesehatan ubs Universitas Lampung

POPULAR NEWS

  • Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    457 shares
    Share 183 Tweet 114
  • Mempercayai Weton Tulang Wangi dalam Perspektif Islam

    417 shares
    Share 167 Tweet 104
  • Enam Permainan Sederhana Tingkatan Motorik Anak

    416 shares
    Share 166 Tweet 104
  • Tiga Tips Manager untuk Memiliki Karyawan Profesional

    411 shares
    Share 164 Tweet 103
  • Tiga Aplikasi Gratisan untuk Edit Video di Ponsel Kamu

    410 shares
    Share 164 Tweet 103
Merapah.com

Follow us on social media:

Recent News

  • Harga Emas Hari Ini 5 Juni 2026 Turun, Antam dan Pegadaian Kompak Melemah
  • Cuaca Lampung Hari Ini Cerah, Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah Siang Sore
  • Dr. Suprihatin Ali Temukan Hambatan Utama Keberlanjutan Industri Kopi Lampung

Category

  • Berita
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Uncategorized
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2026 - Merapah.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini

© 2026 - Merapah.com