Rabu, Juni 10, 2026
No Result
View All Result
Merapah.com
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini
Merapah.com
Home Internasional

Virus Nipah: Mengapa Dunia Waspada?

Putri S by Putri S
Januari 29, 2026
in Internasional, Kesehatan
Hantavirus berasal dari tikus liar dan dapat menyebabkan penyakit serius pada manusia jika tidak diwaspadai sejak awal.

Hantavirus berasal dari tikus liar dan dapat menyebabkan penyakit serius pada manusia jika tidak diwaspadai sejak awal.

FacebookWhatsappTelegramTwitter

Merapah.com – Virus Nipah kembali menjadi perhatian otoritas kesehatan global. Penyakit ini dikenal sebagai virus zoonotik yang mematikan.

World Health Organization (WHO) menempatkan Virus Nipah sebagai patogen prioritas. Penetapan ini terkait potensi wabah dan tingginya angka kematian.

Related posts

Vaksin Ebola membantu menekan penyebaran wabah mematikan di Afrika. WHO menyebut vaksin efektif melindungi kelompok berisiko tinggi dari Ebola Zaire.

Vaksin Ebola Jadi Senjata Utama Lawan Wabah Mematikan

Mei 26, 2026
Telur tetap menjadi sumber protein sehat jika dikonsumsi sesuai kebutuhan tubuh dan tidak berlebihan.

Batas Aman Makan Telur, Berapa Butir Ideal Setiap Minggu?

Mei 25, 2026

Sejumlah negara di Asia masih melaporkan kasus secara terbatas. Kondisi tersebut mendorong peningkatan kewaspadaan internasional.

Sebagai virus yang dapat menular lintas spesies, Nipah dinilai berbahaya. Selain menular dari hewan ke manusia, virus ini juga menyebar antar manusia.

Oleh karena itu, WHO meminta negara meningkatkan kesiapsiagaan dini.

 

BACA JUGA: Sejuta Manfaat Si Buah Kuning Manis Legendaris

 

Asal Usul Virus Nipah dan Cara Penularan

Virus Nipah pertama kali teridentifikasi pada 1998 di Malaysia. Wabah awal menyerang peternak babi di wilayah Sungai Nipah.

Peneliti kemudian menemukan sumber alami virus berasal dari kelelawar buah. Kelelawar ini membawa virus tanpa menunjukkan gejala sakit.

Penularan ke manusia terjadi melalui kontak dengan hewan terinfeksi. Buah atau minuman yang tercemar urin atau air liur kelelawar menjadi media penularan.

Spesialis Penyakit Dalam di Aster Hospital, Uni Emirat Arab, Dr. Jyoti Upadhyay, menilai Virus Nipah sebagai ancaman serius meski tergolong penyakit langka.

Dilansir dari Al Arabiya, Upadhyay menyebut virus ini dapat menyebabkan kerusakan otak parah dengan tingkat kematian yang tinggi.

“Ini adalah virus yang sangat jarang, tetapi menjadi perhatian serius. Penyakit ini bisa menyebabkan kerusakan otak yang parah dan hingga saat ini hanya terapi suportif yang tersedia,” jelas Upadhyay.

Ia juga menekankan pentingnya mengambil pelajaran dari pengalaman pandemi COVID-19, terutama dalam edukasi kesehatan masyarakat dan kesiapsiagaan menghadapi wabah Virus Nipah.

 

BACA JUGA: Bahaya Gorengan Plastik Mengintai: Cek Faktanya!

 

Dalam beberapa kasus, babi berperan sebagai hewan perantara. Lingkungan peternakan dengan sanitasi buruk meningkatkan risiko infeksi.

Selain penularan dari hewan, virus ini dapat menyebar antar manusia. Penularan terjadi melalui kontak erat dengan cairan tubuh pasien.

Keluarga pasien dan tenaga kesehatan menghadapi risiko lebih tinggi. Dilansir dari WHO, beberapa wabah di Asia Selatan didominasi penularan antarmanusia.

Fakta ini memperkuat urgensi pengendalian infeksi di fasilitas kesehatan.

Gejala Klinis dan Dampak Kesehatan

Virus Nipah menyebabkan gejala dengan tingkat keparahan beragam. Gejala awal biasanya berupa demam dan sakit kepala.

Pasien juga dapat mengalami nyeri otot dan gangguan pernapasan. Namun, kondisi dapat memburuk dalam waktu singkat.

Virus ini menyerang sistem saraf pusat. Radang otak akut menjadi komplikasi paling berbahaya.

Pasien dapat mengalami kebingungan dan penurunan kesadaran. Dalam kasus berat, pasien jatuh koma dalam 24 hingga 48 jam.

Dilansir dari WHO, tingkat kematian akibat viirus ini berkisar 40 hingga 75 persen. Angka tersebut bergantung pada kecepatan diagnosis dan kualitas perawatan.

Sebagian pasien yang selamat mengalami gangguan saraf jangka panjang. Dampak ini menurunkan kualitas hidup penyintas.

 

BACA JUGA: Kasus Flu Meningkat di Indonesia, Pakar UGM Ingatkan Warga untuk Waspada

 

Pencegahan dan Tantangan Penanganan

Hingga kini, belum tersedia obat khusus untuk Virus Nipah. Vaksin untuk manusia juga belum mendapat persetujuan resmi.

Tenaga medis mengandalkan perawatan suportif intensif. Pasien membutuhkan pemantauan ketat dan alat bantu pernapasan.

Karena keterbatasan pengobatan, pencegahan menjadi langkah utama. WHO menganjurkan masyarakat menghindari konsumsi buah terkontaminasi.

Konsumsi getah kurma mentah sering memicu kasus penularan virus. Peternak disarankan membatasi akses kelelawar ke pakan ternak.

Tenaga kesehatan wajib menerapkan protokol perlindungan ketat. Virus Nipah mencerminkan ancaman penyakit zoonotik global.

Interaksi manusia dan satwa liar terus meningkat. Perubahan lingkungan memperbesar risiko penularan virus baru.

Karena itu, kesiapsiagaan menjadi kunci pencegahan. Penguatan surveilans dan edukasi publik harus berjalan beriringan.

Tanpa langkah serius, Virus Nipah berpotensi memicu krisis kesehatan berikutnya.

Tags: beritaberita kesehatankesehatanvirus nipahWHO
Previous Post

Kue Kering Lampung dari Cahaya Cookies, Favorit Keluarga Sejak 2020

Next Post

FKIP Unila Gelar Wicara Guru Besar di Dies Natalis ke-58, Dorong Kolaborasi Pendidikan Lampung Berdaya Saing Global

Next Post
FKIP Unila Gelar Wicara Guru Besar di Dies Natalis ke-58, Dorong Kolaborasi Pendidikan Lampung Berdaya Saing Global

FKIP Unila Gelar Wicara Guru Besar di Dies Natalis ke-58, Dorong Kolaborasi Pendidikan Lampung Berdaya Saing Global

D'Dharma Residence,

D'Dharma Residence Perumahan Subsidi Modern One Gate System Hadir di Natar

Nua43 Hostel

Nua43 HOSTEL, Solusi Menginap Praktis di Tengah Kota Bandar Lampung

Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat mengguyur kawasan perkotaan di Lampung, disertai awan tebal.

Update Cuaca Lampung Hari Ini: Hujan Sejak Pagi

Manfaat susu kambing

Susu Kambing Disebut Lebih Sehat, Ini Faktanya

RECOMMENDED NEWS

Pelatihan Komputer di Desa Sukanegara: Mahasiswa KKN Unila Dukung Pendidikan Digital untuk Siswa SD

Pelatihan Komputer di Desa Sukanegara: Mahasiswa KKN Unila Dukung Pendidikan Digital untuk Siswa SD

1 tahun ago
BMKG- putri f

BMKG Lampung Keluarkan Peringatan Dini Cuaca: Cek Yuk!

6 bulan ago
1. Lapas Kalianda dan Kodim 0421 Tandatangani PKS

Sah! Lapas Kalianda dan Kodim 0421 Tandatangani PKS Jaga Stabilitas Keamanan dan Ketertiban

1 tahun ago
Godzilla El Nino diprediksi menghantam Lampung pada 2026 dan mengancam industri kakao. Kekeringan ekstrem berpotensi menekan produksi hingga kualitas biji.

Godzilla El Nino Ancam Kakao Lampung

2 minggu ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

2018 League antam Bandar Lampung berita berita cuaca berita lampung Bisnis BMKG bmkg Lampung cerpen Cuaca cuaca Lampung digitalisasi ekonomi Ekonomi bisnis emas erson agustinus gen z harga emas Honda hujan di Lampung Indonesia Istana Negara kegiatan mahasiswa kesehatan Lampung Lampung Selatan Lifestyle mahasiswa Mahasiswa KKN Mitra Bentala National Exam olahraga Opini otomotif pendidikan prakiraan cuaca Prakiraan cuaca Lampung Teknologi tips tips dan trik Tips Kesehatan ubs Universitas Lampung Visit Bali

POPULAR NEWS

  • Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    457 shares
    Share 183 Tweet 114
  • Mempercayai Weton Tulang Wangi dalam Perspektif Islam

    418 shares
    Share 167 Tweet 105
  • Enam Permainan Sederhana Tingkatan Motorik Anak

    416 shares
    Share 166 Tweet 104
  • Tiga Tips Manager untuk Memiliki Karyawan Profesional

    411 shares
    Share 164 Tweet 103
  • Tiga Aplikasi Gratisan untuk Edit Video di Ponsel Kamu

    410 shares
    Share 164 Tweet 103
Merapah.com

Follow us on social media:

Recent News

  • Harga BBM Naik Lagi, Pertamax Kini Tembus Rp16.250 per Liter
  • Bocah di Vietnam Alami Retak Tulang Wajah Usai Jatuh dari Perosotan 
  • Harga Emas Antam Naik Lagi, Simak Rincian Terbarunya Hari Ini

Category

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Uncategorized
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2026 - Merapah.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini

© 2026 - Merapah.com