Papa Zola The Movie Meledak di Bioskop, Sudah Nonton?

Animasi Malaysia Tembus Pasar Indonesia

Papa zola the movie
Melalui Papa Zola, Monsta Studios memperluas semesta ceritanya. Langkah ini membuka peluang sekuel dan ekspansi internasional.Kini, Papa Zola tidak lagi sekadar karakter pendukung.

Merapah.com – Film animasi Asia Tenggara kembali mencuri perhatian penonton regional. Kali ini, Papa Zola The Movie hadir sebagai tontonan keluarga penuh aksi dan emosi.

Film ini diproduksi oleh Monsta Studios, studio di balik kesuksesan BoBoiBoy. Sutradara sekaligus kreator, Nizam Razak, mengembangkan karakter Papa Zola menjadi tokoh utama.

Berbeda dari serialnya, film ini memberi ruang eksplorasi cerita lebih luas. Penonton tidak hanya menyaksikan komedi, tetapi juga konflik emosional keluarga.

Spin-off BoBoiBoy dengan Skala Lebih Besar

Karakter Papa Zola sebelumnya dikenal dalam serial BoBoiBoy. Namun, kali ini ia memimpin cerita sebagai pusat narasi.

Cerita mengikuti Papa Zola yang menjalani kehidupan sederhana bersama keluarganya. Ia bekerja keras demi memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Namun, situasi berubah ketika ancaman alien menyerang bumi. Dalam kekacauan itu, putrinya diculik oleh musuh misterius.

Papa Zola lalu kembali ke masa lalunya sebagai agen organisasi rahasia. Organisasi tersebut dikenal sebagai P.A.P.A atau Protect And Prevent Agency.

Sejak saat itu, film bergerak cepat dengan adegan aksi intens. Meski demikian, cerita tetap menekankan nilai keluarga dan pengorbanan.

 

BACA JUGA: Jet Li Kembali Ke Layar Lebar Februari 2026, Ini Deretan Filmnya!

 

Jadwal Tayang dan Respons Penonton

Film ini pertama kali tayang di Malaysia pada 11 Desember 2025. Setelah itu, distributor merilisnya di Indonesia pada 23 Januari 2026.

Sejumlah jaringan bioskop besar menayangkan film ini serentak. Durasi film mencapai 111 menit dengan balutan aksi dan humor.

Di Malaysia, film ini mencatat pendapatan box office signifikan. Perolehan pendapatan menembus puluhan juta ringgit dalam beberapa pekan.

Capaian tersebut memperkuat posisi animasi lokal di pasar regional. Sementara itu, penonton Indonesia menyambut film ini dengan antusias.

Banyak keluarga memilihnya sebagai tontonan akhir pekan.

 

BACA JUGA: Film Agak Laen 2 Tayang: Sekejap Tembus 2 Juta Penonton!

 

Animasi Asia Tenggara Makin Kompetitif

Kesuksesan film ini menunjukkan daya saing industri animasi regional. Studio Asia Tenggara kini mampu bersaing secara teknis dan cerita.

Visual film tampil detail dengan kualitas produksi tinggi. Selain itu, musik dan desain suara memperkuat atmosfer petualangan.

Melalui Papa Zola, Monsta Studios memperluas semesta ceritanya. Langkah ini membuka peluang sekuel dan ekspansi internasional.

Kini, Papa Zola tidak lagi sekadar karakter pendukung. Ia menjelma menjadi simbol ayah tangguh dalam balutan aksi spektakuler.