HANOI, Merapah.com – Seorang bocah perempuan berusia empat tahun di Hanoi, Vietnam, mengalami cedera serius setelah terjatuh dari wahana perosotan di area bermain sebuah kompleks apartemen. Insiden yang terjadi pada Minggu (7/6/2026) itu terekam kamera pengawas (CCTV) dan videonya kini beredar luas di media sosial.
Dalam rekaman CCTV yang beredar, korban terlihat berada di bagian atas perosotan sebelum terjatuh ke permukaan di bawahnya. Sesaat sebelum jatuh, tampak seorang anak laki-laki berada di dekat korban dan diduga melakukan kontak fisik.
Peristiwa tersebut terjadi di area bermain anak yang berada di kawasan apartemen di Distrik Nam Tu Liem, Hanoi. Berdasarkan laporan sejumlah media lokal Vietnam, korban terjatuh dari ketinggian sekitar 1,2 hingga 1,5 meter.
Benturan keras yang terjadi saat korban jatuh menyebabkan anak tersebut mengalami luka serius. Warga yang berada di sekitar lokasi segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Alami Cedera Kepala dan Retak Tulang Wajah
Hasil pemeriksaan medis menunjukkan korban mengalami sejumlah cedera akibat benturan keras saat jatuh. Dokter menemukan adanya cedera kepala, retak pada tulang dahi, serta retak pada tulang rongga mata sebelah kanan.
Selain itu, korban juga mengalami hematoma atau penumpukan darah di area kepala yang memerlukan pemantauan intensif oleh tim medis.
Meski mengalami cedera cukup serius, kondisi korban saat ini dilaporkan stabil. Dokter masih terus melakukan observasi guna mengantisipasi kemungkinan komplikasi lanjutan, termasuk gangguan penglihatan dan dampak cedera kepala lainnya.
Anak yang Diduga Mendorong Disebut Mengidap ASD
Ayah korban menyebut anak laki-laki yang diduga mendorong putrinya merupakan anak dengan gangguan spektrum autisme atau Autism Spectrum Disorder (ASD).
Namun demikian, informasi tersebut masih sebatas keterangan dari keluarga korban dan belum dikonfirmasi secara resmi oleh pihak berwenang.
Hingga kini, kepolisian maupun otoritas setempat belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait penyebab pasti insiden tersebut.
Kronologi Masih Dalam Penyelidikan
Rekaman CCTV menjadi salah satu bukti utama yang digunakan untuk menelusuri kronologi kejadian. Meski video menunjukkan adanya interaksi antara kedua anak sebelum korban terjatuh, penyelidikan masih dilakukan untuk memastikan apakah insiden tersebut murni kecelakaan atau terdapat faktor lain yang berkontribusi.
Kasus ini kembali menjadi pengingat pentingnya pengawasan orang tua maupun pendamping saat anak bermain di fasilitas umum. Pengawasan yang memadai dinilai dapat membantu mencegah risiko kecelakaan dan cedera, terutama pada wahana bermain yang memiliki ketinggian tertentu.







