JAKARTA, Merapah.com – Harga emas batangan Antam kembali bergerak naik pada perdagangan Selasa, 9 Juni 2026. Kenaikan ini melanjutkan tren penguatan yang masih terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Berdasarkan pembaruan harga terbaru, emas Antam naik Rp5.000 per gram. Harga jual kini berada di level Rp2.743.000 per gram.
Sementara itu, harga buyback atau pembelian kembali juga bertahan pada level tinggi. Kondisi tersebut masih menarik perhatian investor dan masyarakat.
Harga Emas Antam Kembali Menguat
Harga emas Antam menunjukkan penguatan dibandingkan perdagangan sebelumnya. Kenaikan sebesar Rp5.000 per gram terjadi pada awal pekan ini.
Saat ini, emas Antam ukuran satu gram dijual Rp2.743.000. Angka tersebut menjadi acuan bagi masyarakat yang ingin membeli logam mulia.
Kenaikan harga mencerminkan permintaan yang masih cukup baik. Pergerakan pasar global juga turut memengaruhi harga emas domestik.
Banyak investor memilih emas sebagai instrumen lindung nilai. Pilihan itu biasanya meningkat saat pasar keuangan mengalami ketidakpastian.
BACA JUGA: UMKM Butuh Logistik untuk Ekspansi Bisnis
Daftar Harga Berbagai Pecahan Emas
Selain ukuran satu gram, Antam menyediakan berbagai pilihan pecahan. Masyarakat dapat menyesuaikan pembelian dengan kebutuhan dan kemampuan investasi.
Emas ukuran 0,5 gram dijual Rp1.421.500. Sementara ukuran dua gram dipasarkan dengan harga Rp5.426.000.
Untuk ukuran tiga gram, harga berada di level Rp8.114.000. Emas lima gram dijual Rp13.490.000.
Harga emas ukuran 10 gram mencapai Rp26.925.000. Sedangkan pecahan 25 gram dibanderol Rp67.187.000.
Ukuran 50 gram dijual Rp134.295.000. Adapun emas 100 gram dipasarkan dengan harga Rp268.512.000.
Pilihan pecahan yang beragam memberi fleksibilitas bagi investor. Pembeli dapat menentukan strategi investasi sesuai tujuan keuangan.
Harga Buyback Tetap Bertahan Tinggi
Harga buyback juga menjadi perhatian para pemilik emas. Nilai ini menunjukkan harga yang diterima saat menjual kembali emas ke Antam.
Pada perdagangan terbaru, harga buyback berada di level Rp2.540.000 per gram. Angka tersebut masih tergolong tinggi dibanding periode sebelumnya.
Selisih antara harga jual dan buyback merupakan hal yang umum terjadi. Investor biasanya mempertimbangkan selisih tersebut sebelum bertransaksi.
Harga buyback yang kuat menunjukkan minat pasar masih terjaga. Kondisi ini juga memberikan peluang bagi pemilik emas yang ingin merealisasikan keuntungan.
BACA JUGA: Bisnis Modal 100 Ribuan Ini Cocok Untuk Pemula
Tren Emas Sepanjang Tahun 2026
Sepanjang tahun 2026, harga emas mencatat kinerja yang cukup positif. Nilainya telah meningkat sekitar 10 persen dibanding awal tahun.
Kenaikan tersebut menunjukkan daya tarik emas masih kuat. Banyak investor memanfaatkan emas sebagai aset pelindung nilai jangka panjang.
Pada akhir Januari lalu, harga emas Antam sempat mencetak rekor tertinggi. Saat itu, harga mencapai Rp3.168.000 per gram.
Meski saat ini berada di bawah rekor tersebut, harga emas tetap bertahan pada level tinggi. Kondisi ini menunjukkan pasar masih memberikan sentimen positif terhadap logam mulia.
Pelaku pasar kini menantikan perkembangan ekonomi global berikutnya. Faktor tersebut diperkirakan tetap memengaruhi arah pergerakan harga emas dalam waktu dekat.








