Merapah.com, Pringsewu – Himpunan Mahasiswa Jurusan Budidaya Tanaman Pangan (Himapa) Politeknik Negeri Lampung (Polinela) melaksanakan kegiatan HIMAPA BAKTI DESA 2026 sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dalam rangka menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Kegiatan yang berlangsung di Desa Waringin Sari Barat, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, pada 17–18 Juli 2026 tersebut mengangkat tema “Bergerak Bersama dalam Pengabdian, Menuju Desa yang Berkelanjutan.” Melalui kegiatan ini, mahasiswa berupaya menerapkan ilmu yang diperoleh di perguruan tinggi sekaligus membangun kerja sama dengan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa berkelanjutan.

Himapa Bakti Desa 2026 melibatkan pengurus dan anggota Himapa Kabinet Trisula 2026, dosen Jurusan Budidaya Tanaman Pangan, Pemerintah Desa Waringin Sari Barat, serta masyarakat setempat.
Pelaksanaan kegiatan juga melibatkan kolaborasi dari empat program studi di lingkungan Jurusan Budidaya Tanaman Pangan Polinela, yakni D3 Hortikultura, D4 Teknologi Produksi Tanaman Hortikultura, D4 Teknologi Perbenihan, dan D4 Teknologi Produksi Tanaman Pangan.
Berbagai kegiatan dilakukan selama dua hari pelaksanaan, mulai dari gotong royong, penyuluhan, hingga penanaman bibit bersama masyarakat. Kegiatan gotong royong menjadi langkah mahasiswa untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus memperkuat kedekatan dengan warga.
Selain itu, Sekretaris Jurusan Budidaya Tanaman Pangan, Risky Rahmadi, S.P., M.P., turut memberikan penyuluhan mengenai pentingnya sektor pertanian, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta kontribusi generasi muda dalam mewujudkan pertanian berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan aksi penanaman bibit yang melibatkan mahasiswa dan masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi simbol kepedulian bersama terhadap lingkungan serta komitmen menciptakan desa yang lebih hijau, produktif, dan berkelanjutan.
Tidak hanya berfokus pada pengabdian, Himapa Bakti Desa 2026 juga menjadi momentum untuk memperkenalkan Jurusan Budidaya Tanaman Pangan Polinela kepada masyarakat, khususnya pelajar.
Dalam kegiatan sosialisasi, para Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi di lingkungan Jurusan Budidaya Tanaman Pangan menjelaskan profil jurusan, keunggulan masing-masing program studi, serta peluang akademik, organisasi, dan prospek karier yang tersedia bagi mahasiswa.
Gubernur Himapa Jurusan Budidaya Tanaman Pangan, Aldy Alferanza, mengatakan kegiatan Himapa Bakti Desa menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu sekaligus meningkatkan kepedulian sosial melalui interaksi langsung dengan masyarakat.
“Himapa Bakti Desa bukan hanya sekadar program kerja tahunan, tetapi juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar, berbagi, dan mengabdi secara langsung kepada masyarakat. Kami berharap kegiatan ini mampu mempererat hubungan antara kampus dan masyarakat serta memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi Desa Waringin Sari Barat,” ujar Aldy.
Sementara itu, Sekretaris Jurusan Budidaya Tanaman Pangan sekaligus pemateri kegiatan, Risky Rahmadi, S.P., M.P., mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut sebagai bentuk nyata penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Kegiatan ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi mahasiswa karena mereka dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan secara langsung kepada masyarakat. Saya berharap Himapa Bakti Desa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga mampu memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat sekaligus menjadi media pembelajaran bagi mahasiswa,” ungkap Risky.
Melalui Himapa Bakti Desa 2026, Himapa Polinela berharap kolaborasi antara mahasiswa, dosen, pemerintah desa, dan masyarakat dapat terus berkembang. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mendukung terwujudnya desa yang mandiri, berdaya, dan berkelanjutan.








