Jumat, Juli 24, 2026
No Result
View All Result
Merapah.com
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini
Merapah.com
Home Berita

PhysioAnx Itera, Inovasi Alat Deteksi Awal Tingkat Kecemasan Berbasis Respons Tubuh

Uswah Fatoni by Uswah Fatoni
Juli 22, 2026
in Berita, Teknologi
PhysioAnx Itera, Inovasi Alat Deteksi Awal Tingkat Kecemasan Berbasis Respons Tubuh
FacebookWhatsappTelegramTwitter

Merapah.com, Bandar Lampung – Institut Teknologi Sumatera (Itera) terus mendorong pengembangan inovasi teknologi untuk mendukung kesehatan mental masyarakat. Salah satunya melalui PhysioAnx, perangkat yang dirancang untuk membantu mendeteksi indikasi tingkat kecemasan seseorang dalam waktu singkat melalui respons fisiologis tubuh.

Perangkat tersebut mampu membaca perubahan kondisi tubuh yang berkaitan dengan kecemasan hanya dalam waktu sekitar satu menit. Saat ini, Itera tengah mempersiapkan proses hilirisasi PhysioAnx agar dapat diterapkan secara lebih luas, baik di lingkungan pendidikan maupun layanan kesehatan.

Related posts

7 Tahun Berkarya, AKIRA Teguhkan Komitmen Menuju Pertumbuhan Berkelanjutan

7 Tahun Berkarya, AKIRA Teguhkan Komitmen Menuju Pertumbuhan Berkelanjutan

Juli 22, 2026
Himapa Polinela Laksanakan Bakti Desa 2026, Dorong Kolaborasi Mahasiswa dan Masyarakat Waringin Sari Barat

Himapa Polinela Laksanakan Bakti Desa 2026, Dorong Kolaborasi Mahasiswa dan Masyarakat Waringin Sari Barat

Juli 22, 2026

Upaya penyempurnaan produk dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) yang menghadirkan berbagai pihak, mulai dari psikolog, guru Bimbingan dan Konseling (BK), konselor, hingga pengelola layanan konseling perguruan tinggi. Forum tersebut menjadi wadah untuk memperoleh masukan sebelum PhysioAnx digunakan oleh masyarakat.

Rektor Itera menyampaikan bahwa hasil penelitian perguruan tinggi perlu diarahkan agar memberikan manfaat nyata. Menurutnya, inovasi kampus tidak seharusnya hanya berhenti dalam bentuk publikasi ilmiah, tetapi perlu dikembangkan menjadi produk yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

“Perguruan tinggi harus mampu menghasilkan inovasi yang dapat diproduksi dan dimanfaatkan masyarakat. PhysioAnx menjadi salah satu contoh bagaimana hasil penelitian dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai guna,” ujarnya.

PhysioAnx dikembangkan oleh tim peneliti Program Studi Teknik Biomedis Itera bersama mitra industri PT Entri Jaya Makmur sejak 2024. Ketua Peneliti sekaligus Koordinator Program Studi Teknik Biomedis Itera, Rudi Setiawan, menjelaskan bahwa alat tersebut bekerja dengan mengukur sejumlah sinyal fisiologis tubuh, seperti detak jantung, suhu kulit, serta konduktansi kulit yang mengalami perubahan saat seseorang berada dalam kondisi cemas.

Sinyal yang diperoleh kemudian diproses secara real time menggunakan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence) untuk menghasilkan gambaran awal tingkat kecemasan pengguna.

Namun, Rudi menegaskan bahwa PhysioAnx bukan alat diagnosis medis, melainkan perangkat pendukung skrining awal yang dapat membantu psikolog, konselor, maupun tenaga kesehatan dalam mempercepat proses asesmen.

Menurutnya, tahapan FGD memiliki peran penting dalam memastikan alat tersebut sesuai dengan kebutuhan pengguna. Beberapa aspek yang menjadi perhatian antara lain desain perangkat, prosedur penggunaan, penyampaian hasil pemeriksaan, perlindungan data pribadi, hingga mekanisme tindak lanjut setelah proses skrining.

“Pengembangan PhysioAnx merupakan kolaborasi antara akademisi, industri, dan masyarakat sebagai pengguna. Harapannya, inovasi ini tidak hanya unggul secara ilmiah, tetapi juga menjadi produk yang bermanfaat sebagai pendukung skrining kecemasan,” kata Rudi.

Dari hasil pengujian, PhysioAnx menunjukkan performa yang menjanjikan. Pengujian terhadap 275 responden dengan total 573 kali pengukuran menggunakan Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) sebagai pembanding menunjukkan nilai akurasi, presisi, recall, dan F1-score di atas 96 persen. Perangkat tersebut juga memperoleh nilai Cohen’s Kappa sebesar 0,932.

Hasil tersebut menjadi dasar untuk melanjutkan proses validasi implementasi PhysioAnx di lapangan.

Kepala Pusat Implementasi Inovasi Itera, Deni Subara, menyatakan optimisme terhadap pengembangan PhysioAnx sebagai produk teknologi kesehatan karya anak bangsa. Menurutnya, sinergi antara perguruan tinggi, industri, dan praktisi menjadi faktor penting agar inovasi dapat diterapkan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Di tengah meningkatnya perhatian terhadap isu kesehatan mental, PhysioAnx diharapkan mampu menjadi solusi teknologi yang membantu proses deteksi dini kecemasan sehingga langkah penanganan dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat.

Tags: ITERALampungpendidikanTeknologi
Previous Post

Rakorwil PI Se Sumatera Satukan Strategi Dukung Program 3 Juta Rumah

Next Post

Himapa Polinela Laksanakan Bakti Desa 2026, Dorong Kolaborasi Mahasiswa dan Masyarakat Waringin Sari Barat

Next Post
Himapa Polinela Laksanakan Bakti Desa 2026, Dorong Kolaborasi Mahasiswa dan Masyarakat Waringin Sari Barat

Himapa Polinela Laksanakan Bakti Desa 2026, Dorong Kolaborasi Mahasiswa dan Masyarakat Waringin Sari Barat

7 Tahun Berkarya, AKIRA Teguhkan Komitmen Menuju Pertumbuhan Berkelanjutan

7 Tahun Berkarya, AKIRA Teguhkan Komitmen Menuju Pertumbuhan Berkelanjutan

RECOMMENDED NEWS

BSPJI (2)

Lab Lokal BSPJI Bandar Lampung Dukung Efisiensi Pengujian Pakan Ternak

1 tahun ago
erson agustinus

Tren Aksi Borong Emas..!! Emas Bukan Instrumen Investasi Jangka Pendek

6 bulan ago
Kebutuhan Nutrisi

Waspadai Ciri Tubuh Kekurangan Nutrisi

1 tahun ago
Chery Resmikan Dealer 3S Persada Sarana Mobilindo di Lampung

Chery Resmikan Dealer 3S Persada Sarana Mobilindo di Lampung

6 bulan ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Teknologi
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

antam Bandar Lampung berita berita cuaca berita lampung Bisnis BMKG bmkg Lampung Budget Travel cerpen Cuaca cuaca Lampung digitalisasi ekonomi Ekonomi bisnis emas erson agustinus gen z harga emas Honda hujan di Lampung Indonesia Istana Negara kegiatan mahasiswa kesehatan Lampung Lampung Selatan Lifestyle mahasiswa Mahasiswa KKN Mitra Bentala National Exam olahraga Opini otomotif pendidikan prakiraan cuaca Prakiraan cuaca Lampung Teknologi tips tips dan trik Tips Kesehatan ubs Universitas Lampung Visit Bali

POPULAR NEWS

  • Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    463 shares
    Share 185 Tweet 116
  • Mempercayai Weton Tulang Wangi dalam Perspektif Islam

    423 shares
    Share 169 Tweet 106
  • Enam Permainan Sederhana Tingkatan Motorik Anak

    419 shares
    Share 168 Tweet 105
  • Tiga Aplikasi Gratisan untuk Edit Video di Ponsel Kamu

    415 shares
    Share 166 Tweet 104
  • Tiga Tips Manager untuk Memiliki Karyawan Profesional

    413 shares
    Share 165 Tweet 103
Merapah.com

Follow us on social media:

Recent News

  • 7 Tahun Berkarya, AKIRA Teguhkan Komitmen Menuju Pertumbuhan Berkelanjutan
  • Himapa Polinela Laksanakan Bakti Desa 2026, Dorong Kolaborasi Mahasiswa dan Masyarakat Waringin Sari Barat
  • PhysioAnx Itera, Inovasi Alat Deteksi Awal Tingkat Kecemasan Berbasis Respons Tubuh

Category

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2026 - Merapah.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini

© 2026 - Merapah.com