Senin, Juni 8, 2026
No Result
View All Result
Merapah.com
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini
Merapah.com
Home Uncategorized

Alasan Pluto Didepak dari Daftar Planet Tata Surya

Putri S by Putri S
Februari 4, 2026
in Uncategorized
pluto

Pluto tidak lagi masuk ke daftar planet tata surya.

FacebookWhatsappTelegramTwitter

Merapah.com — Pluto pernah menjadi planet yang paling mudah diingat. Ukurannya kecil, letaknya paling jauh, dan selalu disebut sebagai planet ke-9 dalam daftar planet tata surya.

Namun sejak 2006, status Pluto berubah dan tidak lagi dikategorikan sebagai planet. Perubahan ini sering menimbulkan pertanyaan: kenapa Pluto dicoret dari daftar planet tata surya? Apakah Pluto benar-benar “berbuat kesalahan”?

Related posts

Harga emas Antam pada Kamis, 4 Juni 2026, masih bertahan di level Rp2,774 juta per gram. Meski pasar global mengalami tekanan, harga emas domestik tetap berada pada level tinggi.

Harga Emas Antam 4 Juni 2026 Bertahan, Simak Pergerakan Terbarunya

Juni 4, 2026
PT BHM dan PT Adora Marsada Group resmi bekerja sama mengelola BATIQA Hotel Adora Lampung yang dijadwalkan beroperasi pada 2027 di Natar, Lampung Selatan.

BATIQA Bangun Hotel Baru di Natar, Bidik Penumpang Bandara dan Wisatawan Modern

Juni 3, 2026

Pluto pertama kali ditemukan pada tahun 1930 oleh astronom Amerika Clyde Tombaugh di Lowell Observatory, Arizona. Penemuan ini dilakukan dalam upaya pencarian “Planet X”, yaitu planet yang diduga memengaruhi orbit Uranus dan Neptunus.

Saat itu, penemuan Pluto disambut antusias dan langsung ditetapkan sebagai planet kesembilan dalam tata surya. Selama puluhan tahun, Pluto pun diajarkan sebagai planet di buku pelajaran dan sekolah-sekolah di seluruh dunia.

Namun, seiring berkembangnya teknologi teleskop dan metode observasi astronomi, para ilmuwan mulai menemukan kejanggalan. Fakta pertama yang mencuri perhatian adalah ukuran Pluto yang sangat kecil.

Diameter Pluto hanya sekitar 2.377 kilometer, bahkan lebih kecil dibandingkan Bulan milik Bumi. Temuan ini mulai memicu perdebatan di kalangan ilmuwan mengenai definisi planet itu sendiri.

Selain ukurannya, orbit Pluto juga menjadi masalah. Orbit Pluto sangat miring dan berbentuk elips ekstrem, berbeda dengan orbit delapan planet lainnya yang relatif datar dan stabil. Dalam periode tertentu, Pluto bahkan pernah berada lebih dekat ke Matahari dibandingkan Neptunus. Karakteristik orbit ini membuat Pluto terlihat “tidak sejalan” dengan planet-planet lain dalam tata surya.

Puncak dari perdebatan ini terjadi pada tahun 2006, ketika International Astronomical Union (IAU) mengadakan sidang resmi dan menetapkan definisi ilmiah planet.

Menurut IAU, sebuah benda langit hanya dapat disebut planet jika memenuhi tiga kriteria utama, yaitu:

  1. Mengorbit Matahari.
  2. Memiliki bentuk hampir bulat karena gaya gravitasinya sendiri.
  3. Mampu membersihkan jalur orbitnya dari benda-benda lain di sekitarnya.

Pluto memenuhi dua syarat pertama, tetapi gagal memenuhi syarat ketiga. Pluto berada di wilayah bernama Sabuk Kuiper (Kuiper Belt), sebuah kawasan di luar orbit Neptunus yang dipenuhi banyak objek kecil berupa es dan batu. Di wilayah ini, Pluto bukan objek yang dominan dan tidak mampu “membersihkan” orbitnya. Artinya, Pluto hanyalah salah satu dari banyak benda langit serupa di daerah tersebut.

 

BACA JUGA: Kenapa Bau Hujan Menenangkan? Ini Penjelasan Ilmiahnya

 

Berdasarkan keputusan IAU tersebut, Pluto kemudian diklasifikasikan ulang sebagai planet kerdil (dwarf planet). Status ini menempatkan Pluto sejajar dengan objek lain seperti Eris, Haumea, dan Makemake. Penting untuk dipahami, Pluto tidak menghilang dan tidak dikeluarkan dari tata surya, melainkan hanya mengalami perubahan klasifikasi ilmiah.

Pluto Tetap Menjadi Objek Penting Meski Tak Lagi di Daftar Planet Tata Surya

Menurut NASA Solar System Exploration, Pluto tetap menjadi objek penting dalam penelitian astronomi karena struktur, atmosfer, dan sejarah pembentukannya memberikan banyak informasi tentang awal terbentuknya tata surya. Bahkan, misi New Horizons pada 2015 berhasil mengungkap permukaan Pluto yang kompleks dan aktif secara geologis.

Keputusan pengubahan status Pluto memang sempat menuai kontroversi dan reaksi emosional dari masyarakat. Namun, secara ilmiah, keputusan ini bertujuan untuk menciptakan sistem klasifikasi yang lebih konsisten dan akurat. Pluto kini dipahami bukan sebagai planet utama, melainkan sebagai objek unik yang membantu ilmuwan mempelajari wilayah luar tata surya.

Jadi, Pluto bukan “planet yang dibuang”, melainkan bagian penting dari keluarga tata surya dengan peran ilmiah yang besar. Statusnya berubah, tetapi pesonanya sebagai benda langit misterius tetap tak tergantikan.

Sumber:
International Astronomical Union (IAU), Definition of a Planet, 2006.
NASA Solar System Exploration, Pluto Overview.
Encyclopaedia Britannica, Pluto – Dwarf Planet.

 

Tags: planetplutosainstata surya
Previous Post

Nocturnity “Kick and Ride” Satukan Komunitas Motor di Lampung

Next Post

Gol Cepat Jadi Kunci, Indonesia Kalahkan Vietnam 3-2

Next Post
Indonesia vs Vietnam

Gol Cepat Jadi Kunci, Indonesia Kalahkan Vietnam 3-2

hujan lampung

Hujan Diprakirakan Dominasi Lampung Hari Ini

MSCI IHSG

Tidak Hanya MSCI, Bursa Saham Indonesia Perlu Pembanding (Benchmark) Indeks Saham Global Lainnya

Jajaran REI Lampung

Gentengisasi Prabowo, REI Lampung: Harga Rumah Tetap Aman

Gerhana matahari cincin

Gerhana Matahari Cincin Muncul Februari 2026, Ini Faktanya

RECOMMENDED NEWS

darmajaya

Bangga! Teknik Informatika IIB Darmajaya Akreditasi Unggul Masuk 36 Besar Kampus di Indonesia

5 bulan ago
ASDP- Kapal Ferry

ASDP Perkuat Arus Nataru Lewat Dua Layanan Kapal Express: Merak–Bakauheni

6 bulan ago
baterai hp

Baterai HP Cepat Drop? Ini Penjelasan Ilmiahnya

6 bulan ago
Mafindo Lampung Ajak Para Pemuda Tingkatkan Literasi Digital

Mafindo Lampung Ajak Para Pemuda Tingkatkan Literasi Digital

2 tahun ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Berita
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

antam Bali United Bandar Lampung berita berita cuaca berita lampung Bisnis BMKG bmkg Lampung Budget Travel cerpen Chopper Bike Cuaca cuaca Lampung digitalisasi ekonomi Ekonomi bisnis erson agustinus gen z harga emas Honda hujan di Lampung Indonesia Istana Negara kegiatan mahasiswa kesehatan Lampung Lampung Selatan Lifestyle mahasiswa Mahasiswa KKN Market Stories Mitra Bentala olahraga Opini otomotif pendidikan prakiraan cuaca Prakiraan cuaca Lampung Teknologi tips tips dan trik Tips Kesehatan ubs Universitas Lampung

POPULAR NEWS

  • Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    457 shares
    Share 183 Tweet 114
  • Mempercayai Weton Tulang Wangi dalam Perspektif Islam

    417 shares
    Share 167 Tweet 104
  • Enam Permainan Sederhana Tingkatan Motorik Anak

    416 shares
    Share 166 Tweet 104
  • Tiga Tips Manager untuk Memiliki Karyawan Profesional

    411 shares
    Share 164 Tweet 103
  • Tiga Aplikasi Gratisan untuk Edit Video di Ponsel Kamu

    410 shares
    Share 164 Tweet 103
Merapah.com

Follow us on social media:

Recent News

  • Aftermyskin Gelar Gathering dan Bootcamp Affiliate di Bandar Lampung, Hadirkan Atta Halilintar
  • Harga Emas Hari Ini 5 Juni 2026 Turun, Antam dan Pegadaian Kompak Melemah
  • Cuaca Lampung Hari Ini Cerah, Hujan Ringan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah Siang Sore

Category

  • Berita
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Uncategorized
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2026 - Merapah.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini

© 2026 - Merapah.com