Merapah.com, BANDAR LAMPUNG – Permainan Scrabble tidak hanya menguji seberapa banyak kosakata yang dikuasai pemain. Di balik susunan huruf yang terlihat sederhana, pemain dituntut berpikir cepat, menghitung poin, membaca peluang, hingga menentukan strategi untuk memenangkan pertandingan.
Konsep tersebut kembali terlihat dalam The 7th Tiles Battle yang digelar Indonesia Australia Scrabble Academy (INASA) di Tomoro Coffee Pahoman, Bandar Lampung, Minggu (20/9/2026).
Kompetisi ini mempertemukan pemain dari berbagai usia dan tingkat kemampuan. Peserta tidak sekadar berlomba membentuk kata, tetapi juga harus menentukan posisi terbaik untuk memperoleh poin maksimal dari setiap huruf yang dimainkan.

Founder Just Speak sekaligus pendiri INASA Scrabble Academy, Fadlan Satria, mengatakan Scrabble dapat menjadi media pembelajaran yang menyenangkan karena menggabungkan sejumlah kemampuan dalam satu permainan.
“Scrabble bukan hanya tentang bahasa Inggris. Di dalamnya ada matematika, logika, strategi, dan kemampuan mengambil keputusan,” ujar Fadlan.
Menurutnya, ketika bermain, peserta harus terus memperhitungkan kemungkinan kata yang dapat dibentuk sekaligus memikirkan posisi huruf yang memberikan keuntungan paling besar.
Hal tersebut membuat permainan Scrabble memiliki unsur kompetitif sekaligus edukatif.
INASA Scrabble Academy sendiri didirikan Fadlan Satria di Melbourne, Australia, pada 2025. Akademi tersebut kemudian aktif mengembangkan komunitas dan pemain Scrabble muda di Lampung melalui kegiatan serta kompetisi yang digelar secara rutin.
The 7th Tiles Battle mendapat dukungan dari Indonesian Scrabble Federation (ISF). Pertandingan dibagi berdasarkan kemampuan dan rating pemain melalui Divisi A, B, C, serta kategori Kids.
Peserta juga berasal dari berbagai kelompok usia. Dengan format tersebut, INASA membuka kesempatan bagi pemain pemula maupun mereka yang telah memiliki pengalaman bertanding untuk mengembangkan kemampuan melalui kompetisi.

Fadlan mengatakan penyelenggaraan Tiles Battle secara rutin diharapkan dapat memberikan ruang bagi pemain Scrabble untuk terus berlatih dan mendapatkan pengalaman bertanding.
“Kami ingin ada wadah yang rutin sehingga pemain bisa terus mengasah kemampuan, tidak berhenti hanya pada satu kompetisi,” katanya.
Komitmen tersebut akan dilanjutkan melalui Tiles Battle ke-8 yang dijadwalkan berlangsung di Chandra Mall pada 11 Oktober 2026.
INASA menyebut kompetisi berikutnya akan menyediakan kuota peserta dan nominasi yang lebih banyak, sehingga diharapkan dapat menjangkau lebih banyak pemain Scrabble.
Bagi INASA, semakin sering anak-anak bermain dan bertanding, semakin banyak pula kesempatan bagi mereka untuk mengembangkan kemampuan bahasa sekaligus membangun pola pikir strategis melalui permainan.







