Jumat, Juli 17, 2026
No Result
View All Result
Merapah.com
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini
Merapah.com
Home Entertainment

Cerpen: Mencintaimu Adalah Hobiku

Mengisi hari dengan namamu menjadi kebiasaan yang indah bagi kehidupanku.

Putri S by Putri S
April 3, 2025
in Entertainment
Cerpen: Mencintaimu Adalah Hobiku
FacebookWhatsappTelegramTwitter

Di bawah langit yang abu-abu, Fajar duduk di bangku taman yang dingin oleh embun pagi. Tangannya memegang buku catatan kecil dengan sampul biru pudar, tempat ia mencatat semua hal tentang Aluna, gadis yang telah menjadi pusat dunianya selama dua tahun terakhir. Mencintaimu Adalah Hobiku.

Catatan-catatan itu seperti labirin perasaannya: puisi, sketsa wajah Aluna, bahkan daftar lagu favorit gadis itu. Bagi Fajar, mencintai Aluna adalah hobinya — sesuatu yang ia lakukan tanpa paksaan, tanpa lelah

Related posts

AFTERMYSKIN Buka Peluang Penghasilan dari Rumah, Ratusan Warga Lampung Antusias Ikuti Bootcamp Affiliate

AFTERMYSKIN Buka Peluang Penghasilan dari Rumah, Ratusan Warga Lampung Antusias Ikuti Bootcamp Affiliate

Juni 8, 2026
Aftermyskin Gelar Gathering dan Bootcamp Affiliate di Bandar Lampung, Hadirkan Atta Halilintar

Aftermyskin Gelar Gathering dan Bootcamp Affiliate di Bandar Lampung, Hadirkan Atta Halilintar

Juni 7, 2026

Namun, ada sesuatu yang Fajar tahu, sesuatu yang menghantui setiap langkahnya: Aluna tidak pernah benar-benar memandangnya lebih dari seorang teman.

Gadis itu adalah matahari, menyinari semua orang di sekitarnya tanpa membedakan. Fajar hanyalah satu dari banyak planet yang mengorbit dalam sistem tata surya Aluna.

“Kenapa suka banget bawa buku itu?” suara Aluna menginterupsi lamunannya. Gadis itu tiba-tiba muncul dari balik pohon besar, dengan senyumnya yang khas. “Apa isinya?”

Fajar tersentak. Ia buru-buru menutup buku itu. “Hanya catatan biasa. Nggak penting.”

Aluna mengernyit. “Kamu selalu misterius. Tapi, ya sudah. Aku cuma mau ngasih tahu kalau aku akan pindah ke Jakarta minggu depan.”

Kata-kata itu menusuk Fajar seperti pisau dingin. “Pindah? Kok mendadak?”

“Ayah dipindah tugaskan. Aku nggak bisa nolak, Faj.” Mata Aluna tampak redup sejenak, tapi ia segera menyembunyikannya di balik senyum. “Tapi kita masih bisa kontak, kan? Aku nggak bakal lupa sama kamu.”

Fajar hanya bisa mengangguk, meski hatinya ingin berteriak. Dia tahu, jarak bukan hanya tentang kilometer; itu tentang waktu, kesibukan, dan pelan-pelan melupakan.

Hari-hari berlalu dengan lambat. Fajar merasa taman tempat mereka biasa bertemu menjadi semakin sunyi. Buku catatannya mulai penuh dengan puisi yang semakin gelap nadanya.

Hingga suatu malam, ia memutuskan untuk menulis surat untuk Aluna. Surat itu panjang, penuh dengan perasaan yang selama ini ia pendam.

Ia ingin Aluna tahu betapa besar cintanya, betapa dia adalah alasan Fajar merasa hidup lebih bermakna.

Namun, ketika surat itu selesai, Fajar ragu untuk mengirimnya. “Kalau dia nggak ngerasa yang sama, aku cuma bikin dia nggak nyaman,” gumamnya pada dirinya sendiri. Akhirnya, surat itu ia lipat rapi dan ia simpan di antara halaman buku catatannya.

BACA JUGA: Cerpen: Mimpi dari Ujung Papua

Beberapa minggu kemudian, Fajar menerima kabar mengejutkan dari seorang teman. Aluna punya pacar baru di Jakarta.

Seorang pria bernama Reno, yang sering mengunggah foto-foto mereka bersama di media sosial. Fajar merasa dadanya sesak. Ia duduk di kamar dengan lampu yang redup, membayangkan senyum Aluna yang kini milik orang lain.

“Kenapa aku nggak pernah cukup berani?” bisiknya, suaranya bergetar.

Namun, malam itu, ia akhirnya memutuskan untuk menelepon Aluna.

“Halo, Faj?” suara Aluna di ujung sana masih sama lembutnya, tapi terasa lebih jauh.

“Lun, aku mau ngomong sesuatu.” Fajar menarik napas panjang. “Aku suka sama kamu. Dari dulu. Mungkin terlalu lama aku pendam, tapi aku nggak mau terus-terusan diam. Aku cuma mau kamu tahu.”

Hening di ujung telepon membuat Fajar semakin gugup. Setelah beberapa saat, Aluna akhirnya berkata, “Faj, aku… aku nggak tahu harus bilang apa. Kamu teman yang baik, tapi aku nggak pernah mikir kamu lebih dari itu.”

Kata-kata itu membuat dunia Fajar runtuh. “Aku ngerti. Aku cuma pengen jujur, Lun. Terima kasih udah dengar.”

Setelah percakapan itu, Fajar merasa hobi mencintai Aluna berubah menjadi luka yang harus ia sembuhkan.

Ia mencoba untuk fokus pada dirinya sendiri, mengejar mimpi yang selama ini ia abaikan karena terlalu sibuk memikirkan Aluna.

Buku catatan birunya ia simpan di laci terdalam, sebuah kenangan yang ia pilih untuk tidak dihapus, tapi juga tidak lagi ia baca.

Beberapa bulan kemudian, Fajar berdiri di pameran seni lokal, memperlihatkan sketsa-sketsa yang selama ini ia gambar. Salah satu pengunjung berhenti di depan sketsa wajah seorang gadis dengan senyuman hangat.

“Cantik sekali. Siapa dia?” tanya pengunjung itu.

Fajar tersenyum tipis. “Seseorang yang pernah jadi hobiku.”

Tags: cerpenromantis
Previous Post

Hidangan Hangat yang Cocok Disajikan di Musim Hujan

Next Post

Singapura Hadapi Lonjakan Kasus Batuk Rejan

Next Post
Batuk rejan

Singapura Hadapi Lonjakan Kasus Batuk Rejan

Hujan lebat

Waspadai Hujan Lebat dan Angin Kencang di Lampung

Anak sulit makan

AIMI Lampung Edukasi Orang Tua Hadapi Anak Sulit Makan

Ahmad Khairudin Syam Ketua Forum Bank Sampah Provinsi Lampung

Penyegelan TPA Bakung Langkah Perbaikan Pengelolaan Sampah

KWT Jagalan

Warga Jagalan Tanam 165 Bibit Sayuran untuk Ketahanan Pangan Mandiri

RECOMMENDED NEWS

Rakorwil PI Sumatera Digelar di Lampung, Satukan Persepsi dan Perkuat Sinergi Pengembang

Rakorwil PI Sumatera Digelar di Lampung, Satukan Persepsi dan Perkuat Sinergi Pengembang

6 hari ago
FISIP UNISS

FISIP UNISS Resmi Melepas Mahasiswa PKL 2025, Siap Terjun ke Dunia Kerja

9 bulan ago
Edukasi Safety Riding Libatkan 700 Peserta di Lampung Timur

Edukasi Safety Riding Libatkan 700 Peserta di Lampung Timur

3 bulan ago
PERUMAHAN SUBSIDI D’DHARMA RESIDENCE MEMILIKI PERSPEKTIF RANCANG BANGUN BERBEDA DENGAN PERUMAHAN SUBSIDI PADA UMUMNYA

PERUMAHAN SUBSIDI D’DHARMA RESIDENCE MEMILIKI PERSPEKTIF RANCANG BANGUN BERBEDA DENGAN PERUMAHAN SUBSIDI PADA UMUMNYA

2 bulan ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Teknologi
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

2018 League antam Bali United Bandar Lampung berita berita cuaca berita lampung Bisnis BMKG bmkg Lampung Budget Travel cerpen Cuaca cuaca Lampung digitalisasi ekonomi Ekonomi bisnis emas erson agustinus gen z harga emas Honda hujan di Lampung Indonesia Istana Negara kegiatan mahasiswa kesehatan Lampung Lampung Selatan Lifestyle mahasiswa Mahasiswa KKN Mitra Bentala olahraga Opini otomotif pendidikan prakiraan cuaca Prakiraan cuaca Lampung Teknologi tips tips dan trik Tips Kesehatan ubs Universitas Lampung

POPULAR NEWS

  • Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    462 shares
    Share 185 Tweet 116
  • Mempercayai Weton Tulang Wangi dalam Perspektif Islam

    422 shares
    Share 169 Tweet 106
  • Enam Permainan Sederhana Tingkatan Motorik Anak

    419 shares
    Share 168 Tweet 105
  • Tiga Aplikasi Gratisan untuk Edit Video di Ponsel Kamu

    413 shares
    Share 165 Tweet 103
  • Tiga Tips Manager untuk Memiliki Karyawan Profesional

    412 shares
    Share 165 Tweet 103
Merapah.com

Follow us on social media:

Recent News

  • Apakah Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) LPS Mendukung Pertumbuhan Ekonomi?
  • Pelindo Regional 2 Panjang Catat Kinerja Operasion Positif Pada Semester I Tahun 2026
  • BP Tapera: FLPP Tersalurkan 1,87 Juta Unit Rumah Senilai Rp185,8 Triliun, Peran Asosiasi Pengembang & Pengembang Sangat Krusial

Category

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2026 - Merapah.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini

© 2026 - Merapah.com