Berita  

Waspada! Hujan Lebat dan Petir Ancam Lampung Hari Ini

berpotensi hujan di sejumlah daerah seperti Mesuji, Tulang Bawang, Lampung Tengah, Metro, hingga Bandar Lampung.

hujan
Waspada potensi hujan guyur Lampung.

 

 

Bandar Lampung, Merapah.com — Hujan badai petir ancam Lampung. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di sejumlah wilayah Provinsi Lampung, Selasa (5/5/2026).

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Lampung, Rudi Hardianto, mengatakan kondisi cuaca di Lampung sejak pagi hari didominasi cerah berawan hingga berawan, namun berpotensi hujan di sejumlah daerah seperti Mesuji, Tulang Bawang, Lampung Tengah, Metro, hingga Bandar Lampung.

“Pada pagi hari sudah ada potensi hujan di beberapa wilayah. Masyarakat perlu waspada terutama di Lampung Tengah, Pringsewu, Pesawaran, Lampung Selatan, Metro, Lampung Timur, Tanggamus, dan Tulang Bawang,” ujar Rudi.

Ia menjelaskan, potensi hujan akan meluas pada siang hingga sore hari dan diperkirakan terjadi di sebagian besar wilayah Lampung. Bahkan, hujan dengan intensitas lebih tinggi berpotensi terjadi di wilayah Lampung Barat, Pesisir Barat, Tanggamus, Pesawaran, hingga Tulang Bawang Barat.

Memasuki malam hari, cuaca kembali didominasi cerah berawan hingga berawan. Namun, potensi hujan masih terjadi di beberapa wilayah seperti Pesisir Barat, Tanggamus, Lampung Barat, Pesawaran, hingga Lampung Selatan.

Sementara pada dini hari, hujan diprediksi kembali mengguyur sejumlah wilayah di antaranya Pesisir Barat, Lampung Barat, Tanggamus, Mesuji, Tulang Bawang, Lampung Tengah, hingga Lampung Utara.

Rudi menambahkan, suhu udara di Lampung secara umum berkisar antara 23 hingga 32 derajat Celsius. Khusus wilayah Lampung bagian barat, suhu lebih sejuk yakni sekitar 20 hingga 28 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 64 hingga 100 persen.

“Angin bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 4 sampai 10 knots atau sekitar 6 hingga 19 kilometer per jam,” jelasnya.

BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Selain itu, warga juga diminta mengantisipasi kemungkinan dampak yang ditimbulkan seperti genangan air, pohon tumbang, hingga gangguan perjalanan.

“Pastikan selalu memantau informasi cuaca terbaru dari BMKG dan hindari berteduh di bawah pohon saat terjadi hujan disertai petir,” imbau Rudi.