TANGGAMUS, Merapah.com – Wilayah Kabupaten Tanggamus, Lampung, diguncang gempabumi tektonik pada Jumat (29/5/2026) malam pukul 21.50 WIB. Berdasarkan analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut memiliki magnitudo M3,1.
BMKG mencatat episenter gempa berada di koordinat 5,33 Lintang Selatan dan 104,62 Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di darat sekitar 18 kilometer barat laut Tanggamus dengan kedalaman 4 kilometer.
Gempa Dangkal Akibat Sesar Aktif
BMKG menjelaskan bahwa gempa yang terjadi termasuk dalam kategori gempa dangkal. Hal ini dilihat dari kedalaman hiposenter yang hanya mencapai 4 kilometer.
“Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi ini merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif,” tulis BMKG dalam keterangan resminya.
Gempa dangkal seperti ini umumnya lebih terasa di permukaan, meskipun tidak selalu menyebabkan kerusakan signifikan.
Getaran Terasa di Ulu Belu
Berdasarkan laporan masyarakat, getaran gempa dirasakan di wilayah Kecamatan Ulu Belu, Tanggamus. Intensitas gempa berada pada skala I–II MMI, yang berarti getaran hanya dirasakan oleh sebagian orang dan benda ringan yang digantung tampak bergoyang.
Meski sempat menimbulkan kepanikan ringan, hingga saat ini belum ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut.
BMKG Catat 11 Gempa Susulan
BMKG juga mencatat adanya aktivitas gempa susulan setelah gempa utama terjadi. Hingga pukul 22.32 WIB, tercatat sebanyak 11 kali gempa susulan (aftershock).
Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. BMKG menegaskan bahwa informasi resmi hanya disampaikan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi.
Sumber informasi terpercaya dapat diakses melalui media sosial @infoBMKG, situs resmi BMKG, kanal Telegram InaTEWS, serta aplikasi mobile resmi BMKG.
BMKG juga mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap kemungkinan gempa susulan, namun tetap menjalankan aktivitas secara normal dengan memperhatikan aspek keselamatan.













