Desa Maja, Merapah.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Maja, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, memicu bencana tanah longsor pada Minggu, 24 Mei 2026, sekitar pukul 05.00 WIB. Longsor terjadi akibat kondisi tanah yang labil setelah menerima curah hujan tinggi sejak dini hari.
Material longsor menimpa bagian belakang rumah milik Erwinsyah, warga Dusun 2 Desa Maja. Peristiwa tersebut menyebabkan kerusakan pada sejumlah bagian bangunan rumah miliknya.

Longsor Rusak Fondasi dan Atap Rumah Warga
Berdasarkan data sementara, longsor mengakibatkan fondasi rumah mengalami kerusakan sepanjang kurang lebih 10 meter. Selain itu, sekitar lima lembar atap asbes pecah akibat tertimpa material longsor.
Kerusakan juga terjadi pada bagian atap rumah lainnya. Sedikitnya 20 keping genteng dilaporkan pecah akibat dampak pergerakan tanah yang terjadi di belakang bangunan tersebut.
Meski menyebabkan kerusakan material cukup signifikan, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa. Warga sekitar juga segera melakukan pengecekan setelah mengetahui adanya longsor yang menimpa rumah tersebut.
BACA JUGA: Desa Maja, Hadapi Risiko Tinggi di Gunung Api
Pemilik Rumah Kaget Mendengar Suara Gemuruh Usai Salat Subuh
Erwinsyah mengaku terkejut ketika mendengar suara gemuruh dari arah belakang rumahnya. Saat itu dirinya baru saja selesai melaksanakan salat Subuh.
Menurutnya, hujan deras memang sudah turun sejak malam hari. Namun, kondisi tersebut biasanya tidak menimbulkan kejadian yang membahayakan di sekitar rumahnya.
“Hujan memang terdengar deras sejak malam, tetapi biasanya tidak terjadi apa-apa. Pagi itu saya bangun dan melaksanakan salat Subuh seperti biasa. Tiba-tiba terdengar suara gemuruh dari belakang rumah dan berhenti tepat di tembok bagian belakang rumah saya. Setelah dicek, ternyata terjadi longsor,” ujar Erwinsyah.
Destana Desa Maja Langsung Bergerak ke Lokasi
Ketua Destana Desa Maja, Amirul, mengatakan pihaknya langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan dari warga. Anggota Destana kemudian membantu proses penanganan serta pembersihan material longsor yang menumpuk di sekitar rumah terdampak.
“Telah terjadi bencana tanah longsor di Dusun 2 Desa Maja, Kecamatan Kalianda, sekitar waktu Subuh. Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, namun terdapat kerugian material pada rumah warga. Setelah menerima informasi, anggota Destana Desa Maja langsung bergerak membantu proses penanganan dan pembersihan lokasi,” kata Amirul.
Ia menjelaskan bahwa respons cepat dilakukan untuk memastikan kondisi lokasi aman serta membantu warga yang terdampak bencana tersebut.
BACA JUGA: DLH Lampung Selatan Dukung Pengurangan Sampah Destana dan Bank Sampah Maja
Gotong Royong Libatkan Berbagai Pihak
Sebagai bentuk kepedulian dan semangat gotong royong dalam penanggulangan bencana, anggota Destana Desa Maja bersama masyarakat langsung melakukan evakuasi material longsor dan membersihkan area rumah terdampak.
Penanganan di lapangan juga melibatkan kelompok Ekowisata Pantai Maja, Pemerintah Desa Maja, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lampung Selatan, serta pihak Kecamatan Kalianda.
Berkat kerja sama berbagai pihak, puing dan material tanah longsor berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian. Kondisi area terdampak saat ini dinyatakan aman dan kondusif.
Meski demikian, warga tetap diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor susulan. Imbauan tersebut diberikan karena curah hujan di wilayah Desa Maja dan sekitarnya masih tergolong tinggi dalam beberapa waktu terakhir.













