Merapah.com, KENDAL – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kendal menggelar Seminar Hukum bertajuk Studium Generale: Konstruksi Hukum Penyelenggara Pemilu di Auditorium Mini Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Selamat Sri (UNISS) Kendal, Jawa Tengah, Rabu (28/10/2026).
Kegiatan ini diikuti sekitar 50 peserta yang terdiri atas dosen, tenaga pendidik, mahasiswa, serta jajaran komisioner KPU Kabupaten Kendal.
Seminar tersebut membahas landasan hukum penyelenggaraan pemilu, regulasi, serta tantangan yang dihadapi penyelenggara dalam menjaga proses demokrasi agar berjalan sesuai ketentuan.
Dekan FISIP Universitas Selamat Sri Kendal, Muhammad Fatchuriza, S.Sos., M.I.P., hadir sebagai keynote speaker. Sementara itu, materi utama disampaikan Rizky Kusyardhi, S.A.P., dari Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kabupaten Kendal.

Adapun jalannya diskusi dipandu Miandhani Denniz Yuniar, M.I.Kom., dosen Ilmu Komunikasi FISIP UNISS Kendal, sebagai moderator.
Mahasiswa Soroti Strategi Komunikasi Publik KPU
Salah satu pembahasan dalam seminar tersebut berkaitan dengan strategi komunikasi publik KPU dalam menyampaikan informasi kepemiluan kepada masyarakat.
Fidella Bunga, mahasiswi Program Studi Ilmu Komunikasi UNISS Kendal, mengajukan pertanyaan mengenai cara KPU menyampaikan informasi tahapan dan regulasi pemilu kepada masyarakat dengan tingkat literasi digital yang beragam.
“Bagaimana strategi komunikasi publik KPU agar informasi tentang tahapan dan regulasi pemilu dapat dipahami oleh masyarakat yang memiliki tingkat literasi digital berbeda-beda?” tanya Fidella dalam sesi diskusi.
Pertanyaan tersebut menyoroti tantangan komunikasi publik dalam memastikan informasi kepemiluan dapat diakses dan dipahami berbagai kelompok masyarakat.
Perbedaan tingkat literasi digital menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam penyampaian informasi mengenai tahapan dan regulasi pemilu. Informasi yang akurat juga berperan dalam mendukung keterbukaan serta meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap proses demokrasi.
Perkuat Literasi Hukum dan Kepemiluan
Melalui forum akademik ini, peserta memperoleh kesempatan untuk mendalami hubungan antara hukum, komunikasi, dan penyelenggaraan pemilu.
Diskusi tersebut juga menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan pandangan kritis mengenai tantangan penyebarluasan informasi kepemiluan di tengah masyarakat.
Kegiatan Studium Generale ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman sivitas akademika UNISS Kendal mengenai konstruksi hukum penyelenggaraan pemilu sekaligus mendorong partisipasi mahasiswa dalam memahami regulasi kepemiluan.
Sinergi antara KPU Kabupaten Kendal dan UNISS Kendal juga diharapkan terus berkembang dalam mendukung pendidikan politik, literasi kepemiluan, serta kesadaran masyarakat terhadap pentingnya penyelenggaraan pemilu yang berlandaskan hukum.








