Sabtu, Oktober 10, 2026
No Result
View All Result
Merapah.com
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini
Merapah.com
Home Uncategorized

Kredit Belum Membaik Sampai di Penghujung 2025, Namun Harapan Tumbuh 2 Digit di 2026

Putri S by Putri S
Desember 27, 2025
in Uncategorized
erson agustinus-

Dugaan penyebab ketidak sinkronan kebijakan pemerintah dan Bank Indonesia yaitu dominasi kebijakan fiskal. Oleh Erson Agustinus.

FacebookWhatsappTelegramTwitter

Oleh: Erson Agustinus (Praktisi Ekonomi)

Merapah.com – Perlambatan Ekonomi nasional yang terjadi di Q1 s/d Q3 2025 akibat penerapan strategi fiskal ekonomi yang kurang pas dimana uang M0 yang beredar di masyarakat mendekati 0% saat itu, ditambah lagi situasi global yang kurang menguntungkan.

Related posts

Harga emas Antam pada Kamis, 4 Juni 2026, masih bertahan di level Rp2,774 juta per gram. Meski pasar global mengalami tekanan, harga emas domestik tetap berada pada level tinggi.

Harga Emas Antam 4 Juni 2026 Bertahan, Simak Pergerakan Terbarunya

Juni 4, 2026
PT BHM dan PT Adora Marsada Group resmi bekerja sama mengelola BATIQA Hotel Adora Lampung yang dijadwalkan beroperasi pada 2027 di Natar, Lampung Selatan.

BATIQA Bangun Hotel Baru di Natar, Bidik Penumpang Bandara dan Wisatawan Modern

Juni 3, 2026

Perang terjadi di berbagai wilayah, diperburuk lagi keluarnya kebijakan tidak populer Trump yaitu Resiprocal dan Shut Down memaksa The Fed (Bank Sentral AS) beberapa kali menurunkan suku bunga acuan yang memperparah situasi ekonomi dunia.

Akibat dari peristiwa sepanjang 2025 itu maka pertumbuhan kredit perbankan bergerak melambat pula. Tercatat kredit per November berada di level 7,74% YoY masih berada dibawah target moderat OJK sebesar 9%-11%.

BACA JUGA: Lampung Property Residential Outlook 2026

Perlahan tapi pasti ekonomi nasional kita sampai akhir Q4 2025 mulai memperlihatkan perbergerakan kearah positif walaupun belum terlihat signifikan setelah pemerintah dan BI mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang diharapkan memperkuat ekonomi domestik bergerak antara lain: Pemindahan dana SAL, efektivitas APBN, pembentukan satgas pemberantasan tambang ilegal dan korupsi, 2 kali mengeluarkan stimulus pemerintah guna penguatan bidang sektor, BI pun telah beberapa kali menurunkan BI Rate sampai 150 bps menjadi 4,75% dan insentif Kebijakan Likuiditas Makroprudensial(KLM).

Namun demikian kendati pemerintah dan BI telah menggelontorkan stimulus-stimulus, pertumbuhan kredit perbankan sepanjang 2025 masih bergerak melambat.

Masih lambatnya pertumbuhan kredit saat ini persoalannya bukan pada likuiditas bank, melainkan masih lemahnya permintaan kredit dan kehati-hatian perbankan dalam mengelola risiko. Perbankan saat ini masih cenderung berhati-hati karena kualitas debitur belum sepenuhnya pulih, sementara dunia usaha masih menahan ekspansi di tengah ketidakpastian ekonomi.

BACA JUGA:  Penting bagi Pelaku Bisnis Peka dan Paham terhadap Economic Behavior, Ekspektasi Positif, serta Multiplier Effect atas Kebijakan Moneter dan Fiskal

Korporasi masih cenderung menahan diri (wait and see) dalam melakukan ekspansi. Perilaku tersebut tercermin dari tingginya angka fasilitas kredit yang belum ditarik atau undisbursed loans sebesar Rp2.509,4 triliun pada November 2025. Selain daripada itu penundaan permohonan kredit menjalar ke segmen rumah tangga. Dikarnakan ekspektasi masyarakat terhadap kenaikan penghasilan belum cukup kuat sehingga memicu perilaku menahan konsumsi dan pengajuan kredit baru.

Namun demikian multiflier effect dari kebijakan pemerintah dan BI terhadap pertumbuhan kredit diprediksi akan tumbuh di level 2 digit diharapkan terjadi di tahun 2026, seiring meningkatnya pertumbuhan ekonomi nasional yang di prediksi di level 5,4% sampai 5,,7% angka optimisnya, serta didorong oleh domestik demand yang bisa mencapai 90%, sementara ketergantungan dari sisi global demand hanya 10%.

Tags: bank indonesiaekonomierson agustinuskredit 2025pemerintah
Previous Post

Ferry Irwandi Melawan Batas Kewilayahan

Next Post

Ketika Bencana Tak Dianggap Nasional, Komunikasi Negara Ikut Mengecil

Next Post
Shofura Nur Adilah (Dosen Ilmu Komunikasi FISIP Unila)

Ketika Bencana Tak Dianggap Nasional, Komunikasi Negara Ikut Mengecil

Honda New ADV 160

Honda New ADV 160, Skutik Tangguh Bergaya SUV

Mudik pesawat

Tips Mudik Naik Pesawat agar Perjalanan Bebas Drama

PAN Kota Bandar Lampung

PAN Bandar Lampung Bidik Dua Kali Lipat Kursi DPRD pada Pemilu Mendatang

Emersia Hotel & Resort Raih Traveloka Hotel Awards

Emersia Hotel & Resort Raih Traveloka Hotel Awards 2025, Satu-satunya dari Lampung

RECOMMENDED NEWS

Radja Souvenir, Pusat Pembuatan Miniatur Gajah Lampung dan Menara Siger

Radja Souvenir, Pusat Pembuatan Miniatur Gajah Lampung dan Menara Siger

4 bulan ago
Merapah.com - Warna pink dan hijau

Warna Pink dan Hijau di Medsos Viral, Begini Maknanya

1 tahun ago
MUDIK TDM HONDA

Layanan AHASS Siaga+ TDM Honda Bikin Mudik Nyaman

2 tahun ago
Fatih Muhammad Akbar, siswa Kelas VI SD Negeri 2 Campang Raya, sukses menorehkan prestasi tingkat nasional

Siswa SDN 2 Campang Raya, Fatih Muhammad Akbar Raih Prestasi Nasional

9 bulan ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Teknologi
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

antam Bandar Lampung berita berita cuaca berita lampung berita pendidikan Bisnis BMKG bmkg Lampung cerpen Cuaca cuaca Lampung digitalisasi ekonomi Ekonomi bisnis emas erson agustinus gen z harga emas Honda hujan di Lampung Indonesia inspirasi Istana Negara kegiatan mahasiswa kesehatan Lampung Lampung Selatan Lifestyle mahasiswa Mahasiswa KKN Mitra Bentala olahraga Opini otomotif Pelindo pendidikan prakiraan cuaca Prakiraan cuaca Lampung Teknologi tips tips dan trik Tips Kesehatan ubs Universitas Lampung

POPULAR NEWS

  • Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    469 shares
    Share 188 Tweet 117
  • Mempercayai Weton Tulang Wangi dalam Perspektif Islam

    427 shares
    Share 171 Tweet 107
  • Enam Permainan Sederhana Tingkatan Motorik Anak

    421 shares
    Share 168 Tweet 105
  • Tiga Aplikasi Gratisan untuk Edit Video di Ponsel Kamu

    417 shares
    Share 167 Tweet 104
  • Tiga Tips Manager untuk Memiliki Karyawan Profesional

    415 shares
    Share 166 Tweet 104
Merapah.com

Follow us on social media:

Recent News

  • SINERGITAS PENGEMBANG DAN BANK PENYALUR FLPP MENGEJAR TARGET KPR SUBSIDI YANG MASIH MENCAPAI 50,62 PERSEN
  • Rayhan Nuraditha Dorong UMKM Bangun Sistem Bisnis yang Efektif
  • Enam Pebalap Astra Honda Siap Beradu Cepat di IM4AC Mandalika

Category

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2026 - Merapah.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini

© 2026 - Merapah.com