Selasa, Oktober 27, 2026
No Result
View All Result
Merapah.com
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini
Merapah.com
Home Berita

Perbankan Sulit Mendapat Aplikasi KPR Baru Non Subsidi Perumahan Menengah-Bawah

Uswah Fatoni by Uswah Fatoni
Juli 26, 2026
in Berita, Ekonomi
Perbankan Sulit Mendapat Aplikasi KPR Baru Non Subsidi Perumahan Menengah-Bawah
FacebookWhatsappTelegramTwitter

Oleh : Erson Agustinus (Praktisi Properti/Pengamat Perbankan) 

Diketahui bahwa suku bunga acuan atau BI Rate dalam 2 bulan terakhir telah mengalami fluktuasi kenaikan sebanyak 3 kali hingga mencapai 100 Basis Poin (BPS) hingga menyentuh angka 5,75%.

Akan tetapi pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 21–22 Juli 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 5,75%, suku bunga Deposit Facility 4,75%, dan suku bunga Lending Facility, mengapa demikian adanya dikarnakan BI masih harus terus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, namun tetap mempertimbangkan tingkat inflasi dan dampak melemahnya daya beli masyarakat.

Related posts

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) melaporkan bahwa penetrasi internet Indonesia mencapai 79,5 persen pada 2024, dengan estimasi sekitar 221,56 juta pengguna.

Gawai dan Perubahan Norma Keluarga: Siapa yang Menentukan Aturan di Rumah?

Oktober 26, 2026
Bagi sebagian pedagang, berjualan merupakan pilihan untuk membangun usaha secara mandiri. Bagi yang lain, pekerjaan ini menjadi cara memperoleh penghasilan ketika akses terhadap pekerjaan formal terbatas.

Strategi Bertahan Hidup di Tengah Kota yang Terus Berubah

Oktober 26, 2026

Salah satu sektor yang berdampak adalah perumahan yaitu dengan penurunan daya beli perumahan, khususnya perumahan menengah yang disebabkan oleh kenaikan suku bunga kredit, lonjakan harga material bangunan, serta lambatnya pertumbuhan pendapatan di tengah ketidakpastian ekonomi. Kondisi ini membuat masyarakat kelas menengah memilih menahan uang tunai dan menunda pembelian rumah. Kondisi ini memaksa Masyarakat menengah-bawah lebih mengutamakan dana darurat untuk kebutuhan pokok daripada investasi jangka panjang.

Penjualan properti perumahan kelas menengah-kebawah anjlok, penjualan rumah tipe kecil dan menengah mengalami penurunan tajam pada semester pertama tahun 2026. Memang untuk pasar perumahan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) madih tetap stabil dengan adanya program perumahan pemerintah, dan untuk pasar properti perumahan kelas mewah atau kelas atas masih relatif baik karena pembeli dari kalangan pengusaha kelas atas masih memiliki cadangan dana stabil.

APLIKASI KPR BARU PERUMAHAN MENENGAH SULIT DIDAPAT

Perbankan saat ini mengalami kesulitan dan tantangan besar dalam mendapatkan aplikasi Kredit Pemilikan Rumah (KPR) non-subsidi perumahan menengah-bawah baru akibat kombinasi kenaikan BI Rate dan melemahnya daya beli masyarakat.Pertumbuhan sektor KPR komersial mengalami perlambatan tajam hingga pertengahan 2026 karena kehilangan momentum pertumbuhan. Kenaikan berturut-turut suku bunga acuan serta tekanan ekonomi pada kelas menengah menjadi penyebab utamanya.

Bunga Kredit KPR Komersial Melambung; berbeda dengan KPR subsidi yang bunganya dikunci oleh pemerintah, lini KPR non-subsidi langsung terdampak kenaikan suku bunga acuan. Hal ini memaksa bank menaikkan suku bunga komersial, membuat cicilan baru menjadi jauh lebih mahal.

Masyarakat Menunda Pembelian; calon debitur memilih melakukan wait and see atau menghitung ulang kemampuan finansial mereka. Angsuran yang tinggi di awal (skema fixed) maupun ketakutan akan lonjakan bunga floating membuat minat mengajukan KPR baru menurun drastis.

Pengetatan Kriteria Kredit (Screening); perbankan menjadi jauh lebih hati-hati (prudent) dalam meloloskan aplikasi baru demi mencegah kenaikan rasio kredit macet (Non-Performing Loan/NPL). Banyak aplikasi ditolak karena rasio utang calon nasabah melampaui batas aman akibat porsi pendapatan yang tergerus inflasi kebutuhan pokok.

Dampak Nyata pada Industri Perbankan & Properti

Perlambatan Pertumbuhan Kredit; laporan dari bank fokus urama penyaluran kredit perumahan seperti PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mencatat bahwa laju KPR komersial tumbuh sangat moderat dan terbatas dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Pergeseran Porsi Pembiayaan; data industri menunjukkan porsi pembelian rumah menggunakan KPR komersial menyusut. Konsumen beralih mencari hunian dengan harga lebih murah atau memanfaatkan program cicilan langsung ke pengembang (cash bertahap) tanpa lewat bank.

Strategi Perang Promo; demi memikat sisa pasar yang ada, bank terpaksa memotong margin keuntungan dengan menawarkan promo bunga fixed jangka panjang (misalnya fixed 3 hingga 5 tahun) untuk meminimalkan ketakutan nasabah terhadap suku bunga mengambang (floating).

Tags: beritaberita ekonomierson agustinuskprkreditPerbankanperumahan
Previous Post

GM For A Day 2026 Sukses Digelar, 43 Anak Pimpin Operasional Hotel Selama Sehari

Next Post

Pelatihan Jurnalistik Lingkungan Tingkatkan Kapasitas JATAM Lampung dalam Advokasi Ekologi Berkelanjutan

Next Post
Pelatihan Jurnalistik Lingkungan Tingkatkan Kapasitas JATAM Lampung dalam Advokasi Ekologi Berkelanjutan

Pelatihan Jurnalistik Lingkungan Tingkatkan Kapasitas JATAM Lampung dalam Advokasi Ekologi Berkelanjutan

SMKN 9 Bandar Lampung Mulai Pendampingan Sekolah Model Teaching Factory, Perkuat Pembelajaran Berbasis Industri

SMKN 9 Bandar Lampung Mulai Pendampingan Sekolah Model Teaching Factory, Perkuat Pembelajaran Berbasis Industri

Guru Jadi Kunci Sukses Teaching Factory, SMKN 9 Bandar Lampung Perkuat Ekosistem Sekolah Model

Guru Jadi Kunci Sukses Teaching Factory, SMKN 9 Bandar Lampung Perkuat Ekosistem Sekolah Model

Pendampingan Enam Bulan, SMKN 9 Bandar Lampung Siapkan Implementasi Teaching Factory Berstandar Industri

Pendampingan Enam Bulan, SMKN 9 Bandar Lampung Siapkan Implementasi Teaching Factory Berstandar Industri

Setiaji Bintang: Budaya Kerja Menjadi Fondasi Utama Keberhasilan Teaching Factory di SMK

Setiaji Bintang: Budaya Kerja Menjadi Fondasi Utama Keberhasilan Teaching Factory di SMK

RECOMMENDED NEWS

Makanan yang Perlu Dihindari Saat Sahur dan Berbuka Puasa

Puasa Lancar Tanpa Lemas, Hindari Makanan Ini

8 bulan ago
RUPS 2025: Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

RUPS 2025: Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

4 bulan ago
Bahasa Indonesia Resmi Hadir di Vatican News, Akses Umat Makin Luas

Kabar Baik! Vatican News Kini Hadir dalam Bahasa Indonesia

7 bulan ago
Ara Ajak REI Bangun 10 Kota Baru, Salah Satunya Bernama Kota REI

Menteri Ara Ultimatum REI Tertibkan Anggota yang Rugikan Konsumen

6 bulan ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hukum
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Teknologi
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

antam Bandar Lampung berita berita cuaca berita lampung berita pendidikan Bisnis BMKG bmkg Lampung cerpen Cuaca cuaca Lampung digitalisasi ekonomi Ekonomi bisnis emas erson agustinus gen z harga emas Honda hujan di Lampung Indonesia inspirasi Istana Negara kegiatan mahasiswa kesehatan Lampung Lampung Selatan Lifestyle mahasiswa Mahasiswa KKN Mitra Bentala olahraga Opini otomotif Pelindo pendidikan prakiraan cuaca Prakiraan cuaca Lampung Teknologi tips tips dan trik Tips Kesehatan ubs Universitas Lampung

POPULAR NEWS

  • Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    Penjual Video Porno di Telegram Untung Rp5-7 Juta Per Bulan

    469 shares
    Share 188 Tweet 117
  • Mempercayai Weton Tulang Wangi dalam Perspektif Islam

    428 shares
    Share 171 Tweet 107
  • Enam Permainan Sederhana Tingkatan Motorik Anak

    421 shares
    Share 168 Tweet 105
  • Tiga Aplikasi Gratisan untuk Edit Video di Ponsel Kamu

    417 shares
    Share 167 Tweet 104
  • Tiga Tips Manager untuk Memiliki Karyawan Profesional

    415 shares
    Share 166 Tweet 104
Merapah.com

Follow us on social media:

Recent News

  • Norma Sosial, Aturan Tak Tertulis yang Mengatur Kehidupan Masyarakat
  • Gawai dan Perubahan Norma Keluarga: Siapa yang Menentukan Aturan di Rumah?
  • Siapa yang Didengar dalam Musyawarah Warga? Membaca Ketimpangan Suara di Tingkat Lokal

Category

  • Berita
  • Ekonomi
  • Entertainment
  • Hukum
  • Inspirasi
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
  • Kuliner
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pendidikan
  • Sepak Bola
  • Sosial
  • Sport
  • Teknologi
  • Uncategorized
  • About
  • Advertise
  • Careers
  • Contact

© 2026 - Merapah.com

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Entertainment
  • Inspirasi
    • Inspirasi
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Komunitas
    • Sosial
  • Kuliner
  • Olahraga
    • Sepak Bola
    • Sport
  • Opini

© 2026 - Merapah.com